Lupa Sandi?

Foto-foto : Para "Mad Max" Khas Indonesia

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Foto-foto : Para

Bagi sebagian orang, skuter vespa tak lebih dari sekedar alat transportasi roda dua, bagi sebagian yang lain, skuter vespa adalah kendaraan legendaris yang punya reputasi panjang dan mendunia, sekaligus cerminan dari romantisme ...Italia..(ahem). Namun, ada juga mereka yang menganggap bahwa skuter produksi Piaggio ini adalah sebuah perpanjangan dari nilai seni, dan bagian dari hidup mereka. 

Inilah komunitas vespa Indonesia yang sering disebut dengan "Vespa Gembel", yang memodifikasi vespanya menjadi begitu ekstrim, dan hanya ada di Indonesia. Sebuah harian ternama Inggris, Daily Mail, menjuluki mereka sebagai para Mad Max, yang diambil dari nama sebuah film populer yang baru saja dirilis kembali tahun lalu, yang dibintangi oleh Charlize Theron dan Tom Hardy. 

Komunitas ini cukup banyak di berbagai tempat di Indonesia, dan menurut saya, tak ada satupun yang sama modifikasinya. Semuanya bebas berkreasi, dan bahkan banyak diantara mereka yang menurut pandangan kita orang awam, memodifikasi Vespanya hingga sulit dikendarai. Di luar sisi legalitasnya, Vespa-vespa ini adalah bagian dari sebuah upaya komunitas mereka menyalurkan kreatifitasnya. 

Dan inilah foto-foto Mad Max yang diambil oleh Ed Wray dari Getty Images, yang di 2013 lalu, foto-foto ini disebarluaskan oleh media-media terkemuka di dunia.

Baca Juga
Bujir duduk di vespa modifikasi ekstrimnya pada 30 Juni 2013 di Cibeureum, sekitar 100 km ke arah barat dari Jakarta, Indonesia. (Ed Wray/Getty Images)
Bujir duduk di vespa modifikasi ekstrimnya pada 30 Juni 2013 di Cibeureum, sekitar 100 km ke arah barat dari Jakarta, Indonesia. (Ed Wray/Getty Images)
Penggemar Vespa mempersiapkan diri untuk kembali pulang dengan Vespa modifikasinya setelah festival skuter pada 30 Juni 2013 di Cibeureum, Indonesia sekitar 100 km barat Jakarta. (Ed Wray / Getty Images)
Penggemar Vespa mempersiapkan diri untuk kembali pulang dengan Vespa modifikasinya setelah festival skuter pada 30 Juni 2013 di Cibeureum, Indonesia sekitar 100 km barat Jakarta. (Ed Wray / Getty Images)
100-seaters Vespa? :) (Ed Wray/Getty Images)
100-seaters Vespa? :) (Ed Wray/Getty Images)
Bersama..bahagia (Ed Wray/Getty Images)
Bersama..bahagia (Ed Wray/Getty Images)
Beratap Daun kelapa pun..jadi (Ed Wray/Getty Images)
Beratap Daun kelapa pun..jadi (Ed Wray/Getty Images)
Tiada lampu... (Ed Wray/Getty Images)
Tiada lampu... (Ed Wray/Getty Images)
Minimalis (Ed Wray/Getty Images)
Minimalis (Ed Wray/Getty Images)
Botol minuman mineral di belakang... (Ed Wray/Getty Images)
Botol minuman mineral di belakang... (Ed Wray/Getty Images)
Perjalanan panjang (Ed Wray/Getty Images)
Perjalanan panjang (Ed Wray/Getty Images)
Eksis habis ! (Ed Wray/Getty Images)
Eksis habis ! (Ed Wray/Getty Images)
Haduuuh (variasimotorterbaru.blogspot.com)
Haduuuh (variasimotorterbaru.blogspot.com)
Premium ?  (variasimotorterbaru.blogspot.co.id)
Premium ? (variasimotorterbaru.blogspot.co.id)
 Wheng .. wheng (variasimotorterbaru.blogspot.co.id)
Wheng .. wheng (variasimotorterbaru.blogspot.co.id)
Tong ? (variasimotorterbaru.blogspot.co.id)
Tong ? (variasimotorterbaru.blogspot.co.id)
Cowboy.. (wowshack.com)
Cowboy.. (wowshack.com)
Waduh... ini duduk apa berdiri? (wowshack.com)
Waduh... ini duduk apa berdiri? (wowshack.com)
Waduh..baiklah Vespa Monster (wowshack.com)
Waduh..baiklah Vespa Monster (wowshack.com)

Gambar utama : wowshack.com 
Gambar lain : http://darkroom.baltimoresun.com/2013/07/extreme-vespa-enthusiasts-in-indonesia/

Pilih BanggaBangga22%
Pilih SedihSedih4%
Pilih SenangSenang33%
Pilih Tak PeduliTak Peduli5%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi7%
Pilih TerpukauTerpukau30%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas