Lupa Sandi?

Menghilang Dalam Ketenangan Gili Nanggu

Jonathan Bayu
Jonathan Bayu
0 Komentar
Menghilang Dalam Ketenangan Gili Nanggu
Menghilang Dalam Ketenangan Gili Nanggu

Pasir putih yang lembut, pemandangan bawah laut yang menakjubkan, suasana yang asri dan tenang, tersembunyi dari keramaian, ya, itulah pujian yang pantas disematkan untuk Gili Nanggu, sedikit berlebihan tetapi memang begitu adanya.

Pulau kecil yang ukurannya mungkin hanya seluas lapangan bola. Dengan ukuran yg sedemikian kecil, Gili Nanggu bisa menghipnotis saya. Mau lihat sunset? sunrise? snorkeling? atau selfie-an di pantai putih nan cantik? bisa!

Gili Nanggu
Gili Nanggu

Yang saya suka dari pulau ini adalah keasrian dan ketenangannya ituloh! berasa pulau pribadi! Suara kendaraan bermotor tidak terdengar, apalagi suara mantan #baper

Perjalanan ke Gili Nanggu saya jalani bersama keluarga tercinta. Memang, pulau ini sangatlah direkomendasikan untuk keluarga ataupun tempat honeymoon, perlu diketahui bahwa sebagian besar (hampir semua) pengunjung disini adalah wisman alias turis luar negeri! Kalau melihat daftar tamunya, banyak dari Eropa dan Australia ada juga dari Amerika. Pulau unik nan cantik ini hanya terdapat satu penginapan yang tersedia, maka dari itu, booking dari jauh hari sangat disarankan.

Baca Juga

Lokasi pulau ini sebenarnya sangat dekat sekali dengan daratan pulau Lombok, hanya sekitar 10 menit dengan perahu. Karena letak yang terhimpit pulau Lombok dan berada di teluk, laut disekitar Gili Nanggu sangatlah tenang dan hampir tidak ada arus, so, jangan khawatir bagi yang takut akan gelombang tinggi.

Apa saja yang saya lakukan di Gili Nanggu? Berikut kegiatan saya dan keluarga selama di Gili Nanggu.

  1. Hunting Sunrise.
Pemandangan saat matahari terbit
Pemandangan saat matahari terbit

Melihat matahari terbit disini sangat unik, kenapa? karena biasanya jika melihat sunrise di pulau, kita melihat matahari terbit timbul lautan, tetapi disini matahari menampakkan dirinya dari balik pegunungan! Gunung Rinjani tepatnya.

Biasanya susah bangun pagi tapi kali ini saya memaksakan diri saya untuk bangun pagi hari. Usaha untuk bangun pagi terbayar dengan apa yang saya lihat.

“Mas…!! Cepat fotoin aku sama sunrisenya, yang bagus ya..ayo cepat keburu kesiangan”.

Teriak adik saya yang langsung menyerahkan smartphonenya ke saya.

Duduk di tepi pantai, sambil memandangi sang matahari yang mulai menampakkan diri sangatlah momen yang indah yang sayang untuk dilewatkan.

2. Snorkeling melihat kehidupan bawah laut.

Tak dipungkiri lagi tujuan utama saya ke Gili Nanggu adalah untuk melakukan snorkeling. Pulau ini termasuk dalam kawasan konservasi laut yang disebut GITA NADA yang termasuk di dalamnya ada 4 pulau yaitu : Gili Nanggu, Gili Tangkong, Gili Kedis, dan Gili Sudak.

Alam bawah laut Gili Nanggu
Alam bawah laut Gili Nanggu

Snorkeling viewnya bagus sekali, ikan-ikannya sangat beragam dan jumlahnya sangat banyak, hanya terumbu karang yang sedikit rusak mungkin akibat  penangkapan ikan dengan cara yang salah, makanya tempat ini dijadikan kawasan konservasi untuk mengembalikan ekosistem bawah laut yang sehat.

Bintang laut banyak ditemui di sekitar pantai
Bintang laut banyak ditemui di sekitar pantai
Ada 2 spot snorkeling di pulau ini, pertama, tempat yang banyak ditumbuhi oleh rumput-rumput laut dan tempat yang banyak terumbu karangnya. eits, jangan lupa untuk melihat penangkaran penyu di tepi pantai!

3. Menikmati Matahari Terbenam.

Langit sewaktu matahari terbenam
Langit sewaktu matahari terbenam

Setelah melihat sunrise dan snorkeling, saya pergi ke pantai di bagian lain yang menghadap ke barat untuk melihat matahari terbenam.

Selama menunggu sunset, saya dan keluarga melakukan jogging mengelilingi pulau, aktifitas yang satu ini harus dicoba jika berkunjung ke Gili Nanggu, dijamin anda akan disuguhi pemandangan luar biasa!

Semakin sore dan  gelap, semakin terasa sekali kesunyiannya, suara burung pun tak terdengar. Dan matahari pun mulai tenggelam, meninggalkan seberkas cahaya yang indah, menakjubkan!

Mari Jelajahi Keindahan dan Keunikan Indonesia!

Menulis Kabar Baik #2
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG JONATHAN BAYU

Travel Blogger yang gemar bermain di pantai dan pulau indah di Indonesia. Seorang mahasiswa biasa di Ibukota. Kunjungi jonathanbayus.wordpress.com ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara