Lupa Sandi?

Inilah 6 Lokasi Syuting AADC 2 di Jogja

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Inilah 6 Lokasi Syuting AADC 2 di Jogja

by Albertus Indratno

 


Dalam hitungan jam,  film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC) segera dirilis. Kabar gembira lainnya, hampir sebagian besar syutingnya dilakukan di Yogyakarta. Berbekal foto-foto yang ada di brilio.net dan akun sosial media Dian Sastro (@therealdisastr) serta Mira Lesmana (@miles), tim gudeg.net mencoba mencari dan menemukan ke 6 lokasi syuting film yang diperkirakan bakal boomingtersebut :

Berikut hasil penelusuran tim:

#1 Plengkung Gading

 Foto dari akun twitter @mirles

Baca Juga

 Foto dari www.gudeg.net

Pengambilan gambar dengan bintang utama Nicholas Saputra untuk film AADC itu diperkirakan dilakukan di Plengkung Gading. Selain sebagai situs budaya, plengkung gading yang menjadi salah satu dari lima plengkung yaitu plengkung Tarunasurya, Madyasura, Nirbaya, Jagabaya serta Jagasurya ini menjadi langganan syuting film dan pembuatan vidio klip.

#2 Makam Kotagede 

Sumber akun instagram @therealdisastr

 Sumber kotagede@blogspot.com

Makam Kotagede menjadi bagian dan saksi sejarah dari perkembangan agama Islam di pulau Jawa. Makam Kotagede menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi pendiri kerajaan Mataram Islam. Melihat bentuk bangunan, susunan tangga dan ornamen lainnya diperkirakan syuting film AADC 2 juga dilakukan di makam ini. 

#3 Pantai Parangtritis - Parang Kusumo - Parang Endog

Sumber akun @therealdisastr


Sumber www.gudeg.net

Pengambilan gambar lainnya diperkirakan dilakukan di pantai Parang Tritis. Bedanya antara gambar pertama dan kedua ialah gambar awal dilakukan saat matahari tenggelam (sunset) sedangkan di bawahnya saat mendung. Baik pantai Parang Tritis, Parang Kusumo atau Parang Endog seringkali digunakan untuk berbagai aktivitas seperti wisata, olah raga terbang layang serta syuting untuk acara-acara di televisi. Ketiga pantai itu juga direkomendasikan untuk foto siluet. 

#4 Gumuk Pasir / Parang Tritis



Sumber akun @mirles

Sumber www.gudeg.net

Sedangkan syuting berikutnya bisa jadi dilakukan di Gumuk Pasir atau pantai Parang Tritis. Objek wisata alam ini terkenal karena pola yang terbentuk akibat angin yang bertiup melewati dedaunan pohon cemara. Selain itu, ada olah raga sandboarding yang dilakukan di hari-hari tertentu. Untuk urusan sunset dan siluet jangan tanya lagi, Gumuk Pasir mampu menghadirkan foto-foto dramatis nan elok dengan latar belakang lagit berwarna keemasan. Tokoh di gambar itu masih misterius. Apakah sang sutradara Riri Riza ataukah Nicholas Saputra yang belum sisiran. 

#5 Alun-Alun Kidul 

 Sumber akun @therealdisastr

Meskipun belum tentu ada di film AADC 2, paling tidak Dian Sastro pernah mengunjungi Alun-Alun Kidul, naik becak kelap-kelip sambil berfoto selfie saat istirahat syuting. Senyumnya yang mengembang menunjukkan ia sedang bahagia. Sayang, ia tidak ikut mancal becak mengelilingi alun-alun selatan.

#6 Pasar Kotagede
 



Sumber akun @therealdisastr


Sumber www.gudeg.net

Nah, kali ini syuting film AADC bisa jadi dilakukan di pasar Kotagede. Awalnya, tim gudegnet menganggap aktivitas pengambilan gambar itu dilaksanakan di pasar Beringharjo. Namun, setelah dicermati kembali bentuk los-nya berbeda. Ukuran los di pasar Beringharjo tampak lebih sempit ketimbang di gambar. Disamping itu tidak ada iklan "SUN" di sana. 

Setelah dicermati dan ditanyakan kepada beberapa orang asli Jogja, direkomendasikan untuk mencoba ke pasar Kotagede di selatan Yogyakarta. Benar, ternyata dari bentuk los, pola lantai dan iklannya sama. Informasi itu diperkuat dengan keterangan dari simbah (nenek) penjual jamu di depan pasar. 

"Dian Sastro pernah ke sini mbah?"

"Pernah. Dulu."

"Disini pernah buat syuting film?"

"Bukan pernah lagi. Sering." 

Selamat menikmati hadirnya kembali film AADC 2. Ada Jogja disana! 

gudeg.net

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas