Lupa Sandi?

Sambut PON XIX, Dinkes Jabar Siapkan 37 Rumah Sakit Siaga

Agustina  Suminar
Agustina Suminar
0 Komentar
Sambut PON XIX, Dinkes Jabar Siapkan 37 Rumah Sakit Siaga

Pekan Olahraga Nasional atau PON XIX/2016 sebetar lagi akan terlaksana pada 17-29 september 2016. Pesta olahraga yang hanya diadakan empat tahun sekali ini tentanunya akan menjadi laga terpanas tahun ini, karena akan diikuti seluruh provinsi di Indonesia.

Sebagai upaya siaga kesehatan terkait kondisi fisik para atlet yang akan berlaga di PON XIX nanti, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Alma Lucyati menyatakan bahwa pihaknya telah menyediakan 37 rumah sakit siaga.

Rumah sakit tersebut terdiri rumah sakit umum daerah dan swasta. Selain rumah sakit, Dinas Kesehatan Jabar juga akan menyiapkan petugas kesehatan dan obat-obatan yang telah distandarisasi. Semua ini dilakukan sebagai untuk menangani keperluan kesehatan atlet dan kontingen, agar terhindar dari unsur doping selama jalannya PON XIX di Jawa Barat.

Untuk menyambut ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut, Alma mengatakan bahwa tim kesehatan PB PON 2016 Jabar sudah mulai bertugas sejak sekarang. Mulai dari pintu-pintu kedatangan di bandara Husein Sastranegara dan di stasiun, para petugas kesehatan sudah disiapkan untuk menyambut para kontingen.

Baca Juga

Menurut Alma, persiapan pelayanan kesehatan ini tidak hanya dilakukan personal dari Dinkes Provinsi Jabar. Namun merupakan gabungan dari berbagai pihak lain seperti dinas kesehatan kabupaten/kota, petugas kesehatan dari rumah sakit swasta, hingga unsur TNI/Polri.

Sedangkan untuk pelayanan cek kesahatan, pihaknya telah menyediakan satu tim petugas kesehatan di setiap penginapan. Menurutnya, ini berfungsi agar kondisi para kontingen atlet dapat dicek untuk setiap venue pertandingan.

Selain itu juga terdapat satu ruangan khusus kesehatan pada setiap penginapan dan venue. Untuk itu, tim kesehatan yang diturunkan sesuai dengan kebutuhan para kontingen nantinya.

"Jadi ada medical room, suatu tempat yang ada petugasnya, obat-obatan, dan keperluan lain. Gunanya untuk menjadi ruangan kecil seperi klinik. Kalau ada apa-apa, yang menolongnya tim ini," ujar Alma kepada pihak Antara.


Sumber : antaranews
Sumber Gambar : rsmb

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AGUSTINA SUMINAR

We write to taste life twice. ... Lihat Profil Lengkap

Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara