Lewat Parade Budaya di Frankfurt, Ke Bhinekaan Indonesia di perkenalkan

Lewat Parade Budaya di Frankfurt, Ke Bhinekaan Indonesia di perkenalkan
info gambar utama

PARADE Der Kulturen demikianlah nama sebuah event international yang di selenggarakan oleh pemerintah kota Frankfurt. Parade ini di selenggarakan setiap dua tahun sekali yang di ikuti oleh masyarakat dari berbagai negara yang berdomisili di lingkungan Frankfurt dan sekitarnya

Selama sepuluh tahun terakhir event ini telah menunjukkan bahwa keanekaragaman budaya yang di temui di kota Frankfurt pada khususnya dan di Jerman pada umumnya dapat hidup berdampingan secara damai dan saling menghormati. Kesempatan untuk mempromosikan pariwisata dan kebudayaan dari negara peserta membuat acara parade budaya frankfurt ini setiap tahunnya selalu tampil berbeda dan semakin meriah.

Caption (Sumber Gambar)

Indonesia selaku negara kepulauan dan negara persatuan yang berbhineka tunggal ika dengan berbagai macam suku dan agama, dalam parade budaya di kota frankfurt selalu berpartisipasi aktif setiap 2 tahunnya. Kontingen Indonesia yang di koordinir oleh Konsulat Indonesia di Frankfurt (KJRI Frankfurt) mengundang seluruh masyarakat kota Frankfurt dan sekitarnya untuk berpartisipasi dan memperkenalkan kebudayaan indonesia secara silih berganti di setiap 2 tahunnya. Oleh Pemerintah Indonesia melalui KJRI Frankfurt, kesempatan berpartisipasi di parade budaya frankfurt ini digunakan juga untuk memperkenalkan ataupun mempromosikan pariwisata dan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat dunia internasional, dan harapannya masyarakat kota frankfurt ataupun masyarakat jerman yang melihat langsung festival parade budaya ini sudi berkunjung ke indonesia sebagai turis suatu saat nanti.

Atas kerjasama Konsulat Republik Indonesia (KJRI) Frankfurt dengan Persatuan Masyarakat Indonesia Frankfurt (PERMIF), Indonesia telah menjadi salah satu peserta dari sekitar 58 organisasi yang mewakili kebudayaan masing-masing negaranya yang ikut dalam Parade Budaya ini. Dalam parade Budaya ini berbagai budaya asli Indonesia sudah pernah menjadi maskot utama dari kontingen Indonesia, seperti budaya Bali, Betawi, Padang, Solo, dll, mewakili kemajemukan budaya yang ada di Indonesia. Keikutsertaan Indonesia di ajang parade budaya ini, kontingen indonesia hampir selalu berhasil memikat penonton dan juri hingga akhirnya sering mendapatkan peringkat juara dua.

Partisipasi masyarakat Indonesia dalam parade budaya ini di bawah terik matahari di kota Frankfurt yang mengenakan berbagai pakaian khas daerah Indonesia sambil melambaikan bendera merah putih, sungguhlah sangat membanggakan. Masyarakat Indonesia baik itu yang sedang belajar di Jerman atau yang bekerja di Jerman, bahu membahu berusaha mengangkat citra Indonesia di kota Frankfurt atau di dunia internasional.

Pada hari yang sama, selain menyelenggarkan parade budaya, di sepanjang sungai Mains yang membelah kota Frankfurt, panitia juga menyelenggarakan “pasar tumpah” kuliner untuk memberikan kesempatan kepada masing masing peserta untuk memperkenalkan makanan khas masing masing negaranya. Salah satunya masyarakat Indonesia juga membangun ‘stand’ untuk memperkenalkan kulinaris khas indonesia, seperti Nasi Campur, Bakso, Mie goreng, Sate Ayam, dan masih banyak jenis menu masakan dan minuman segar lainnya. Peserta dari negara lain pun melakukan yang sama. Sebuah panorama yang sungguh luar biasa dan sungguh membuat rindu kampung halaman!

Caption (Sumber Gambar)Keberhasilan pemerintah kota Frankfurt dalam mempersatukan masyarakatnya yang majemuk lewat parade budaya ini patut untuk kita tiru di tanah air. Seperti terjalin “Simbiosis Mutualisme” yang saling menguntungkan, masyarakat dari berbagai negara yang diberikan kesempatan tampil di parade budaya inipun juga mendapatkan keuntungan mempromosikan kebudayaan asli negaranya, termasuk didalamnya masyarakat indonesia yang merantau di kita frankfurt bisa memiliki kesempatan untuk bisa ikut serta berkontribusi buat tanah air Indonesia dengan cara mempromosikan keanekaragaman budaya dan kerukunan umatnya kepada dunia internasional, dan tentunya yang terpenting adalah bisa ikut serta memberitakan berita berita positive tentang indonesia kepada masyarakat internasional di parade budaya Frankfurt ini.

Refleksi

Indonesia adalah negara yang memiliki keunggulan keragaman budaya di bandingkan dengan negara lainnya. Keunggulan ini adalah aset bangsa yang unik. Indonesia mempunyai potret kebudayaan yang lengkap dan bervariasi. Dengan penduduk Indonesia yang berjumlah 250 juta jiwa yang terdiri dari 300 etnik yang berbeda, mereka tersebar di ribuan kepulauan Indonesia. Mereka mendiami wilayah dengan kondisi geografis yang bervariasi, sehingga terjadi pertemuan budaya antara yang satu dengan yang lainnya. Keragaman inilah yang dapat memberikan pengaruh yang positif yaitu dapat dijadikan object pariwisata membantu meningkatkan pengembangan kebudayaan nasional serta tertanamnya sikap untuk saling menghormati dan menghargai antar suku yang berbeda.

Caption (Sumber Gambar)

Partisipasi Indonesia dalam kegiatan parade budaya di Frankfurt adalah menunjukkan potret kebhinekaan Indonesia. Kebhinekaan seni budaya adalah perekat persatuan Indonesia yang sudah teruji kekuatannya. Hal ini perlu mendapatkan appresiasi positif dari seluruh masyarakat Indonesia. Mempertunjukkan kemajemukan budaya Indonesia merupakan bentuk kesungguhan pemerintah Indonesia menjaga identitas budaya nasional nusantara yang mengedepankan nilai toleransi dan saling menghargai dalam menjaga keutuhan NKRI yang berbhineka Tunggal Ika.

Sumber :
Sumber Gambar Sampul :

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini