Bahasa Indonesia di Australia merupakan salah satu bahasa asing yang paling populer dipelajari. Bahkan berbagai sekolah memberikan kelas khusus untuk pelajaran Bahasa Indonesia. Tidak cukup sampai disana, kebudayaan tentang Indonesia pun juga tidak kalah menariknya bagi masyarakat di sana. Hal tersebut tidak mengherankan sebab Australia secara langsung berbatasan dengan Indonesia meski terpisah dengan Samudera Hindia. 

Ketertarikan Australia pada kekayaan budaya Indonesia lah yang kemudian mendorong berbagai pihak dari Tanah Air untuk bertandang ke Negeri Kanguru dalam rangka promosi budaya maupun menjadi duta bahasa. Seperti yang dilakukan oleh Michael Herman Jakarimilena atau yang populer dikenal sebagai Michael Idol. Seorang putra Papua yang pada pada 23 Agustus 2016 mendatang akan berkeliling ke High School (Sekolah Menengah) di Perth, Australia Barat untuk melakukan konser. 

Konser yang dilakukan Michael menjadi sangat istimewa sebab pria yang memiliki suara khas dan bertalenta tersebut akan menyanyikan lagu-lagu dari Indonesia. Tidak hanya itu, pria kelahiran Jayapura 13 Juli 1983 itu juga akan mengajak kurang lebih 700 pelajar Australia untuk berdendang dan menikmati bersama alunan musik dari berbagai genre. 

Tur musik yang bertujuan untuk mempromosikan bahasa Indonesia tersebut diselerenggarakan oleh Balai Bahasa Indonesia Perth (BBIP) yang terletak di kota Perth. Sebuah organisasi nirlaba yang berusaha memperkenalkan pengajaran Bahasa Indonesia dan membangun hubungan kultural antara Indonesia dengan Australia dalam setiap tingkatan masyarakat. 

Pada tahun 2015, BBIP juga sempat mengadakan Perth Indonesian Film Festival yang menyajikan berbagai jenis film asli dari Indonesia. Penayangan film tersebut juga merukapan salah satu upaya untuk mempromosikan kakayaan budaya yang dimiliki Indonesia kepada masyarakat Australia. 

Kehadiran Michael Idol dalam School Concert ini tentu akan semakin memperkenalkan kekayaan budaya dan Bahasa Indonesia di Benua Hijau tersebut. 

Sumber : GNFI
Sumber Gambar Sampul : balaibahasaperth.org

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu