Lupa Sandi?

(Video) Koreografi Keren Suporter Sepakbola Indonesia Bentuk Gambar Bendera Palestina

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
(Video) Koreografi Keren Suporter Sepakbola Indonesia Bentuk Gambar Bendera Palestina

Suporter Indonesia dikenal sebagai suporter yang kreatif. Hal ini pula yang terlihat ketika Timnas Indonesia menghadapi Malaysia di laga persahabatan internasional yang digelar di Stadion Manahan Solo.

Menandai kembalinya timnas bertanding setelah sekian lama absen akibat sanksi FIFA, suporter Pasoepati menampilkan koreo atraktif sebelum laga di dimulai. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah koreo yang membentuk bendera negara Palestina di tribun belakang gawang.

Entah apa maksud dari Pasoepati membuat koreo ini, namun yang jelas aksi mereka menjadi pembicaraan di media sosial, khususnya Twitter saat laga berlangsung. Berikut video selengkapnya.

Kenang-kenangan dari Solo buat kalian yang gak bisa dateng langsung buat dukung Timnas Sepakbola Indonesia yang menang 3-0 atas Malaysia . . . . . Sumber video: Twitter @muhhussen #indonesia #indonesiaday #timnasday #garudaday #indonesiamalaysia #savepalestine #freepalestine

Video kiriman Hussen Muhammad (@muhhussen) pada

Baca Juga

Aksi Pasoepati ini mengingatkan kita kepada para suporter klub Skotlandia, Celtic yang mengibarkan bendera Palestina ketika klub kesayangan mereka bermain di Liga Champions melawan raksasa Israel, Hapoel Be'er Sheva beberapa waktu lalu.

Keren | Tribun Jateng
Keren | Tribun Jateng

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli22%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau11%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara