Mahasiswa UGM Ciptakan Alat (SCOPE) untuk Majukan Peternakan Ayam

Mahasiswa UGM Ciptakan Alat (SCOPE) untuk Majukan Peternakan Ayam

Mahasiswa UGM Ciptakan Alat (SCOPE) untuk Majukan Peternakan Ayam

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Peternakan Ayam dengan kepemilikan pribadi (mandiri) saat ini mulai tergantikan oleh peternakan Ayam dengan sistem kemitraan. Akan tetapi di daerah Piyungan, Bantul masih banyak peternak kecil yang bertahan meskipun memiliki banyak permasalahan yang di hadapi. Salah satunya adalah Ibu Surani, peternak Ayam pejantan yang berada di dusun Madugondo, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta.

Meskipun Ibu Surani memiliki banyak lika-liku dalam beternak Ayam, sejauh ini Ibu Surani memilih untuk bertahan. Salah satu permasalahan yang dihadapi Ibu Surani adalah sulitnya suplai ketersediaan pakan BR jenis fine concentrate (pakan halus). Kemudian tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Program Kreativitas Mahasiswa – Penerapan Teknologi yang diketuai oleh Faqih Nurfajrin memberikan solusi berupa perancangan pembuatan alat SCOPE “Simple Crusher for Pellet” untuk permasalahan tersebut.

“Saat ini ketersediaan pakan halus dari pabrik dibatasi dan pabrik lebih mengutamakan suplai pakan jenis pellet pada poultry - poultry. Padahal jenis pakan halus ini sangat dibutuhkan untuk pemberian pakan ternak pada usia satu hari hingga dua minggu. Hal ini memaksa para peternak untuk menghaluskan sendiri pellet tersebut secara manual untuk membuat pakan halus yang dinilai tidak efektif karena membutuhkan waktu dan tenaga ekstra,” ujar mahasiswa asal Kota Bekasi, Jawa Barat tersebut.

Dengan bantuan alat SCOPE ini, tenaga dan waktu yang dibutuhkan untuk proses penghalusan pakan menjadi tereduksi, yang awalnya dikerjakan selama 1-2 jam untuk menghaluskan 25 kg pellet secara manual menjadi 100 kg/jam. Selain itu alat SCOPE ini juga dapat digunakan untuk menghaluskan jagung yang dapat digunakan untuk selingan pakan ayam sehingga alat SCOPE ini memiliki fungsi ganda.

“Untuk kedepannya kami berharap SCOPE dapat diproduksi secara massal dan dapat meningkatkan produktivitas para peternak ayam mandiri yang ada di Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pakan jenis fine concentrate dan pemenuhan pakan jagung sebagai pakan selingan sehingga dapat meningkatan kesejahteraan rakyat kecil”, imbuh salah satu anggota tim yang terdiri dari 5 orang tersebut.


Sumber : KRJogja.com
Sumber Gambar Sampul :KRJogja.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Pemuda Surakarta Ini Ternyata Desainer Kaleng Coca-Cola Jerman Untuk EURO 2016 Sebelummnya

Pemuda Surakarta Ini Ternyata Desainer Kaleng Coca-Cola Jerman Untuk EURO 2016

Yuk! Kenal Mereka yang Masuk Forbes 30 Under 30 2020 Indonesia (2) Selanjutnya

Yuk! Kenal Mereka yang Masuk Forbes 30 Under 30 2020 Indonesia (2)

tiertio aldino
@tiertioa

tiertio aldino

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.