Lupa Sandi?

Mengintip Kemegahan Venue PON 2020 di Mimika Sport Complex

Bagus Ramadhan
Bagus Ramadhan
0 Komentar
Mengintip Kemegahan Venue PON 2020 di Mimika Sport Complex
Mengintip Kemegahan Venue PON 2020 di Mimika Sport Complex

Pada hari Sabtu (18/6) yang lalu GNFI berkesempatan untuk mengunjungi salah satu venue penting dalam agenda olahraga Indonesia. Venue itu adalah Mimika Sport Complex (MSC) yang merupakan bagian dari perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2020 mendatang. Terlihat dari kejauhan, MSC berdiri megah dilahan seluas 25 hektar di Kabupaten Mimika. 

Lokasi MSC tidak jauh dari Bandara Mozes Kilangin atau yang lebih dikenal dengan Bandara Internasional Timika. Berada di sebelah barat bandara, MSC menjadi venue untuk arena olahraga bulu tangkis, basket dan atletik. Kapasitas tribun stadion tertutupnya pun cukup untuk menampung kurang lebih 4000 penonton dan 75 peononton VIP. Sedangkan untuk stadion terbuka yang memiliki lapangan dan jalur lari jarak pendek-menengah memiliki kapasitas 950 penonton.

Tidak hanya stadion untuk even olahraga, di dalam komplek MSC juga terdapat asrama untuk atlet yang memiliki kapasitas 100 orang dan juga terdapat satu bangunan khusus untuk fitness. Uniknya, untuk bangunan asrama dari jarak jauh terlihat memiliki desain seperti rumah Honai yang identik dengan Papua. 

Tampak luar Stadion Atletik Outdoor (Foto: Bagus DR / GNFI)
Tampak luar Stadion Atletik Outdoor (Foto: Bagus DR / GNFI)
Kemegahan Stadion Atletik kebanggan Timika (Foto: Bagus DR / GNFI)
Kemegahan Stadion Atletik kebanggan Timika (Foto: Bagus DR / GNFI)
Tampak luar Stadion Indoor venue untuk Basket dan Bulu Tangkis (Foto: Bagus DR / GNFI)
Tampak luar Stadion Indoor venue untuk Basket dan Bulu Tangkis (Foto: Bagus DR / GNFI)

Saat GNFI berkunjung, tampak baru stadion atletik dan lari yang sudah siap dan terlihat sangat modern. Menurut pekerja konstruksi, rumput yang digunakan dalam stadion atletik didatangkan langsung dari Swiss. Sedangkan untuk stadion tertutup masih terlihat beberapa pekerja yang mengerjakan konstruksi.

Tampak Gedung yang digunakan untuk Asrama Atlet, menyerupai Hanoi (Foto: Bagus DR / GNFI)
Tampak Gedung yang digunakan untuk Asrama Atlet, menyerupai Hanoi (Foto: Bagus DR / GNFI)

Sayang, saat GNFI berkunjung, tidak sempat untuk melihat-lihat fasilitas apa saja yang tersedia untuk asrama atlet. Namun menikmati arsitektur dan hasil pengerjaan venue yang kabarnya akan selesai dan diresmikan pada bulan Agustus 2016 mendatang tersebut sudah sangat membuat bangga. Bahwa ternyata Papua kini memiliki venue olahraga kebanggan dengan kualitas standar internasional.

Pembangunannya membutuhkan dana yang tidak sedikit, setidaknya biaya yang harus dikucurkan mencapai 25 juta dolar AS atau sekitar 260 milyar Rupiah. Namun Pemerintah Daerah Mimika ternyata tidak sendirian dalam mengerjakan komplek olahraga ini, Pemda menerima venue ini sebagai sumbangsih PT Freeport Indonesia yang juga melakukan pembangunan fasilitas MSC. 

Sumber : GNFI
Sumber Gambar Sampul :Bagus DR / GNFI

Pilih BanggaBangga80%
Pilih SedihSedih10%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau10%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG BAGUS RAMADHAN

Pencerita yang tiada habisnya. Mencari makna untuk cipta karya. Pembelajar yang kerap lapar. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie