Bulan lalu, sebuah kendaraan roda empat revolusioner yang dinanti-nantikan oleh para penggemar otomotif seluruh dunia bernama Tesla Model 3 diluncurkan di California. Begitu dinantikannya, mobil listrik ini sudah dipesan 250 ribu unit bahkan sebelum publik tahu seperti apa bentuk mobilnya. Inilah mobil Tesla yang tergolong berharga murah, setelah sebelumnya, Tesla Model S dan Model X (keduanya juga mobil listrik) meluncur dengan sukses yang menjadi ikon baru kendaraan roda empat di AS. 

Tesla Model X
Tesla Model X

Di minggu yang sama, roket Falcon 9 sukses diluncurkan menuju luar angkasa, mengirimkan paket ke International Space Station (ISS), dan hebatnya, pulang kembali dan mendarat di tengah laut di atas kapal tanpa awak. Sebuah pencapaian baru dalam sejarah teknologi roket dunia. 

Ini bukan pertama kali Falcon 9, yang dimiliki oleh perusahaan bernama SpaceX, kembali dan mendarat dengan selamat ke bumi, namun inilah pertama kali roket tersebut mendarat di atas laut. Tujuannya adalah menghindari resiko jika terjadi sesuatu, pendaratan di laut jelas lebih aman.

Pendaratan Falcon 9 ini menjadi sebuah pencapaian untuk menggapai mimpi baru, yakni pendaratan manusia di permukaan planet Mars, 15 tahun dari sekarang. 

Siapa orang dibelakang mimpi-mimpi Tesla dan SpaceX ini? Namanya Elon Musk. Mungkin belum banyak publik Indonesia yang mengenalnya, meskipun, bisa jadi karya dan visinya melebihi sang pendiri Apple, Steve Jobs. Keduanya adalah manusia-manusia yang lahir mendahului jamannya, manusia dari masa depan

Elon Musk mengalawi karirnya dengan mendirikan Zip2, sebuah software untuk direktori dan peta bisnis ke media-media, sebelum akhirnya mendirikan salah satu karya hebat pertamanya, PayPal, sebuah sistem pembayaran online. Singkat cerita, Paypal menjadi platform pembayaran online paling populer di dunia, dan akhirnya dibeli oleh eBay seharga $1.6 milyar dalam bentuk saham, dan sejumlah $165 juta diberikan dalam bentuk uang kepada Elon Musk. 

Dan di sinilah petualangan itu dimulai. 

Uang kas yang didapatnya, dijadikan modal untuk membangun mimpinya, yakni Tesla, SpaceX, dan SolarCity. Mungkin tak ada milyarder lain, yang menghabiskan uangnya untuk ..membangun dan menyelamatkan masa depan bumi, dan manusia. Beberapa mimpi-mimpinya adalah mengurangi dampak pemanasan global lewat produksi dan konsumsi energi secara berkelanjutan, juga menghindarkan manusia dari kepunahan, dengan membangun koloni manusia di planet Mars.

Falcon 9 yang meluncur ke angkasa
Falcon 9 yang meluncur ke angkasa

Musk juga sedang mengembangkan Hyperloop, sebuah mode transportasi supercepat yang mampu membawa penumpang melesat dengan kecepatan 1230 km jam, atau 3-4 kali kecepatan kereta peluru tercepat di dunia. Bayangkan, dengan kecepatan seperti itu, Jakarta ke Surabaya dapat ditempuh dalam waktu 35 menit saja !

Hyperloop, Jakarta Surabaya dalam 35 menit
Hyperloop, Jakarta Surabaya dalam 35 menit

Musk adalah contoh betapa mimpi-mimpinya yang selama ini tak bisa dipercaya bisa terwujud, tak pernah dilakukan dalam sejarah manusia, menjadi sesuatu yang kini bisa kita lihat, dan masa depan manusia pun terukir dan mulai terbayang di depan mata. 

Mini satelit ke aplha centauri
Mini satelit ke aplha centauri

Musk tidak sendiri. Minggu lalu, fisikawan Amerika Serikat Stephen Hawking bekerjasama dengan Yuri Milner dari Rusia akan meluncurkan satelit mini bertenaga laser yang akan menuju Apha Centauri, sebuah tata surya yang terdekat dengan tata surya kita. Perlu diketahui, Alpha Centauri berjarak 4.3 tahun cahaya dari bumi, atau sama dengan 41 trilyun km !!

Tujuan dikirimkannya satelit itu adalah untuk mengetahui apakah terdapat mahkluk lain selain makhluk bumi yang ada di Alpha Centauri, dan apakah manusia suatu saat bisa membangun peradaban di sana. 

Tahun-tahun terakhir ini, kita disuguhkan penemuan-penemuan, atau visi-visi besar manusia-manusia terhebat masa kini, yang mempunyai mimpi besar, visi besar, dan manfaat besar bagi umat manusia, mungkin bukan untuk masa sekarang, namun bagi generasi mendatang. Penemuan pesawat terbang, internet, wifi, adalah beberapa terobosan penting umat manusia yang awalnya hanya dari mimpi dan visi. Project loon, Tesla, SpaceX, Hyperloop, mini satelit ke Alpha Centaury, dan banyak hal lain lagi, adalah pengulangan sejarah bahwa bumi dan manusia, tak pernah lepas dari inovasi dari segelintir penghuninya, dan merekalah yang akan mengukir jalan sejarah masa depan. 

Indonesia, diakui atau tidak, adalah rumah besar bagi orang-orang yang punya mimpi dan kreatifitas untuk bisa menyumbangkan idenya bagi kemaslahatan manusia. Dan Indonesia harus membiarkan, memberikan dukungan, kepada mereka yang mempunyai mimpi besar, ide, dan inovasi yang bisa membawa kesejahteraan banyak orang. Bangsa-bangsa paling maju di dunia adalah bangsa-bangsa yang paling inovatif. Mengembangkan budaya riset, membangun human capital, menjaga hak cipta, mengadopsi teknologi-teknologi terbaru, adalah beberapa langkah awal membangun manusia-manusia inovatif. 

Yang tak kalah pentingnya, adalah membangun mental tak mudah menyerah bila gagal, dan terus berusaha menjadi lebih baik lagi bila sudah berhasil. 

---

Foto : 

Dailymail.co.uk

Spaceflightinsider.com

Sciencealert.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu