Berapa Banyak Bonus yang Diterima Peraih Medali di Olimpiade Rio 2016? Indonesia Ternyata Paling Besar

Berapa Banyak Bonus yang Diterima Peraih Medali di Olimpiade Rio 2016? Indonesia Ternyata Paling Besar
info gambar utama

Tepat di penghujung malam 17 Agustus 2016, pasangan bulu tangkis ganda campuran kebanggaan kita Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir mempersembahkan medali emas dari Olimpiade Rio 2016 untuk Indonesia. Raihan ini menjadi kado terindah bagi Indonesia di usia kemerdekaannya yang kini tepat 71 tahun.

Atas perolehan ini, pihak Kemenpora menjanjikan hadiah uang tunai kepada Tontowi dan Liliyana sebesar 5 Milyar rupiah dan bonus 20 juta rupiah setiap bulannya seumur hidup! Tak hanya buat kedua pasangan ganda campuran kita, hadiah apresiasi yang besar ini juga diberikan kepada para peraih medali emas dari olahraga cabang lainnya.

Hadiah-hadiah besar sebagai wujud apresiasi seperti ini juga diberikan oleh negara-negara lain kepada para atlitnya yang berhasil mempersembahkan medali. Namun, ternyata tidak semua negara melakukannya. Bahkan negara besar seperti Britania Raya tidak memberikan kompensasi apapun kepada para atlitnya.

Selama ini yang kita ketahui pemerintah Indonesia tidak menjamin masa depan dan memberikan apresiasi besar kepada para atlit kita yang telah berjuang di kejuaraan-kejuaraan olah raga dunia. Namun, hal itu harus kita tampik jauh-jauh karena pada kenyataannya Indonesia adalah negara nomor dua yang memberikan kompensasi terbesar bagi para atlitnya yang memenangi pertandingan berdasarkan Olimpiade Rio 2016.

Dilansir dari Independent, grafik dari Statista menunjukkan pada kita estimasi hadiah uang tunai kepada para juara, di luar hadiah dari sponsor dan endorse.

https://www.independent.co.uk/sport/
info gambar

Statistik tersebut dilakukan oleh Independent dan Statista.

Meskipun memberikan hadiah yang sangat besar, namun bagi para atlit hadiah tersebut bukanlah fokus mereka dalam pertandingan. Perenang Olimpiade Geoff Huegill mengatakan, bonus-bonus bagi para peraih medali memang sangat mearik.

“A cash bonus for a medal is great and always appreciated by athletes but it’s not the sole focus, rather a nice way to be acknowledged for the efforts you have put into your chosen discipline,” demikian Hegill mengungkapkan kepada Fox News.

Apresiasi negara bagi para atlit bisa berbeda-beda bentuknya, tidak selalu uang tunai. Di Korea Selatan misalnya, pemerintah memberikan pembebasan dari tugas militer dan di Jerman memberikan suplai bir kepada atlit untuk seumur hidupnya.

Sumber gambar utama: reuters.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini