Kuliner Lebaran Menu Bugis

Kuliner Lebaran Menu Bugis

Kuliner Lebaran Menu Bugis

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Ketupat dan opor ayam seringkali menjadi maskot Idul Fitri. Mayoritas suku Jawa mungkin memang memiliki ciri khas yang familiar untuk menu lebaran. Namun kita perlu menengok lebaran di belahan Indonesia lain.

Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang mayoritas dihuni oleh transmigran suku Bugis dari Sulawesi, memiliki menu lebaran yang berbeda. Beberapa hari sebelum lebaran, biasanya para ibu disibukkan membuat kue dan makanan khas lebaran ini. Bila berkunjung ke rumah Bugis, mereka akan selalu menghidangkan buras, lemang, dan tumbuk sebagai menu lebaran tiap tahun.

Buras dan lemang menu lebaran Bugis
Buras dan lemang menu lebaran Bugis

Apa itu Buras, Lemang, dan Tumbuk? Pernahkan Sahabat Sebatik mencobanya? Buras adalah beras bersantan yang direbus di dalam daun pisang. Biasanya buras dikemas berbentuk persegi panjang. Ketika dibuka bungkusnya, penampilan luarnya sama seperti ‘arem-arem’, yaitu makanan khas Jawa yang terbuat dari beras. Sementara lemang adalah ketan bersantan yang dibakar di dalam bambu, sehingga berbentuk bulat memanjang dan tersaji dalam bentuk tabung kecil. Lain halnya dengan tumbuk, berbahan dasar ketan yang direbus di dalam daun pisang. Bentuknya sama dengan lemang, berbentuk potongan tabung, namun berbeda pengolahannya. Tumbuk biasanya dicetak dengan wadah berbentuk tabung, kemudian disusun saling menyambung dan dibungkus daun pisang sebelum direbus. Ketiga makanan ini selalu tersaji di setiap rumah warga, biasanya didampingi dengan sup, soto, atau berbagai olahan daging.

Bersilaturahmi dari atap ke atap suku Bugis, maka perlu menyiapkan ruang lambung lebih besar. Mereka tidak tanggung-tanggung menyuguhi para tamu, lengkap ketiga makanan itu dan berbagai macam sayur dengan lauknya. Sahabat Sebatik, apa menu lebaranmu hari ini? (AL)

Sumber : Alya Nur Fadhilah
Sumber Gambar Sampul :Rahma Ariyani

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga33%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang67%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Jembatan ini Dinamai Jembatan Ratapan Ibu. Ini Sebabnya Sebelummnya

Jembatan ini Dinamai Jembatan Ratapan Ibu. Ini Sebabnya

Yuk! Kenal Mereka yang Masuk Forbes 30 Under 30 Asia 2020 (2) Selanjutnya

Yuk! Kenal Mereka yang Masuk Forbes 30 Under 30 Asia 2020 (2)

Sebatik Indonesia
@sebatikindonesia

Sebatik Indonesia

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.