Lupa Sandi?

Busana Kontingen Terbaik, dan Terburuk di Pembukaan Olimpiade Rio 2016

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Busana Kontingen Terbaik, dan Terburuk di Pembukaan Olimpiade Rio 2016

Genderang kompetisi di Olimpiade Rio 2016 telah dimulai. Dan pembukaannya berlangsung dengan meriah, mewah, dan cukup memukau. Yang tak kalah menarik perhatian adalah, para atlet yang memakai busana/kostum negaranya masing-masing. Inilah salah satu elemen yang paling ditunggu, dan diamati, di seluruh dunia. Momen-momen mereka memasuki area pembukaan olimpiade, disebut-sebut sebagai fashion show terbesar dan paling banyak ditonton di seluruh dunia. 

Para komentator fashion dari seluruh dunia menonton dengan seksama, saat ribuan atlet dari 200 negara mengitari Rio Olympic Stadium pada saat acara pembukaan.

Daily Mail telah memeringkatkan kontingen dengan busana/kostum terbaik, dan terburuk dalam pembukaan megah tersebut. Inilah mereka. 

TERBAIK

Baca Juga

Tonga :

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah kontingen Tonga, saat pembawa benderanya, seorang pemain Taekwondo negara tersebut memasuki runway pembukaan. Cowok yang tak berbaju ini kontan menjadi buah bibir di sosial media seluruh dunia.

Tonga Olympian Pita Taukatofua has sent social media into a meltdown with this 'outfit'
He carried the national flag with no shirt and completely covered in baby oil
 

Inggris Raya:

Kontingen Inggris dipimpin oleh petenis Andy Murray dalam konstum yang sangat stylish. Pemain prima memakai jas slim-fit dengan tshirt putih yang klasik, sementara pemain wanita memakai jas putih..dan rok mini biru. Khas Inggris

 

Tennis ace Andy Murray shows off the double-breasted blazer worn by Great Britain's male athletes

Petenis Andy Murray memimpin kontingen Inggris. The female athletes completed their outfit with the epitome of British fashion - a blue miniskirt

 

 Kanada:

Para pengamat fashion memuji kostum kontingen Kanada yang santau, namun tetap menonjolkan ciri khas negaranya dengan elegan. 

The traditional blazers with a laidback streetwear style has drawn widespread praise for Canada
Fashion critics praised the outfits use of the giant maple leaf to representing the country proudly

Ciri khas Kanada, daun Maple.

Korea Selatan:

Kostum mirip seragam sekolah yang selalu ada dalam imaji kita tentang Korea. Matching yang bagus

South Korea have been met with an outpouring of praise for their outfits on social media
Commenters said they looking like students from the preppiest school imaginable

 

Indonesia:

Indonesia dipuji dan dikatakan sebagai kontingen yang paling terlihat seperti kontingen kerajaan yang megah (regal), dengan paduan warna merah dan putih, yang dilengkapi dengan aksesoris berwarna emas di kepala sang pembawa bendera. Kontingen Indonesia sangat menarik perhatian para pengguna sosial media, dan salah satu yang paling banyak dipuji. 

Indonesia were hailed by some as the most regal looking nation in the ceremony
Their traditional red and white outfits adorned with glittering gold hats were a huge hit on social media

 

Montenegro:

Bagi banyak orang, seragam kontingen Montenegro yang mirip dalam film Harry Potter, mampu membawa suasana magis di acara pembukaan Olimpiade Rio 2016. 

The light blue uniforms worn by Montegro reminded many viewers of the Beauxbatons magic school in the Harry Potter films

Kontingen Montenegro, seolah memakai seragam sekolah Beauxbatons dalam film Harry Potter

For many viewers, the Harry Potter-esque uniforms worn by Montenegro made up for an opening ceremony that was less than magical
 

 

 

TERBURUK?

 

Jerman:

Cuaca yang tidak dingin di Rio, tak mampu mengubah keputusan Jerman memakai jaket penahan hawa dingin...dan ditambah dengan kaos merah maron yang mendapat banyak cemoohan di sosial media.

 

Germany's Olympic uniform was notable only for the several shades of grey it adopted 
The dour maroon and grey uniforms stood in stark contrast to the colourful costumes of the Brazilian volunteers

 

China :

Banyak yang kurang sreg dengan kostum kontingen China ini, yang disebut-disebut diinspirasi dari hastag: #ScrambledEggsWithTomatoSauce.  Perhatikan kombinasi warna-warna antara kontingen pria dan wanita.

The bright red Chinese men's blazers were compared to the colour of tomato sauce
Menurut para komentator, warna ini mirip Saus Tomat
 
When stood next to the  females' loud yellow jackets, the Chinese team looked like a plate of scrambled eggs covered in sauce

 AS:

Warna merah, putih, biru di mana mana. Tak ada yang salah sebenarnya, hanya saja warna di tshirt mereka seolah membawa warna bendera Russia, seteru politik mereka.  

 Social media the USA's nautical-prep styling,  knitted sweaters and white pants
Fans were quick to point out the top of the USA uniform under blazer looks just like the Russian flag
 
 

AUSTRALIA:

Kontingen Australia juga tak luput dari cemoohan para pengguna sosial media. Warna putih dan hijau bergaris, rok dan celana putih, sepatu putih,  mirip para petugas di rumah sakit. 

 

Australia took to the track in white and green pinstripe blazers and yacht-chic white shorts,
 
The uniforms were not met with much praise on social media with some branding them 'hideously offensive'
 

Italia:

Sebagai negeri tempat asal para desainer ternama dan para fashionista berkumpul, apa yang dipakai oleh kontingen Italia ini cukup mengecewakan. Yang menarik, seragam kontingen ini memakai seragam hasil desain Georgia Armani.

The Italians' decision to wear baggy, dark blue, unisex tracksuits was all the more baffling because they were designed by none other than Giorgio Armani

Kroasia: 

Sudah diduga, seragam kontingen Kroasia akan mendapat serangan di sosial media, dan terjadi juga. Selain membuat mata lelah, seragam ini mirip seragam tim quidditch. 

 

 Fans took to social media in droves to slam the designer of Crotia's red and white chequered uniforms
 From claims they looked like quidditch team uniforms, to claims they were the worst dressed nation, they didn’t find a lot of love from the fashion policeBahkan di sosmed, mereka dijuluki sebagai kontingen dengan seragam terburuk di Olimpiade 2016

 

Irlandia:

Sosial media juga menyerang seragam kontingen Irlandia dan menyalahkan perusahaan Ameriak "New Balance" atas hasil design dan produksi seragam ini. Bahkan sejak sebelum tim ini berangkat, sudah banyak serangan yang ditujukan pada seragam tim ini.

The green and blue 'onesie' disaster worn by the Irish could be squarely blamed on the Americans who made and designed the uniform 

Swedia: 

Warna kuning mencolok, seperti neon yang dipakai kontingen Swedia adalah yang paling banyak diserang di sosial media. Mereka dijuluki  ‘full-on fashion crimes’ dan adalah hasil dari ‘H&M design team getting drunk with ABBA.’ 

 

The shiny, neon yellow uniforms worn by Sweden were among the most attacked on social media
Social media was awash with commenters slamming their outfits as ‘full-on fashion crimes’"Full fashion Crimes"
 

 

 Sumber : Daily Mail UK

 

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara