Menjelang hari kemerdekaan 17 Agustus yang lalu tepatnya 16 Agustus 2016, sebuah perusahaan asal Indonesia yang dikenal sebagai perusahaan garmen yang berhasil menduniakan produk Indonesia memasuki usia 50 tahun. Perusahaan itu adalah PT Sri Rejeki Isman Tbk atau yang akrab disebut dengan Sritex.
Tidak banyak yang tahu bahwa Sritex pada mulanya hanyalah sebuah kios dagang kecil di Pasar Klewer di Surakarta. Namun kini Sritex telah menjadi perusahaan tekstil dan garmen terbesar di Asia Tenggara dan menduniakan nama Indonesia lewat produk-produknya.
Perusahaan yang didirikan oleh H.M Lukminto di tahun 1966 tersebut hingga kini masih terus eksis dan mampu menghasilkan produk berkualitas. Tidak tanggung-tanggung, produk buatan Sritex kini telah diekspor ke lebih dari 100 negara. Tidak hanya itu, Sritex rupanya juga terpandang dikalangan militer internasional berkat produk seragam militernya yang berkualitas.

“Membangun Sritex tidak mudah. Kerja keras, totalitas, kejujuran, dan disiplin menjadi kunci sukses Sritex selama ini,” ujar Iwan S Lukminto, Presiden Direktur Sritex, seperti dikutip dari Marketeers, Selasa (16/8).

Meski dinilai sebagai perusahaan yang telah unggul dibidangnya, Sritex akan terus melakukan ekspansi, diversifikasi produk dan menciptakan inovasi-inovasi baru.

“Nama besar Sritex tidak membuat kami terlena. Inovasi akan selalu kami kembangkan. Kami selalu berusaha berada di garis depan dalam teknologi terbaru. Ini sesuai dengan tujuan kami yakni mutu yabg tinggi, harga baik, serta pekerjan tepat waktu bisa terus kami jaga dengan baik,” tambah Iwan.

Salah satu produk sritex, pakaian untuk pemadam kebakaran di Jerman (Foto: Bagus DR/GNFI)
Salah satu produk sritex, pakaian untuk pemadam kebakaran di Jerman (Foto: Bagus DR/GNFI)

Tidak cukup menjadi perusahaan yang terus berinovasi, Sritex juga berkomitmen untuk turut mensejahterakan masyarakat Indonesia melalui penyediaan lapangan kerja. Seperti diketahui Sritex saat ini telah menyerap kurang lebih 50 ribu tenaga kerja dari berbagai wilayah di Indonesia.
Mereka adalah tenaga kerja yang telah memproduksi berbagai pakaian dari merek terkenal seperti Mark and Spencer, Mango, Zara, Sears, Wal-Mart, GUESS, Quicksilver, Gymboree, Charles Vogele, Okaidi, termasuk produk andalan Sritex lainnya yang melibatkan seragam militer untuk berbagai negara seperti Jerman, Inggris, dan Australia. Juga seragam dari organisasi militer internasional North Atlantic Treaty Organization (NATO) dan tentu saja seragam untuk Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Sumber : Marketeers
Sumber Gambar Sampul : retailnews.id

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu