Inilah Wajah Baru Uang Kertas dan Koin Rupiah

Inilah Wajah Baru Uang Kertas dan Koin Rupiah

Inilah Wajah Baru Uang Kertas dan Koin Rupiah

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Pemerintah akan segera mengganti gambar pahlawan di uang rupiah kertas dan logam. Ada 12 nama pahlawan yang sudah ditetapkan.

Keputusan ini tertuang dalam Keppres No. 31 Tahun 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional Sebagai Gambar Utama Pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Para pahlawan ini akan terpampang di uang NKRI, yaitu uang yang ditandatangani oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) dan Menteri Keuangan (Menkeu). Berikut selengkapnya disajikan dalam infografis.

Pahlawan-pahlawan di uang baru | detik.com
Pahlawan-pahlawan di uang baru | detik.com

Sebelas pahlawan nasional dalam desain uang baru NKRI meliputi:

a. Gambar Pahlawan Nasional Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah).

b. Gambar Pahlawan Nasional Ir. H. Djuanda Kartawidjaja sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah).

BACA: BI Siapkan Rp4 Triliun

c. Gambar Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 20.000,00 (dua puluh ribu rupiah).

d. Gambar Pahlawan Nasional Frans Kaisiepo sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 10.000,00 (sepuluh ribu rupiah).

e. Gambar Pahlawan Nasional Dr. K.H. Idham Chalid sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 5.000,00 (lima ribu rupiah).

f. Gambar Pahlawan Nasional Mohammad Hoesni Thamrin sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 2.000,00 (dua ribu rupiah).

g. Gambar Pahlawan Nasional Tjut Meutia sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 1.000,00 (seribu rupiah).

h. Gambar Pahlawan Nasional Mr. I Gusti Ketut Pudja sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 1.000,00 (seribu rupiah).

i. Gambar Pahlawan Nasional Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 500,00 (lima ratus rupiah).

j. Gambar Pahlawan Nasional Dr. Tjiptomangunkusumo sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 200,00 (dua ratus rupiah).

k. Gambar Pahlawan Nasional Prof. Dr. Ir. Herman Johanes sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 100,00 (seratus rupiah).

Sumber : Detikcom | Fajar

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga41%
Pilih SedihSedih24%
Pilih SenangSenang11%
Pilih Tak PeduliTak Peduli8%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi2%
Pilih TerpukauTerpukau14%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Keren, Dokter Gelar Pameran Foto di Bandung Raih Tiga Rekor Bergengsi Sebelummnya

Keren, Dokter Gelar Pameran Foto di Bandung Raih Tiga Rekor Bergengsi

Sejarah Hari Ini (25 Mei 1963) - Pendirian Perusahaan Negara Kereta Api Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (25 Mei 1963) - Pendirian Perusahaan Negara Kereta Api

Akhyari Hananto

7 Komentar

  • Menunguuu

  • kapan Redenominasi?

  • wih tjut meutiah masuk lagi meski ganti ke seribu setelah dulu sepuluh ribu

  • wih tjut meutiah masuk lagi meski ganti ke seribu setelah dulu sepuluh ribu

  • wih tjut meutiah masuk lagi meski ganti ke seribu setelah dulu sepuluh ribu

  • wih tjut meutiah masuk lagi meski ganti ke seribu setelah dulu sepuluh ribu

  • wih tjut meutiah masuk lagi meski ganti ke seribu setelah dulu sepuluh ribu

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.