Ada Taman Edukasi Baru di Bromo, Lihat Yuk!

Ada Taman Edukasi Baru di Bromo, Lihat Yuk!
info gambar utama

Bromo akan semakin menarik wisatawan berkat inisiasi pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang meresmikan Taman Edukasi Edelweis, tidak jauh dari puncak Gunung Penanjakan. Peresmian tersebut dilakukan pada 28 Maret 2016 yang lalu di sekitar Musala BSM di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Seperti dilansir Kantor Berita ANTARA, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya mengungkapkan bahwa taman ini ditujukan untuk mendukung kepentingan konservasi TNBTS.

"Kelestarian ekosistem di kawasan TNBTS dapat dijaga dengan mengharmonisasikan kepentingan konservasi ekosistem, ekowisata dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

Menteri LHK juga memberikan bantuan sebanyak 200 bibit tanaman edelweis. Tidak hanya itu, ibu Menteri juga mengajak siswa-siswi SDN Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo untuk turus menana bibit tanaman yang terancam punah tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengajak anak-anak sekitar TNBTS untuk turut serta dalam melestarikan tanaman yang dikenal sebagai bunga abadi itu.

Siti Nurbaya pun juga berpesan yang tertuliskan pada papan peresmian Taman Edukasi Edelweis. "TNBTS untuk negara dan bangsa. Gotong royong cinta edelweis, cinta negeri. Kembangkan terus inovasi, aktualisasikan sinergi cinta alam dan budaya Indonesia."

Sementara Kepala Balai Besar Ayu Dewi Utari mengatakan kegiatan penanaman edelweis itu merupakan kampanye pelestarian ekosistem melalui pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan kearifan lokal masyarakat Tengger. Harapannya dengan upaya ini, tanaman yang dianggap perlambang cinta abadi itu akan bertahan dari kepunahan.

"Tanaman endemik edelweis yang bernama latin Anaphalis javanica di kawasan TNBTS lebih dari 1.000 hektare yang tersebar di sejumlah lokasi, namun keberadaan tanaman itu terancam punah karena ulah manusia," tuturnya.

Taman Edukasi Edelweis itu bisa menjadi tempat pelestarian tanaman endemik lokal karena ada tempat persemaian bunga abadi tersebut di sekitar kawasan TNBTS.

"Di taman edukasi itu tidak hanya tanaman edelwies, namun ada tanaman endemik lain seperti mentigen, cemara gunung, acer, putih dada dan masih banyak lagi, sehingga wisatawan bisa menikmati tanaman khas di wilayah TNBTS," ujarnya.

Peresmian taman edukasi ini bisa menjadi angin segar bagi pengelola pariwisata di TNBTS pasca penutupan wilayah tersebut beberapa bulan akibat aktivitas Gunung Bromo yang sempat meningkat.

Sumber : ANTARA
Sumber Gambar : Kidnesia.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini