Pertama Kalinya, Indonesia Bakal Punya Museum Sejarah Alam dan Kehidupan

Pertama Kalinya, Indonesia Bakal Punya Museum Sejarah Alam dan Kehidupan

Pertama Kalinya, Indonesia Bakal Punya Museum Sejarah Alam dan Kehidupan

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Untuk pertama kalinya, Indonesia bakal memiliki museum yang isinya berupa hal-hal terkait dengan asal muasal alam dan kehidupan manusia. Museum tersebut diberinama Museum Nasional Sejarah Alam dan Kehidupan Manusia pertama yang sedang dikembangkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebelum diluncurkan di Bogor.

Seperti diberitakan National Geography Indonesia, Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Enny Sudarmonowati, mengatakan bahwa museum tersebut merupakan pengembangan dari Museum Etnobotani di Bogor. Museum itu nantinya akan modern sehingga memiliki nilai interaktif, edukatif dan komunikatif.

Museum yang rencananya akan dibangun setinggi 5 lantai itu akan memuat koleksi tumbuhan tropis, hewan Nusantara, serta kehidupan modern. Museum juga akan memiliki area tematik yang akan selalu diganti setiap tahunnya. Tidak hanya itu, museum tersebut juga akan diintegrasikan dengan Kebun Raya Bogor dan Istana Bogor. Enny mengatakan, pihaknya sudah melobi Kementerian Pekerjaan Umum untuk membuat jalan underpass penghubung ketiganya. Saat ini Tim LIPI sedang mengerjakan penyusunan storyline untuk koleksi museum.

Enny mengatakan, pembangunan museum akan memakan dana sekitar Rp 3 miliar-Rp 4 miliar. Untuk tahap awal, LIPI telah bekerja sama dengan Kebudayaan, Pendidikan Dasar, dan Menengah untuk pendanaan. Di akhir tahun 2016 nanti, targetnya 2 dari 5 lantai museum rampung.

"Ke depan, kita harapkan peran serta pihak swasta dan filantropi untuk juga mengembangkan museum. Di luar negeri kan sudah banyak upaya-upaya seperti ini," kata Enny.

Rencananya, untuk menguji kesiapan peluncuran museum akan terdapat pembukaan Soft launching yang akan terjadi pada bulan Agustus 2016 yang juga bertepatan dengan ulang tahun LIPI. Kita tunggu saja apakah museum ini akan mampu meningkatkan perhatian masyarakat terhadap ilmu pengetahuan dan kehidupan.

Sumber : National Geography Indonesia
Sumber Gambar Sampul : traveloista.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Iklan Nonton TV di Tengah Sawah akan Jadi Kenyataan Lewat "Listrik Padi" Karya Mahasiswa UB Sebelummnya

Iklan Nonton TV di Tengah Sawah akan Jadi Kenyataan Lewat "Listrik Padi" Karya Mahasiswa UB

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim Selanjutnya

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.