Lupa Sandi?
Java Jazz Single

Blackberry Messenger (BBM) Kini Resmi Milik Perusahaan Indonesia

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Blackberry Messenger (BBM) Kini Resmi Milik Perusahaan Indonesia
Blackberry Messenger (BBM) Kini Resmi Milik Perusahaan Indonesia

Ketika smartphone Blackberry masih begitu diminati dan menjadi handset paling populer di dunia, kita masih ingat bahwa selain fitur-fitur lain, BBM (Blackberry Messenger) adalah aplikasi yang juga sangat populer. Menurut research di We Are Social, hingga kini aplikasi BBM yang bisa dioperasikan lewat iOS (iPhone) dan Android, tetap menjadi salah satu aplikasi komunikasi yang paling populer di Indonesia, dengan menempati peringkat pertama dengan proporsi 19%.

Media sosial paling populer di Indonesia | techinasia.com
Media sosial paling populer di Indonesia | techinasia.com

Dan kabar mengejutkan itu datang saat platform chatting tersebut dibeli oleh sebuah perusahaan Indonesia, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek).

Emtek merupakan perusahan raksasa media asal Indonesia saat ini telah mendapatkan hak lisensi merek, IP dan teknologi pada aplikasi Blackberry Messenger yang banyak dikenal sebagai BBM.

Nilai kesepakatan yang dicapai 207.5 juta dolar US selama enam tahun. Emtek sendiri memiliki tiga stasiun TV seperti Indosiar, SCTV dan O Channel dengan membeli aplikasi messaging berumur 11 tahun tersebut,  serta saat ini masih terbilang banyak disukai di Indonesia dengan pangsa pasar terbesar secara keseluruhan.

Baca Juga

Hingga kini, pengguna BBM secara global mencapai 200 juta dan 60 jutanya pengguna yang berasal dari Indonesia. Efek dari kesepakatan ini secara langsung akan memberikan akses bagi pengguna BBM ke konten Emtek baik itu dalam membangun ekosistem yang menggabungkan pesan, media sosial, konten, hiburan serta e-commerce, sementara untuk  E-commerce saat ini salah satu sektor bisnis yang berkembang cukup pesat di Indonesia dan umumnya di Asia Tenggara.

Blackberry, raksasa dari Kanada | phonearena.com
Blackberry, raksasa dari Kanada | phonearena.com

Transaksi besar ini cukup menyita perhatian karena sebelumnya,  Emtek sendiri baru saja mengakuisisi saham Iflix yang merupakan salah satu perusahaan televisi internet dan saat ini sudah masuk Indonesia.

BlackBerry dalam siaran pers bersama menyebutkan, Emtek sebagai perusahaan media dan konten terkemuka Indonesia, adalah rekan bisnis yang ideal dalam upaya pengembangan inovasi dan kemampuan aplikasi BBM.

Bermitra dengan Emtek, menurut BlackBerry, memungkinkan pertumbuhan sektor konsumen dan korporat BBM. Seiring dengan pengembangan Emtek atas platform konsumen, BlackBerry akan meneruskan pertumbuhan platform korporat dengan BBM Protected, layanan pesan antar platform yang paling aman di dunia.

Langkah ini juga merupakan salah satu strategi BlackBerry dalam meningkatkan pendapatan dan menaikkan marjin laba. “Latar belakang yang kuat dalam industri hiburan, konten dan teknologi menjadikan Grup Emtek  sebagai rekanan bisnis yang sempurna untuk memaksimalkan potensi aplikasi layanan pesan BBM, sekaligus juga memenuhi tujuan keuangan dan operasional kami," kata John Chen, Executive Chairman dan CEO BlackBerry.

PT Elang Media Teknologi, mengejutkan pasar
PT Elang Media Teknologi, mengejutkan pasar

Menurut CEO Emtek, Alvin Sariaatmadja, kerjasama dengan BlackBerry akan memungkinkan para pengguna BBM, khususnya di Indonesia, mengakses konten eksklusif berupa hiburan, teknologi dan produk dan layanan digital Emtek yang banyak dicari.

"Kami melihat peluang besar mengembangkan bisnis konsumen BBM secara global. Kami juga semangat untuk berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan untuk lebih memajukan BBM."

Seperti diketahui, BlackBerry  didirikan pada tahun 1984 dan berdomisili di Waterloo, Ontario. BlackBerry memiliki kantor-kantor yang beroperasi di Amerika Utara, Eropa, Timur Tengah dan Afrika, Asia Pasifik dan Amerika Latin. Saham Blackberry terdaftar dengan simbol ticker "BB" di Bursa Efek Toronto dan "BBRY" di NASDAQ.

sumber : liputan6.com | infogadgetterbaru.com

gambar utama : nexus7.wonderhowto.com

Pilih BanggaBangga44%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang11%
Pilih Tak PeduliTak Peduli22%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi22%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata