Lupa Sandi?

Yang enak dan lezat di Madura bukan hanya nasi bebek, tapi..

Andini Ratu
Andini Ratu
0 Komentar
Yang enak dan lezat di Madura bukan hanya nasi bebek, tapi..
Yang enak dan lezat di Madura bukan hanya nasi bebek, tapi..

Siapa yang tak kenal dengan pulau Madura? 

Pulau yang terletak di sebelah timur laut Jawa Timur ini besarnya kurang lebih 5.168 km2 (lebih kecil daripada pulau Bali), dengan penduduk hampir 4 juta jiwa. Adapun panjang daratan kepulauannya dari ujung barat di Kamal sampai dengan ujung Timur di Kalianget sekitar 180 km dan lebarnya berkisar 40 km.

Sejak jembatan Suramadu membentang megah diantara Surabaya dan Madura, pulau Madura semakin terbuka dan aktifitas pergerakan antara Surabaya dan Madura semakin ramai. Datang ke Madura yang sebelumnya harus ditempuh dalam waktu minimal 45 menit dengan kapal fery, sekarang hanya dibutuhkan 5 menit melintas di jembatan Suramadu. Bahkan tak jarang, mereka yang tinggal di Surabaya hanya ingin merasakan melewati kemegahan jembatan suramadu kemudian putar balik untuk kembali ke Surabaya. Agar tak hanya jadi perjalanan singkat, yuk lanjutkan perjalananmu ke kota terdekat yaitu Bangkalan atau Sampang. Atau kalian bisa siapkan waktu khusus untuk berlibur ke Pamekasan bahkan sampai ke ujung timur pulau Madura, kota Sumenep.

Nah, selain bisa menikmati wisata alam dan budayanya, tak lengkap rasanya jika berkunjung tanpa menikmati kuliner khas dari masing-masing kota besar di Madura. Apa sajakah itu?

Baca Juga

 

1. Kota Bangkalan

Setelah keluar tol suramadu, pasti banyak yang langsung ingin berkuliner nasi bebek. Tapi taukah kamu, jika ada kuliner asli dari kota Bangkalan Madura yang tak kalah enak yaitu Nasi Serpang.

Nasi Serpang
Nasi Serpang

Sekilas kalau diperhatikan kuliner yang satu ini seperti nasi campur yang sering kita temui dimana-mana. Tapi terasa beda dengan nasinya yang pulen ditambah perpaduan lauknya yang pas sekali, seperti soun (mie lembut), pepes ikan cakalan/ tongkol, potongan telur asin, kerang yang telah dibumbuhi, sambel terasi, ditambah kuah santan berisi potongan tahu lembut serta kerupuk kulit sapi yang sudah di goreng, rempeyek gurih dan yang paling istimewa adalah penambahan dendeng sapi di dalamnya. Wow, sungguh perpaduan lauk yang sempurna kan?

Harga Nasi Serpang yang disajikan dengan daun pisang ini biasa dijual dengan harga Rp15.000 saja. Tapi, untuk bisa mencoba kuliner yang satu ini kalian harus rela bangun pagi dan mengantri untuk membelinya. Karena biasanya belum lagi para penjual siap menggelar dagangan mereka, yang biasanya berjualan mulai jam 6 pagi, para pembeli Nasi Serpang sudah berjejer mengantri panjang untuk bisa menikmati sebagai menu sarapan di pagi hari.

Sudah tidak sabar merasakan keistimewaan nasi serpang Bangkalan? Yuuk segera meluncur ke beberapa lokasi berikut:
1. Di depan toko Gas Elpij. 
2. Di depan dealer motor Honda Surya Agung.
3. Di depan Toko emas Peni, kawasan pecinan. 
4. Di depan Toko Kencana tepatnya arah menuju kelurahan Bancaran.
5. Di depan gedung Aula PKPN.


2. Kota Sampang

Jika di daerah lain bebek disajikan dengan digoreng, dibakar atau dipenyet sambal, lain halnya dengan bebek yang ada disini. Untuk yang suka kuliner bebek, kalian bisa mencoba bebek songkem. Kata songkem sendiri berasal dari bahasa Madura yang artinya menunduk dan melipat tangan atau kaki seolah sedang sungkem.

Badan bebek yang ditengkurapkan hingga menjadi seperti bebek yang sedang menundukkan kepala ini dimasak dengan cara dilumuri bumbu-bumbu alami selanjutnya dikukus secara utuh dengan dibungkus menggunakan daun pisang sekitar 3 jam sehingga mampu menghasilkan bumbu yang meresap rata dan daging yang empuk keseluruhan. Rasa pedas yang pas menghasilkan sensasi yang takkan terlupakan bagi yang menikmati Bebek Songkem.

Bebek Songkem
Bebek Songkem

Harga 1 ekor utuh bebek songkem biasanya dijual Rp60.000 yang bisa dinikmati bersama keluarga dan teman2. Ada juga yang dijual dalam bentuk potongan yang lebih kecil untuk kalian para jomblo.. *eh :D

Tunggu apalagi, segera nikmati pedas, gurih dan empuknya bebek songkem Sampang :
- di sebelah Selatan Monumen
- di sebelah Timur KODIM
- di depan Hotel Rahmat

 

3. Kota Pamekasan

Kabupaten Pamekasan, sejarahnya merupakan ‘ibukota’ Pulau Madura. Dulu pada waktu masih ada pemerintahan koordinatif karesidenan, kantor karesidenan Madura terletak di Pamekasan. Kota Pamekasan sendiri berjarak kurang lebih 80Km dari jembatan Suramadu, yang dapat dicapai kurang lebih dalam waktu 2.5 jam.

Sate Lalat
Sate Lalat

Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke kota ini tanpa mampir untuk mencicipi kuliner khasnya, Sate Lalat. Bukan deretan hewan kecil itu yang ditusuk dan dibakar dijadikan sate, tapi irisan daging sapi, kambing ataupun daging ayam yang potongan dagingnya dibuat kecil seukuran lalat. Bisa dinikmati dengan nasi putih hangat ataupun irisan lontong dengan bumbu sate yang terbuat dari kacang tanah yang dihaluskan, kecap manis, irisan bawang merah dan cabai/ sambal. Bahkan tak jarang yang memesan tanpa nasi/ lontong, karena 20-30 tusuk sate lalat sudah bisa membuat perut kenyang.

Beberapa pedagang sate lalat ini terlihat berjejer di kawasan Sae Salera di Jl. Niaga Pamekasan yang merupakan tempat berkumpulnya para penjual makanan. Dengan harga mulai Rp6.000-Rp10.000 kita sudah bisa menikmati 10 tusuk sate lalat beserta pelengkapnya.

 

4. Kota Sumenep
Melanjutkan perjalanan ke kota paling ujung pulau Madura, disini ada kuliner yang tak kalah enaknya.

Soto Sumenep
Soto Sumenep

Berbeda dengan soto yang biasanya berkuah bening dengan irisan daging sapi atau ayam, Soto Sumenep memiliki komposisi yang unik di dalamnya. Jika kita berkunjung ke warung yang berada di Jl. Dr Wahidin Pejagalan Sumenep, dimana setiap harinya selalu ramai oleh pembeli, Soto Sumenep ini selain ada irisan lontong, jerohan sapi (usus, babat, paru), di dalamnya juga ada potongan singkong kukus, siraman bumbu kacang kental (kacang tanah goreng yang dihaluskan bersama dengan petis ikan) dan taburan tauge kecil yang digoreng menambah kenikmatan saat menyantapnya. Tambahkan perasan jeruk nipis agar menambah mantap rasa Soto Sumenep yang dijual dengan kisaran harga Rp10.000 - Rp15.000 ini. Hmmm.. :D


Jadi tunggu apalagi, semakin banyak pilihan kuliner di kota-kota yang ada di Madura kan?
Jangan lupa imbangi dengan konsumsi buah dan sayur serta rutin olahraga/ bergerak aktif agar tak menimbun banyak lemak jahat atau kolesterol di tubuh yaa..
Selamat berwisata kuliner di Madura, kawans..! :D



Sumber :

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pulau_Madura

www.pulaumadura.com/2015/06/wisata-kuliner-khas-bangkalan-nasi-serpang.html?m=1

www.hipwee.com/opini/berkunjung-ke-pulau-madura-lengkapi-dengan-7-makanan-khas-dari-tempat-ini

https://ahmadramadlan.wordpress.com/2010/11/04/wisata-kuliner-di-madura

Sumber Gambar Sampul:

dokumentasi pribadi & www.pulaumadura.com

 

Menulis Kabar Baik #2
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi100%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ANDINI RATU

Teruslah menjadi orang baik, berpikir yang baik, berkata baik, bersikap baik, karena kebaikan lainnya akan mengikuti.. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas