Lupa Sandi?

Pertama Kalinya, Indonesia Memiliki Sistem Rating Untuk Game

Bagus Ramadhan
Bagus Ramadhan
0 Komentar
Pertama Kalinya, Indonesia Memiliki Sistem Rating Untuk Game

Dunia digital mendorong banyak sekali produk-produk digital seperti permainan video atau lebih dikenal dengan game menjadi sangat populer. Berbagai jenis game lahir dan terus diproduksi oleh para talenta-talenta kreatif dengan berbagai macam genre dan cerita atau gaya permainan yang beraneka ragam. Bahkan beberapa game telah mulai dikategorikan sebagai olahraga elektronik atau e-sport.

Ditengah semakin populernya game ternyata di Indonesia baru-baru ini telah membuat sebuah sistem klasifikasi atau rating untuk para penggemarnya. Hal ini menjadi penting karena sebuah game harus didistribusikan ataupun dimainkan oleh kalangan yang memang sudah dapat memainkannya. Agar kasus-kasus seperti kekerasan yang dilakukan anak-anak akibat meniru adegan permainan game yang sebenarnya diperuntukkan untuk kalangan dewasa dapat terhindarkan. 

Sistem rating untuk game tersebut dicetuskan oleh IGRS atau Indonesia Game Rating System. Sistem yang dicetuskan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika ini diharapkan akan mampu para orang tua dan pendamping anak-anak, atau penggemar game sendiri untuk dapat "mengkonsumsi" konten dalam game sesuai usia mereka. 

Di dunia internasional, sistem rating sudah sejak lama diterapkan di beberapa negara. Seperti yang dibuat oleh Pegi di Uni Eropa ataupun ESRB (Entertainment Software Rating Board) yang berlaku di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. 

ESRB, rating game di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko (Gamber: gbatemp.net)
ESRB, rating game di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko (Foto: gbatemp.net)
Pegi, rating game untuk wilayah Uni Eropa (Gambar: kotaku.co.uk)
Pegi, rating game untuk wilayah Uni Eropa (Foto: kotaku.co.uk)

Meski sistem ini belum jelas apakan akan diterapkan secara menyeluruh untuk game yang masuk atau beredar ke/di Indonesia, namun klasifikasinya telah dirumuskan. Lalu bagaimana ya sistem rating yang sudah dibuat oleh Kemenkominfo tersebut? Sila simak uraian dibawah ini. 

Pada dasarnya game yang beredar di Indonesia akan dibagi menjadi 5 kelompok umur: untuk usia 3 tahun, 7 tahun, 13 tahun, 18 tahun dan Semua Umur. 

Rating IGRS yang diluncurkan untuk pasar game Indonesia (Gambar: jagatplay.com)
Rating IGRS yang diluncurkan untuk pasar game Indonesia (Gambar: jagatplay.com)

Game untuk Kelompok Usia 3 Tahun (atau lebih) memiliki kriteria sebagai berikut:

  • Tidak memperlihatkan tulisan atau gambar yang berhubungan dengan rokok, minuman keras, dan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya
  • Tidak menampilkan kekerasan
  • Tidak menampilkan darah, mutilasi, dan kanibalisme
  • Tidak menggunakan bahasa kasar, umpatan, dan/atau humor dewasa
  • Tidak menampilkan tokoh menyerupai manusia yang memperlihatkan alat vital, payudara, atau bokong
  • Tidak menampilkan adegan dengan tujuan menimbulkan hasrat seksual
  • Tidak menampilkan penyimpangan seksual
  • Tidak mengandung simulasi judi
  • Tidak mengandung horor yang berusaha menimbulkan perasaan ngeri dan/atau takut yang amat sangat
  • Tidak memiliki fasilitas interaksi dalam jaringan berupa percakapan, multipemain, dan pertukaran data; dan/atau
  • Menampilkan ketentuan pendampingan orang tua

Kemudian game untuk kelompok Usia 7 Tahun (Atau Lebih) / Semua Umur

  • Tidak memperlihatkan tulisan atau gambar yang berhubungan dengan rokok, minuman keras, dan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya
  • Tidak menampilkan kekerasan
  • Tidak menampilkan mutilasi, kanibalisme, dan unsur darah yang ditampilkan tidak menyerupai warna darah asli;
  • Tidak menggunakan bahasa kasar, umpatan, dan/atau humor dewasa
  • Tidak menampilkan tokoh menyerupai manusia yang memperlihatkan alat vital, payudara, atau bokong
  • Tidak menampilkan adegan dengan tujuan menimbulkan hasrat seksual
  • Tidak menampilkan penyimpangan seksual
  • Tidak mengandung simulasi judi
  • Tidak mengandung horor yang berusaha menimbulkan perasaan ngeri dan/atau takut yang amat sangat
  • Tidak memiliki fasilitas interaksi dalam jaringan berupa percakapan, multipemain, dan pertukaran data; dan/atau
  • Tidak memiliki fasilitas interaksi dalam jaringan berupa percakapan dan pertukaran data pribadi

Selanjutnya adalah game untuk kelompok Usia 13 (Atau Lebih)

  • Sebagian kecil dari beberapa adegan atau gambar pada produk Permainan Interaktif Elektronik memperlihatkan tulisan atau gambar yang berhubungan dengan rokok, minuman keras, dan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya tidak pada tokoh utama
  • Konten yang terdapat pada produk menampilkan unsur kekerasan yang hanya terbatas pada tokoh animasi yang dapat menyerupai manusia tetapi tidak melakukan kekerasa yang bertubi-tubi disertai rasa benci, amarah, dan/atau penggunaan senjata yang tidak menyerupai senjata realistis
  • Konten yang terdapat pada produk tidak menampilkan mutilasi dan kanibalisme pada manusia, namun dapat menampilkan unsur darah
  • Konten yang terdapat pada produk tidak mengandung humor dewasa dan/atau tidak berkonotasi seksuial
  • Konten yang terdapat pada produk tidak menampilkan tokoh menyerupai manusia yang memperlihatkan alat vital, payudara, dan/atau bokong
  • Konten yang terdapat pada produk tidak menampilkan atau memperdengarkan suara yang dapat dikonotasikan dengan kegiatan atau kekerasan seksual
  • Konten yang terdapat pada produk tidak menampilkan penyimpangan seksual
  • Konten yang terdapat pada produk bukan merupakan kegiatan judi yang dapat menggunakan uang asli ataupun uang virtual yang dapat ditukarkan menjadi uang asli;
  • Konten yang terdapat pada produmk mengandung horor yang berusaha menimbulkan perasaan ngeri dan/atau takut yang amat sangat
  • Produk Permainan Interaktif Elektronik dapat memiliki fasilitas interaksi dalam jaring berupa percakapan, dengan ketentuan ahrus memiliki fitur penapisan bahasa kasar, umpatan, dan/atau istilah seksual; dan/atau
  • Produk Permainan Interaktif Elektronik dapat memiliki fasilitasi interaksi dalam jaringan berupa pertukaran data pribadi, dengan ketentuan harus dengan persetujuan pemilik data pribadi.

Kemudian klasifikasi game untuk kelompok Usia 18 Tahun (Atau Lebih)

  • Sebagian kecil dari beberapa adegan atau gambar pada Produk Permainan Interaktif Elektronik memperlihatkan tulisan atau gambar yang berhubungan dengan rokok, minuman keras, dan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya pada tokoh utama;
  • Konten yang terdapat pada produk menampilkan unsur kekerasan pada tokoh animasi yang dapat menyerupai manusia
  • Konten yang terdapat pada produk menampilkan unsur darah, mutilasi, dan kanibalisme;
  • Konten yang terdapat pada produk mengandung unsur humor dewasa yang berkonotasi seksual
  • Konten yang terdapat pada produk tidak menampilkan tokoh menyerupai manusia yang memperlihatkan alat vital, payudara, dan/atau bokong
  • Konten yang terdapat pada produk tidak menampilkan atau memperdengarkan suara yang dapat dikonotasikan dengan kegiatan dan/atau kekerasan seksual
  • Konten yang terdapat pada produk bukan merupakan kegiatan judi yang dapat menggunakan uang asli ataupun uang virtual yang dapat ditukarkan menjadi uang asli
  • Konten yang terdapat pada produk mengandung horor yang berusaha menimbulkan perasaan ngeri dan/atau takut yang amat sangat; dan/atau
  • Produk Permainan Interaktif Elektronik memiliki fasilitasi interaksi dalam jaringan berupa percakapan, multipemain, dan/atau transaksi keuangan.

Terakhir, adalah kelompok game yang tidak sesuai dengan klasifikasi yang telah ada atau Tidak Dapat Diklasifikasikan.

  • Menampilkan dan/atau memperdengarkan pornografi
  • Merupakan kegiatan judi yang dapat menggunakan uang asli ataupun uang virtual yang dapat ditukarkan menjadi uang asli: dan/atau
  • Bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kini, para penyelenggara game atau publisher akan diwajibkan untuk mendaftarkan game mereka di situs resmi badang rating IGRS dengan menjelaskan detail-detail tentang game serta deskripsi singkat menyangkut game yang diedarkan.

Sistem ini selain mewajibkan pelaporan game dari para publisher juga akan menerima laporan-laporan dari para pengguna game ataupun dari pihak pendamping seperti orang tua atau wali. Sehingga setiap game yang beredar akan dapat terus terpantau. 

Harapannya, dengan adanya sistem rating ini, sebuah game tidak hanya tentang hiburan atau entertainment tetapi juga dapat menjadi inspirasi dan edukasi sesuai dengan kelompok umur yang memainkannya. 

Sumber : jagatplay.com
Sumber Gambar Sampul : ogind.blogspot.co.id/

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG BAGUS RAMADHAN

Seorang copywriter dan penulis konten yang bermimpi mampu menebar inspirasi dan semangat lewat konten-konten berkualitas untuk kehidupan yang lebih baik. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas