Kapal perang ini kini tengah naik daun. Setelah sebelumnya, diberitakan bahwa kapal ini menembak kapal China yang memasuki tanpa ijin perairan Natuna, kapal ini dipakai rapat oleh Presiden Joko Widodo dan jajarannya. 

Dek KRI Imam Bonjol 383 | rappler.com
Dek KRI Imam Bonjol 383 | rappler.com

Inilah KRI Imam Bonjol. Dari wikipedia, diketahui bahwa KRI Imam Bonjol adalah korvet Kelas Parchim dibuat untuk Volksmarine / AL Jerman Timur pada akhir 70-an.   Kapal ini didesain untuk perang anti kapal selam di perairan dangkal / pantai.  Indonesia mengakuisisi kapal ini pada tahun 1993, dan oleh TNI AL kapal ini dimodifikasi dengan menambahkan kapasitas BBM untuk patroli di laut untuk jangka waktu yang lama.  KRI Imam Bonjol diberi nomer lambung 383, nama kapal ini di ambil dari nama seorang ulama sekaligus Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol.

KRI Imam Bonjol 383 | jakartagreater.com
KRI Imam Bonjol 383 | jakartagreater.com

Karakteristik umum

  • Berat benaman 793 ton (standar), 854 ton (beban penuh)
  • Panjang 75,2 m
  • Lebar 9,78 m
  • Draft 2,65 m
  • Tenaga penggerak menggunakan 3 shaft M504 Diesel, 14.250 hp
  • Kecepatan 24,7 knot
  • Jarak tempuh 2.100 nm pada 14 knot
  • Awak kapal bisa menampung 62 orang

Sonar dan Radar

  • Radar MR-302/Strut Curve
  • Radar kontrol tembakan MR-123 Vympel/Muff Cob

Persenjataan dan Elektronik

  • 2 x SA-N-5 SAM/Strela
  • 2 x 57 mm gun (1x2)
  • 2x30mm gun (1x2) atau 1 x AK-630
  • 2 x RBU-6000 -peluncur roket anti kapal selam
  • 4 x 400 mm tabung torpedo
  • 60 x ranjau
  • Sonar MG-322T
  • Decoy PK-16 decol RL

Indonesia sendiri punya 16 korvet kelas Parchim, yakni:
KRI Kapitan Patimura
KRI Untung Suropati (872)
KRI Nuku
KRI Lambung Mangkurat (874)
KRI Cut Nyak Dien (375)
KRI Sultan Thaha Syaifuddin (376)
KRI Sutanto
KRI Sutedi Senoputra
KRI Wiratno
KRI Memet Sastrawiria
KRI Tjiptadi
KRI Hasan Basri
KRI Imam Bonjol (383)
KRI Pati Unus (384)
KRI Teuku Umar (385)
KRI Silas Papare (386)

sumber:

Wikipedia.com

indo-militer.com

gmbr utama : TNI AL Koarmabar

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu