Karya Indonesia kembali merajai dunia. Kali ini tim mahasiswa Indonesia dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung berhasil membawa pulang tropi juara dunia dalam lomba balap mobil hemat energi berbasis listrik yang diadakan di London, dalam rangka Shell Eco Marathon Drivers World Championship 2016.

Seperti dilansir oleh BBC Indonesia, tim yang berasal dari Bandung tersebut menyebut diri sebagai tim Bumi Siliwangi yang memulai pelombaan dari posisi kedua di belakang tim Prancis dari delapan tim yang turun dalam final lomba balap mobil Urban Concept atau konsep perkotaan di Olympic Park, London, Minggu (03/07).

Tim Bumi Siliwangi dengan mengejutkan berhasil menjadi juara. Ketua lomba dengan tema Make The Future London, Danny Van Otterdyk dari Shell, memuji kalkulasi energi yang telah dilakukan oleh tim Bumi Siliwangi.

Mobil Bumi Siliwangi saat berada di arena balap, dibelakang tim Perancis (Foto: BBC Indonesia)
Mobil Bumi Siliwangi saat berada di arena balap, dibelakang tim Perancis (Foto: BBC Indonesia)

"Cara mereka menghitung energi sangat baik dan mereka pantas menang. Saya senang mereka bisa menang dalam acara perdana lomba balap mobil buatan mahasiswa ini," kata Van Otterdyk.

Saat lomba dimulai, mobil listrik Bumi Siliwangi, sempat turun ke posisi empat namun menyalip ke tempat teratas dalam tiga putaran lomba di sirkuit sepanjang 2,25 kilometer itu.

Tim yang ikut dalam kejuaraan dunia pertama lomba mobil buatan mahasiswa ini dipilih dari juara lomba di kawasan Asia, Eropa dan Amerika Serikat.

Amin Sobirin, manajer Bumi Siliwangi mengatakan bahwa timnya mengejar kecepatan dan melatih pengemudi melintas naik turun dengan mobil listrik di seputar Bandung. "Strategi kami dari jauh hari adalah dengan tidak mengejar terlalu hemat tetapi mengejar kecepatan," katanya.

Sedangkan Ramdani, pengemudi balap Bumi Siliwangi, mengatakan sepanjang balap timnya terus berkomunikasi untuk memperlambat atau mempercepat mobil guna memastikan tenaga listrik yang disediakan dapat digunakan sampai garis finis.

Keterlibatan Tim Bumi Siliwangi dalam SEM tingkat dunia ini berkat raihan mereka menjadi runner-up  dalam ajang yang sama ditingkat Asia Pasifik Maret lalu di Manila. Saat itu mereka berhasil melaju dengan kecepatan 75 kilometer per KWH (kilowatt hour), sedangkan dalam balap di London ini mereka meraih sekitar 80 kilometer per KWH.

Berkat kemenangan ini, tim Bumi Siliwangi berhak mendapat hadiah lomba dan diundang untuk menghabiskan sepekan bersama tim pengembang Scuderia Ferrari di Maranello, Italia. Mereka akan bertemu dengan tim Ferrari dan menerima pelatihan pribadi serta nasihat dari para teknisi mengenai cara untuk meningkatkan performa kendaraan mereka pada Shell Eco-marathon 2017.

Sumber : BBC Indonesia
Sumber Gambar Sampul : BBC Indonesia

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu