Lupa Sandi?
Java Jazz Single

Manfaatkan Tape Recorder Usang, Karya Seniman Indonesia Tampil di Museum Bergengsi Kota London

Thomas Benmetan
Thomas Benmetan
0 Komentar
Manfaatkan Tape Recorder Usang, Karya Seniman Indonesia Tampil di Museum Bergengsi Kota London
Manfaatkan Tape Recorder Usang, Karya Seniman Indonesia Tampil di Museum Bergengsi Kota London

     Karya - karya seniman Indonesia mulai dilirik mancanegara. Dalam pameran Digital Design Weekend (DDW), sebuah karya seni dari Albert Siagian ditampilkan dalam acara yang diselenggarakan di yang diadakan di Museum Victoria and Albert (V&A), sebuah gedung bergenggi di kota London, Inggris.

     Seniman lintas disiplin dengan latar belakang pendidikan Teknik Sipil dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini memanfaatkan tape recorder usang sebagai media untuk menciptakan sebuah desain digital yang dapat menciptakan mikrocontroler.

     Desain digital yang dibuat oleh Andreas menggunakan bahasa digital 8-bit Mixtape yang dikembangkan dengan sumber terbuka. Dalam program yang diinisiasi oleh British Council ini, Andres berkesempatan untuk membagikan info kepada para pengunjung yang mencapai 30 ribu orang ini.  

     Digital Design Weekend sendiri merupakan sebuah pameran karya yang menggabungkan unsur teknologi dan seni. Dalam pameran itu, para pengunjung juga berkesempatan untuk ikut serta dalam instalasi interaktif dan laboratorium  serta berdiksusi bersama dengan ratusan seniman lintas negara dan karya - karya mereka, termasuk berdiskusi dengan Andreas.

Baca Juga

      Andreas dan komunitas Lifepatch menampilkan 8-Bit Mixtape dan Biosynth yang adalah sebuah synthesizer kecil, diciptakan Andreas bersama Marc Dusseiller dan Budi Prakosa.  Biosynth adalah sebuah modul lokakarya yang digunakan untuk memperkenalkan elektronika dan biologi kepada para peserta.

    Secara terpisah, Hastin Dumadi, Pejabat KBRI London mengatakan bahwa partisipasi dari para seniman Indonesia dalam program Digital Design Weekend merupakan bukti bahwa karya – karya seniman Indonesia sudah mulai mendapat perhatian dan penghargaan dari luar negeri.



Sumber : antaranews.com, britishcouncil.id 
Sumber Gambar Sampul :beritasatu.com 

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG THOMAS BENMETAN

A Fulltime life-learner who lost himself into book, poem, Adventure, travelling, hiking, and social working. Graduated from Faculty of Communication Science, Petra Christian University. Currently pur ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie