Indonesia Juara di Kompetisi Telemedicine Asia

Indonesia Juara di Kompetisi Telemedicine Asia

Indonesia Juara di Kompetisi Telemedicine Asia

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Tim perwakilan Indonesia, yakni Tim Pulse dari Fakultas Teknik Informatika Telkom University (TelU) berhasil menyabet juara dua Telemedicine Innovation Challenge (TIC).

Kejuaraan dunia khusus inovasi dan digitalisasi kesehatan tersebut diselenggarakan Monash Universitydi Swan Convention Centre-Sunway Medical Centre, Malaysiabulan lalu.

Tim yang disokong Indigo Creative Nation ini berhasil menyisihkan banyak pesaing dari berbagai belahan dunia berkat riset aplikasi berbasis Android bernama Jantung. Ini aplikasi untuk membantu penggunanya dalam mendeteksi kelainan jantung serta memberikanalert kepada orang-orang terdekat terkait kondisi pengguna saat itu.

Prosesi penyerahan hadiah juara dua kepada Tim Teknik Informatika TelU dengan aplikasi Jantung dalam Telemedicine Innovation Challenge di Malaysia (Sumber: Istimewa)f
Prosesi penyerahan hadiah juara dua kepada Tim Teknik Informatika TelU dengan aplikasi Jantung dalam Telemedicine Innovation Challenge di Malaysia (Sumber: Istimewa)f


Hal ini bertujuan meminimalkan risiko kematian pengguna akibat serangan jantung tiba-tiba. Metodenya adalah sinkronisasi aplikasi Jantung dengan Pulse Wristband (Gelang Pulse) buatan mereka yang digunakan pengguna sebagai media monitoring, sehingga data yang dihasilkan akan ditampilkan pada aplikasi Jantung.

Menurut Maman Abdurahman, Dekan Fakultas Teknik Informatika TelU, tim dipimpin dosen/mentor Satria Mandala dengan lima mahasiswa yakni M. Alif Akbar, Dede Kiswanto, Faida E. Pambudi, Shamila, dan Masyithah Nur Aulia.

"Ini menggembirakan kami. Dan sudah seharusnya mahasiswa dan dosen kami memimpin, minimal di Asia Pasifik. Semoga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya di TelU khususnya maupun Indonesia pada umumnya," katanya.

Shalima, anggota tim menambahkan, juara pertama diraih perwakilan India namun mereka berhasil menyisihkan perwakilan Malaysia ke urutan ketiga.

Menurut dia, kompetisi berlangsung ketat karena prosesnya sendiri sudah berlangsung sejak Maret 2016. Para peserta diminta mengirim proposal sekaligus membuat prototipenya. Juga video yang diunggah di media sosial guna memperoleh dukunganvoting.

Selepas itu, sambung Shalima, peserta yang terseleksi dari sisi proposal maupun votingdiminta mengikuti kegiatan guna mempresentasikan risetnya di hadapan sejumlah ahlitelemedicine dunia.

(Liputan6)

Gambar utama : Solixinc.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau100%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Si Putih, Puspa Bangsa Yang Punya Banyak Manfaat Sebelummnya

Si Putih, Puspa Bangsa Yang Punya Banyak Manfaat

Sejarah Hari Ini (6 Juni 2007) - Transportasi Baru Kota Jakarta, Waterway Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (6 Juni 2007) - Transportasi Baru Kota Jakarta, Waterway

Akhyari Hananto

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.