Soentoro, Striker Tersubur Timnas Antara Mitos dan Realita

Soentoro, Striker Tersubur Timnas Antara Mitos dan Realita

Soentoro, Striker Tersubur Timnas Antara Mitos dan Realita

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Siapakah pencetak gol terbanyak untuk timnas sepakbola Indonesia? Tidak perlu diragukan lagi pikiran kita akan tertuju kepada salah seorang pemain sepakbola legenda hidup Indonesia, Bambang Pamungkas. Dari penampilannya sebanyak 77 kali bersama timnas, Ia telah 36 kali menjebol gawang lawan. Di tempat kedua, kita masih mengingat seorang striker legendaris Kurniawan Dwi Yulianto, yang telah mempersembahkan 31 gol dari 60 penampilannya bersama timnas Indonesia.

Namun jika kita menelisik sejarah persepakbolaan Indonesia jauh ke belakang, kita akan menemukan nama seorang striker Indonesia dengan rekor diantara mitos dan realita yang telah mencetak lebih dari 50 gol untuk timnas Indonesia. Nama pemain tersebut adalah Soetjipto Soentoro.

Soetjipto Soentoro lahir di Bandung pada 16 Juni 1941. Dia merupakan pemain Persija -salah satu klub sepak bola Indonesia- yang dapat berposisi sebagai penyerang ataupun penyerang bayangan. Soentoro lahir dan dibesarkan oleh keluarga Soentoro Djajasapoetra yang menggemari olahraga sepak bola. Dua saudaranya, Soegijo dan Soegito, juga bermain untuk Persija antara 1952-1964.

Peruntungannya berubah sejak bergabung dengan IPPI Kebayoran. Namanya mulai dikenal publik ketika membela Setia Jakarta (klub internal Persija). Pelatih timnas junior, Djamiat Dalhar, mengetahui potensi yang dimiliki Soetjipto dan menariknya ke timnas junior. Nama Soentoro kian menanjak ketika masuk dalam timnas senior yang dilatih Antun Poganik.

Soetjipto Soentoro
Soetjipto Soentoro

Di usianya yang baru 16 tahun Soetjipto sudah memperkuat Persija. Gareng pun menjadi sebutan Soetjipto lantaran tubuhnya yang tak tinggi itu. Berkat tangan dingin dari drg.Endang Witarsa, ia bersama dengan Yudo Hadianto, Fan Tek Fong, Kiat Seek, Dominggus, Supardi, Didik Kasmara, Surya Lesmana berhasil menjadi bagian dari skuat senior tim Persija.

Soetjipto Soentoro berhasil membawa Persija juara kompetisi Perserikatan tahun 1964 setelah dalam partai final mengalahkan Persebaya yang ketika itu Persebaya diperkuat oleh pemain bintang Timnas Indonesia seperti Andjiek Ali Nurdin, Jacob Sihasale, dan Junaedi Abdillah dengan skor 4-1 yang diselenggarakan di Stadion Istora Senayan. Ketika itu, ia berhasil membawa Persija menjadi tim yang tak terkalahkan dalam satu musim. Ia menjadi top skor Perserikatan tahun 1964 dengan 16 gol. Setelah itu, ia menjadi ikon fenomenal bagi Persija.

Saat memperkuat timnas Indonesia, Soentoro pernah menciptakan kenangan untuk suporter Indonesia. Pada tahun 1965, timnas Indonesia melakukan pertandingan persahabatan melawan Feyenoord Rotterdam Belanda yang diperkuat Guus Hiddink. Pertandingan tersebut dimenangkan Feyenoord dengan skor 6-1. Namun satu gol yang didapatkan timnas Indonesia tersebut dicetak oleh Soentoro pada babak pertama, dan skor 1-0 tersebut bertahan hingga turun minum.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa Soentoro adalah pencetak gol terbanyak untuk timnas Indonesia dengan lebih dari 50 gol yang telah dipersembahkannya untuk tim merah putih. Namun tidak ada dokumentasi valid yang mendukung sumber tersebut. Hal itulah yang membuat Soentoro menjadi pemain dengan rekor antara mitos dan realita. Namun terlepas dari benar tidaknya kabar tersebut, tidak dapat dipungkiri bahwa dia adalah salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Sumber : berbagai sumber
Sumber Gambar Sampul :

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau33%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Kampung UKM Digital ke-116 Diresmikan di Danau Toba Sebelummnya

Kampung UKM Digital ke-116 Diresmikan di Danau Toba

Ikon Baru Perguruan Tinggi N.U yang Berumur Tujuh Tahun Selanjutnya

Ikon Baru Perguruan Tinggi N.U yang Berumur Tujuh Tahun

Renatha Agung Yoga Prasetya
@raysss

Renatha Agung Yoga Prasetya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.