Perguruan Tinggi dunia sangat antusias berpartisipasi dalam pemeringkatan kampus terhijau ini. Terpilih 40 nama kampus, dan ada satu dari Indonesia.

Universitas Indonesia merilis UI GreenMetric Ranking of World Universities 2015 pada 22 Januari 2016 lalu. Peringkat tersebut merupakan yang pertama dan satu-satunya peringkat yang didapat dari mengukur komitmen masing-masing universitas yang berpartisipasi dalam mengembangkan infrastruktur yang ramah lingkungan. University Of Nottingham menjadi kampus hijau terbaik di dunia dengan total skor 7.267.

Selanjutnya, diikuti University of Connecticut dengan skor 7.156. Peringkat ketiga diraih Universitas of California, Davis dengan total 7.134. Untuk predikat kampus terhijau di Indonesia berhasil diraih Universitas Indonesia dan juga termasuk 40 besar dunia, yaitu menduduki peringkat 33 di dunia dengan total skor penilaian 6.157.

Kampus UI Depok | kaskus.co.id
Kampus UI Depok | kaskus.co.id

Rektor UI Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met dan Ketua UI Green Metric Prof. Riri Fitri Sari mengumumkan hasil "UI GreenMetric Ranking Of World Universities 2015" di Integrated Faculty Club UI Kampus Depok beberapa bulan lalu. 

UI GreenMetric sendiri merupakan sebuah inovasi Universitas Indonesia dalam 6 tahun terakhir untuk membangun lingkungan yang berkelanjutan. GreenMetric telah dikenal luas di dunia sebagai pemeringkatan kampus pertama di dunia yang menilai dari komitmen perguruan tinggi untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan lingkungan penelitian dan keberlanjutannya.

Dari survei yang dilakukan oleh tim UI GreenMetric mendapati peningkatan jumlah peserta UI GreenMetric Ranking Of World University, dari 360 perguruan yang berasal dari 62 negara pada tahun 2014, menjadi 407 perguruan tinggi dari 65 negara pada tahun 2015.

Pada tahun ini, ada penambahan metodologi untuk mengukur poin universitas, yaitu evaluasi jejak karbon (Carbon Footprint), hal tersebut untuk memicu universitas supaya memerhatikan permasalahan ini di kampus mereka. Pengukuran ini erat kaitannya dengan 6 indikator utama, yaitu pengaturan lingkungan hidup, energi dan perubahan iklim, limbah, air, transportasi, dan pendidikan.

Lebih lanjut, Prof. Muhammad Anis menuturkan, sudah saatnya UI sebagai institusi akademis juga turut berkontribusi dalam membantu masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mereka tentang pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan. Itu agar tetap menjaga visi universitas dalam meningkatkan kesadaran untuk menghemat energi, menggunakan air dengan bijak, mengelola sampah, mengatur sistem transportasi yang ramah lingkungan dan memperluas kriteria ramah lingkungan melalui sistem pendidikan.

"Bertanggungjawab dan mengetahui beberapa emisi yang kita produksi pertahun, UI terus berupaya membangun generasi yang ramah lingkungan serta menjadi trendsetter dalam pemeringkatan di bidang lingkungan hidup di tingkat dunia”, imbuhnya.

Sumber: Lensa Indonesia

Gambar utama : highpoint.edu 

(editor yf/gnfi)

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu