Anak-Anak Bangsa Berhasil Raih Piala Grandprix Claudio Menteverdi Choir di Italia

Anak-Anak Bangsa Berhasil Raih Piala Grandprix Claudio Menteverdi Choir di Italia

Anak-Anak Bangsa Berhasil Raih Piala Grandprix Claudio Menteverdi Choir di Italia

Anak-anak bangsa berhasil membawa pulang piala bergengsi tingkat dunia dalam Festival dan Kompetisi Paduan Suara Claudio Menteverdi yang diadakan di Venesia, Italia. Indonesia yang diwakili oleh tim The Resonanz Children Choir's (TRCC) berhasil meraih nilai terbanyak dalam kompetisi tersebut. Hal yang membanggakan lagi adalah, tim Resonanz beranggotakan anak-anak dan remaja.

Seperti dilansir oleh The Jakarta Post Minggu (11/07/2017), tim The Resonanz berhasil mengalahkan tim paduan suara lain dari berbagai negara di Eropa seperti Polandia, Turki, Slovakia dan Romania dalam kompetisi yang berlangsung pada 7 Juli sampai 10 Juli 2016 tersebut.

The Resonanz yang beranggotakan 42 anak berhasil memenangkan kompetisi setelah menampilkan lagu tradisional Papua seperti Yangko Rambe Yamko yang diaransemen ulang oleh Agustinus Bambang Jusana. Lagu tersebut ditampilkan dengan indah disertai dengan koreografi yang epik di babak final. Berkat penampilan menakjubkan itu, The Resonanz berhasil membawa pulang tropi dalam Kategori Children and Youth sebagai Diploma Gold II dengan nilai 94.5 poin. Serta menobatkan The Resonanz sebagai Grandprix Winner dalam kompetisi tersebut.

Sebagai satu-satunya wakil dari luar Eropa, anak-anak bangsa yang berangkat jauh-jauh dari tanah air tersebut ternyata juga harus menyanyikan lagu klasik wajib yang bertingkat kesulitan tinggi karya komposer Hungaria Zoltán Kodály. Padahal bahasa lisan Indonesia tidak akrab dengan lagu-lagu seperti itu, namun tim The Resonanz tetap berhasil menampilkan paduan suara yang hebat.

Prestasi yang diraih oleh The Resonanz merupakan hasil dari penampilan menakjubkan dari tim yang dikonduktori oleh Devi Fransisca.

"The Resonanz membuat takjub para juri dan penonton di Auditorium Santa Margherita. Itu terlihat dari standing ovation setelahnya (menyanyi)," ujar The Resonanz Project Manager Dani Dumadi.

Setelah meraih tropi, pada 10 Juli 2016, Indonesia sebagai pemenang mendapat kehormatan untuk menampilkan kembali paduan suara di Greja Basilica Frari. Lokasi dimana Claudio Morteverdi dikebumikan di tahun 1643.

Tim The Resonanz merupakan bagian dari The Resonans Music Studio yang dipimpin oleh Avip Priatna, salah satu mestro musik di Indonesia. Tim ini didirikan oleh Devi Fransisca sejak tahun 2007.

The Resonanz Children Choir's (TRCC) (Foto: http://www.venicechoralcompetition.it)
The Resonanz Children Choir's (TRCC) (Foto: http://www.venicechoralcompetition.it)

Raihan prestasi internasional ini bukanlah yang pertama kali, sebelumnya pada tahun 2015, dalam Golden Gate Internasional Choral Festival di San Fransisco, California, tim The Resonanz juga berhasil membawa pulang sejumlah tropi.

Hebat dan membanggakan, maju terus anak-anak Indonesia!

Sumber : thejakartapost,
Sumber Gambar Sampul : jakartapost / dok. theresonanz

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Waterbom Indonesia Rebut Runner Up Pilihan Viewers TripAdvisor Sebelummnya

Waterbom Indonesia Rebut Runner Up Pilihan Viewers TripAdvisor

Tanaman Paku Selanjutnya

Tanaman Paku

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.