Kenalkan, Inilah 10 Bali Baru di Indonesia

Kenalkan, Inilah 10 Bali Baru di Indonesia

Kenalkan, Inilah 10 Bali Baru di Indonesia

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Tahun lalu, ada sekitar 4 juta turis mancanegara yang datang ke Bali. Tak dipungkiri, turis yang datang ke Bali, baik domestik maupun mancanegara, telah membawa banyak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bali. Namun, tak mungkin Indonesia selamanya bergantung kepada Bali untuk menjual wisatanya. Perlu ada "Bali-bali" yang lain. Dan kesempatan itu terbuka cukup luas, mengingat banyak daerah lain yang tak kalah hebat dalam banyak hal dibanding Bali.

Rupanya pemerintah menyadari itu. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengistilahkan 10 destinasi wisata yang menjadi prioritas pemerintah sebagai "10 Bali Baru".

Istilah "10 Bali Baru" itu merupakan makna kiasan dan lebih untuk memberi tekanan agar "performance" masing-masing daerah itu bisa menyamai Bali yang setahun bisa mendatangkan empat juta wisatawan mancanegara, kata Arief Yahya di Jakarta, Jumat.

Sepuluh destinasi pariwisata yang menjadi prioritas pemerintah pada 2016 ini adalah Danau Toba (Sumut), Belitung (Babel), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jateng), Gunung Bromo (Jatim), Mandalika Lombok (NTB), Pulau Komodo (NTT), Taman Nasional Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara).

Morotai, Maluku Utara | jpnn.com
Morotai, Maluku Utara | jpnn.com

Bali adalah ikon pariwisata Indonesia karena fakta yang tidak terbantahkan sekitar 40 persen wisatawan mancanegara masuk Indonesia melalui gerbang pintu Pulau Dewata.

Oleh karena itu, Arief Yahya selalu menggunakan ikon Bali untuk menyebut 10 destinasi prioritas itu dengan istilah "10 Bali Baru".

"Bali adalah destinasi yang sudah punya pamor di peta pariwisata dunia," tutur Arief Yahya.

Meskipun demikian, katanya, 10 destinasi pariwisata 2016 itu tidak akan dibuat mirip seperti Bali karena masing-masing daerah tersebut memiliki karakteristik.

"Punya kombinasi alam dan budaya tersendiri. Justru keberagaman itulah yang membuat kita kaya atraksi, kaya budaya, kaya tradisi, tiap daerah dieksplorasi keunikannya," ujar Arief Yahya.

"Coba bayangkan kalau masing-masing dari 10 destinasi wisata itu bisa mendatangkan empat juta wisatawan mancanegara. Apa tidak makmur negeri kita ini," katanya, menambahkan.

Liputan 6

gambar utama : doodletrip.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga63%
Pilih SedihSedih3%
Pilih SenangSenang16%
Pilih Tak PeduliTak Peduli6%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi6%
Pilih TerpukauTerpukau6%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Negara-negara ASEAN yang Gunakan Senjata Pindad Sebelummnya

Negara-negara ASEAN yang Gunakan Senjata Pindad

Komik Si Nopal yang Mendunia Lewat Kerjasama dengan Facebook Selanjutnya

Komik Si Nopal yang Mendunia Lewat Kerjasama dengan Facebook

Akhyari Hananto

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.