Siapa Sangka, Ternyata Indonesia Miliki Varian Mi Terbanyak Di Dunia

Siapa Sangka, Ternyata Indonesia Miliki Varian Mi Terbanyak Di Dunia

Siapa Sangka, Ternyata Indonesia Miliki Varian Mi Terbanyak Di Dunia

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Mi merupakan salah satu makanan tradisional tertua di dunia. Produk olahan tepung ini dipercaya telah menjadi makanan milyaran orang di dunia sejak pertama kali ditemukan di Tiongkok. Indonesia pun tidak ketinggalan, mi telah menjadi makanan sehari-hari bagi sebagian orang di negeri ini. Bahkan untuk mi instan, Indonesia telah dikenal sebagai produsen produk mi tingkat dunia. Lebih istimewanya lagi, ternyat Indoensia memiliki varian mi terbanyak di dunia.

Seperti dilansir CNN Indonesia yang berbincang dengan Chef Edwin Lauw, terungkap bahwa ternyata di Nusantara terdapat berbagai macam jenis masakan mi.

“Mi Nusantara itu spesial, kreasi mi di Indonesia paling beragam dari bangsa non-China lainnya,” Chef Edwin Lau.

Edwin mengungkapkan bahwa nilai spesial dari mi di Indonesia adalah rasa.

“Yang membuat mi Nusantara spesial adalah cita rasanya yang berani dan kuat, serta harganya yang mayoritas lebih murah ketimbang mi negara lain. Ini juga yang mendorong pertumbuhan industri mi di Indonesia sangat pesat,” ujarnya.

Chef muda kelahiran Palembang tersebut juga menyebutkan, dari seluruh negara tetangga di kawasan Asia Tenggara, bahkan hingga ke Jepang dan Korea, variasi mi Indonesia jauh lebih banyak. Menurutnya hal tersebut terjadi karena adanya keragaman budaya di masyarakat Tanah Air.

“Negara kita memiliki budaya yang sangat beragam, sehingga setiap kebudayaan memiliki kreasi mi mereka sendiri-sendiri,” jelas Edwin.

Dirinya mengaku karena beragamnya jenis varian mi, Edwin kemudian kesulitan untuk menyimpulkan ada berapa mi di Indonesia. Namun menurutnya, mi Nusantara dapat diklasifikasikan sesuai daerahnya masing-masing seperti mi Jawa, mi Bangka, mi celor Palembang, mi kocok Bandung, mi seafood Aceh, dan lainnya. Selain itu, penggolongan juga dapat dilakukan berdasarkan cara masak atau penyajiannya.

“Ada yang berkuah, ada yang kuah pisah, ada yang kering, ada yang digoreng, ada yang dimasak pakai arang, ada yang pakai bakso atau pangsit, ada yang bening atau bersantan, ada juga yang masih baru saja muncul seperti mi bakar, mi campur arang, dan mi dari pasta seafood,” ungkapnya.

Mi dalam beberapa budaya di Indonesia juga telah menjadi bagian dari tradisi. Seperti anggapan yang menyebutkan bahwa mi yang disajikan menyimbolkan panjangnya umur, kesuksesan dan persembahan pada leluhur. Kepercayaan ini merupakan warisan tanah Tiongkok yang tetap lestari di Indonesia.

Tradisi seperti itu yang kemudian membuat mi dapat menjadi makanan "wajib" dalam momen-momen penting. Seperti resepsi pernikahan, syukuran, maupun Imlek atau peringatan Tahun Baru Imlek.

Siapa sangka ya, ternyata Indonesia memiliki varian mi terbanyak di dunia. Chef saja kesulitan untuk mengetahui seluruh variannya. Bagaimana dengan kawan GNFI? Mi apa yang selama ini telah menjadi favorit?

Sumber : CNN Indonesia
Sumber Gambar Sampul : seremanis.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga20%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang40%
Pilih Tak PeduliTak Peduli20%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi20%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Batik Hijrah ke Arab Fashion Week, Showroom Indonesia jadi Ramai Pengunjung Sebelummnya

Batik Hijrah ke Arab Fashion Week, Showroom Indonesia jadi Ramai Pengunjung

Hobbit dan Mata Menge, ‘’Manusia Purba’’ Flores yang Menyulut Perdebatan Arkeolog Dunia Selanjutnya

Hobbit dan Mata Menge, ‘’Manusia Purba’’ Flores yang Menyulut Perdebatan Arkeolog Dunia

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.