Lupa Sandi?

Begini Inovasi Urban Farming dari Kelurahan Cisaranten Kidul, Bandung

Arifina Budi
Arifina Budi
0 Komentar
Begini Inovasi Urban Farming dari Kelurahan Cisaranten Kidul, Bandung

Dua tahun terakhir ini, Pemerintah Kota Bandung mencanangkan program asyik untuk kelurahan-kelurahan di Kota Bandung, yakni urban farming atau kampung berkebun. Program ini mengajak setiap kelurahan untuk menyisihkan sebagian lahan kosongnya dan memanfaatkannya menjadi kebun sayur-sayuran maupun buah-buahan. Melalui program ini, sudah banyak kelurahan di Kota Bandung yang memetik hasilnya dan menjual hasil panen mereka.

Salah satu contohnya adalah Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Dengan menggunakan lahan seluas seribu meter persegi, warga Kelurahan Cisaranten Kidul menanam tanaman pangan seperti tomat, selada, pokcay, kangkung, dan melon.

Pada mulanya, lahan tersebut sebenarnya disediakan untuk pembangunan kantor kelurahan, namun ada beberapa bagian tanah yang tidak digunakan sebagai lahan bangunan. Akhirnya, warga berinisiatif membuat kebun pada lahan tersebut.

Ide untuk memanfaatkan lahan ini sebagai kebun kelurahan digagas oleh Akbar Wahyudi, Ketua PKK di Kelurahan Cisaranten Kidul. Lahan tersebut disulap menjadi percontohan urban farming lengkap dengan sarana persemaian, saung, dan sumur.

Baca Juga

Selain sayur dan buah-buahan, Kelurahan Cisaranten Kidul juga menanam bahan makanan pokok pengganti nasi, yakni singkong dan jagung. Menurut Akbar, dua tanaman tersebut dikembangkan juga untuk mewujudkan program Pemerintah Kota Bandung one day no rice. Ada lagi inovasi lain yang dikembangkan oleh Akbar dan para warga di sini melalui urban farming ini, yakni memadukan dengan program cooking center untuk mengantisipasi keberadaan balita yang menderita kekurangan gizi.

Program tersebut menyediakan makanan pokok dan makanan tambahan yang kemudian didistribusikan kepada yang membutuhkan dengan menggunakan layanan “Omaba” alias “Ojeg Makanan Balita”.

Kebun Cisaranten Kidul dikunjungi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung 2015
Kebun Cisaranten Kidul dikunjungi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung 2015

Keberhasilan Kelurahan Cisaranten Kidul dalam program urban farming ini mendapatkan apresiasi penuh dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung pada tahun 2015 lalu. Hasil kebun yang apik dan sehat membuat Kepala Dinas Elly Wasliah ikut memetiknya.

Kegiatan urban farming yang dilakukan oleh Kelurahan Cisaranten Kidul, Kota Bandung menjadi satu inovasi daerah yang patut dilestarikan oleh daerah-daerah lainnya di Indonesia, khususnya di daerah perkotaan. Minimnya lahan bukan menjadi alasan untuk tidak dapat bercocok tanam.

Ada banyak manfaat yang dapat diperoleh melalui urban farming ini, salah satunya adalah menjaga kelestarian dan kehijauan lingkungan tempat tinggal kita sendiri. Selain itu, hasil penanaman yang sudah dapat dipanen tentunya akan menciptakan kebahagiaan tersendiri pada warga kota yang seringkali penat dengan urusan pekerjaan dan jalanan yang ramai.

Melalui program urban farming ini, Walikota Bandung Ridwan Kamil berharap agar kegiatan ini menjadi budaya bagi warga Bandung.

Sumber : destinasianews
Sumber Gambar :twitter cisaranten kidul

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi100%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ARIFINA BUDI

Pencerita hal-hal baik untuk dunia. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara