Sebanyak 8 ribu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ditargetkan “Go Online” guna menyongsong ekonomi digital.

Hal itu disampaikan Direktur E-Bisnis Kementerian Komunikasi dan Informatika Azhar Hasyim. “UMKM Go Online didorong sehingga (pasar) tidak hanya diserbu luar negeri,” ujar Azhari.

Sesuai visi Indonesia, ekonomi digital diharapkan dapat menjadi yang terbesar di kawasan Asia Tenggara. Azhari mengatakan, saat ini Indonesia siap menyongsong era ekonomi digital.

Dalam menyukseskan UMKM Go Online tersebut, pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya, seperti menyediakan satu juta domain gratis yang ditargetkan 350 domain pada tahun ini. Serta bekerjasama dengan sejumlah pamain e-commerce.

Azhari juga mengatakan, pada 2020 mendatang, perdagangan via internet (e-commerce) ditargetkan dapat mencapai 130 miliar dolar AS. Ia menilai peningkatan e-commerce tersebut akan dapat meningkatkan perekonomian Indonesia.

Sementara itu, untuk mendukung digital ekonomi, ia tegaskan, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah melakukan sejumlah upaya diantaranya program sejuta petani dan nelayan go online, menciptakan 1.000 teknopreneur hingga 2019 nanti dan mengembangkan desa broadband terpadu (DBT).

Tak hanya itu, dari sisi infrastruktur, kementerian juga telah meluncurkan pembangunan proyek palapa ring yang akan menjadikan seluruh kabupaten kota pada 2019 terkoneksi broadband internet. (Times Indonesia)

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu