Lupa Sandi?

Berawal dari Tugas Kuliah, Tiga Mahasiswa UNS Ciptakan Aplikasi Kuliner Pertama di Solo

Agustina  Suminar
Agustina Suminar
0 Komentar
Berawal dari Tugas Kuliah, Tiga Mahasiswa UNS Ciptakan Aplikasi Kuliner Pertama di Solo

Di Indonesia, perkembangan teknologi komunikasi berkembang sangat pesat dibanding negara berkembang yang lain. Begitu juga dengan berbagai aplikasi android yang terus bermunculan yang berperan sebagai mobile guide dalam bidang pariwisata. Itulah yang memotivasi Hamzah Abdullah, Amelia Rahman dan Ely Desyanawati  untuk membuat aplikasi kuliner. Berawal dari tugas mata kuliah E-Commerce, ketiga mahasiswa Informatika Universitas Sebelas Maret (UNS) ini mampu membuat aplikasi kuliner pertama di kota Solo.

Aplikasi ciptaan Mahasiswa UNS. Sumber : koranjitu.com
Aplikasi ciptaan Mahasiswa UNS. Sumber : koranjitu.com

Aplikasi kuliner ini bernama "Mangan", memang cukup terdengar seperti bahasa Jawa yang berarti makan. Namun sebenarnya Mangan merupakan singkatan dari Mobile Pangan. Berdasarkan hasil wawancara tim GNFI kepada Hamzah Abdullah, selain sebagai ciri khas, nama Mangan sengaja digunakan dengan tujuan saat aplikasi ini dikenal ke mancanegara, aplikasi ini ikut membantu mengangkat kearifan lokal sebagai produk Indonesia.

Tidak kalah dengan aplikasi kuliner lain, fitur yang tersedia di aplikasi cukup lengkap. Bebagai fitur seperti menu makanan, harga, lokasi dan informasi kuliner lain dapat ditemukan di aplikasi ini. Bagi pengguna yang ingin coba-coba kuliner baru, fitur  Mangan juga dilengkapi rekomendasi melalui ulasan, dari ulasan makanan sampai tempat makan.

Tidak hanya makanan dengan standart restoran dan rumah makan besar, Mangan juga menyediakan informasi kuliner dari para pedagang kaki lima. Tujuannya, aplikasi ini ikut mempromosikan berbagai jenis kuliner termasuk makanan tradisional yang dijual para pedagang di pinggir jalan. Menurut Hamzah, ini dilakukan agar makanan khas daerah tidak kehilangan jati dirinya. Selain itu review makanan yang disediakan benar-benar berasal dari team Mangan. Itulah yang membedakan aplikasi Mangan dengan aplikasi kuliner lain.

Seain itu, sang creator Mangan juga ingin mengembangkan aplikasi agar mempunyai nilai sosial. Namun ide tersebut masih dalam proses perealisasian. Tidak berhenti disana, beberapa waktu dekat aplikasi ini juga menyediakan fitur delivery order dan pick up delivery. Kemudahan ini tidak terlepas dari kerjasama pihak Mangan dengan jasa pesan antar yang ada di Solo. Bagi pengguna yang terbatas mobilitas namun ingin mencicipi berbagai kuliner, bersiaplah. Karena aplikasi ini siap menjemput dan mengantarkan makanan anda.

Fitur Aplikasi Kuliner Mangan.   Sumber : wartawansolo.com
Fitur Aplikasi Kuliner Mangan. Sumber : wartawansolo.com

Sejak diluncurkan di Play Store  pada Senin, 1 Agustus lalu, masyarakat merespon positif dengan adanya aplikasi kuliner Solo ini. Terbukti dengan banyaknya yang memberi masukan agar aplikasi ini terus dikembangkan. Jika anda ingin memberikan rekomendasi maupun masukan, pengguna dapat mengakses www.mobilepangan.com. Secara umum, aplikasi ini diperuntukkan ke seluruh masyarakat Indonesia. Namun karena kemunculannya masih di kota Solo, aplikasi ini menargetkan kepada warga Solo, para pendatang, maupun bagi warga yang sedang perjalanan ke kota Solo.

Pada awal sebelum aplikasi Mangan diluncurkan, mimpi ketiga mahasiswa ini sempat terhambat karena kesibukan kuliah dan kurangnya sumber daya. Hingga pada akhirnya pihak UNS melalui International Office mengadakan challenge. Program tersebut mendorong mahasiswa mencetuskan penyelesaian dari permasalahan di bidang pendidikan, transportasi maupun pariwisata. Hadiah dari program tersebut berupa pendanaan agar ide dapat direalisasikan.

Bidang pariwisata yang dipilih oleh Hamzah, Ely dan Amelia awalnya dikhususkan untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat Solo yang masih tidak tahu tentang destinasi kuliner di kota mereka sendiri. Tujuannya mampu mengenalkan potensi wisata kuliner kota Solo yang akan dikembangkan sampai kuliner Indonesia. Selain itu juga untuk memunculkan ikon kuliner di kota Solo, baik dari tingkat kaki lima sampai kuliner standart restoran.




Sumber : wawancara
Sumber Gambar Sampul : gaptekupdate

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang33%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi67%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AGUSTINA SUMINAR

We write to taste life twice. ... Lihat Profil Lengkap

Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas