Tiga Startup asal Indonesia Raih Prestasi pada Startup Istanbul 2016 di Turki

Tiga Startup asal Indonesia Raih Prestasi pada Startup Istanbul 2016 di Turki

Tiga Startup asal Indonesia Raih Prestasi pada Startup Istanbul 2016 di Turki

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Startup-startup Indonesia yang berangkat ke Startup Istanbul 2016 (Foto: facebook.com/putry.yuli)
Startup-startup Indonesia yang berangkat ke Startup Istanbul 2016 (Foto: facebook.com/putry.yuli)

Bisnis startup di indonesia tampaknya bukan hal yang bisa dipandang sebelah mata. Konsistensi dan kerja keras para penggerak bisnis ini mulai muncul di mata dunia sebagai sesuatu yang patut diperhitungkan. Betapa tidak, dalam ajang bergengsi tingkat internasional, yaitu Startup Istanbul 2016 yang diadakan di Turki pada 6 – 10 Oktober lalu, tiga startup asal Indonesia mampu bertengger dalam 15 besar.

Ketiga startup itu adalah Kitabisa.com, Kostoom dan Urbanhire. Kitabisa.com merupakan startup yang menyediakan jasa fundraising, Kostoom bergerak di layanan custom clothing sementara Urbanhire berhubungan dengan lowongan pekerjaan dan perkembangan karier. Ketiga startup ini berhasil menyisihkan 474 pesertanya dalam seleksi yang cukup ketat.

Awalnya, sebanyak 24.646 startup dari 135 negara mendaftarkan diri menjadi peserta ajang internasional yang sangat bergengsi ini. dari jumlah pendaftar, sebanyak 489 dinyatakan lolos seleksi menjadi peserta startup Istanbul 2016. Dari 11 startup yang disiapkan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), lima diantaranya dipersiapkan untuk mengikuti konferensi sedangkan sisanya mengikuti ajang kompetisi, termasuk didalamnya Kitabisa.com, Kostoom dan Urbanhire yang kemudian menempati posisi prestisius dalam jajaran 15 besar.

Proses seleksi yang dilakukan berlanjut pada kategori Startup 100 atau Conference All Day. Pada kategori 100 starup, empat startup asal Indonesia lolos untuk masuk ke dalam 50 besar, yaitu ketiga startup di atas beserta KlikTukang. Dalam seleksi 50 besar yang berlangsung secara tertutup, panitia startup Istanbul 2016 memilih 15 besar dimana Kitabisa.com, Kostoom dan Urbanhire berhasil masuk ke deretan 15 besar yang merupakan tahap final. Matt Spence, Andrew Roans, Adora Cheung, Omar Syed, dan Rina Onur adlah para juri yang menilai pada tahap final ini.

Startup Istanbul 2016 dihadiri oleh para pendiri startup, investor, serta eksekutif perusahaan yang berbisnis di sektor industri kreatif di eropa maupun asia. Ajang bergengsi ini merupakan kesempatan bagi para pebisnis di industri kreatif dan pendiri startup untuk bertemu dengan para pemilik modal yang bisa menjadi investor bagi pengembangan bisnis. Selain sebagai akses permodalan, Triawan Munaf, Kepala Bekraf mengatakan bahwa Startup Istanbul 2016 merupakan panggung startup dunia bagi startup asal Indonesia untuk tampil dan memperbesar akses permodalan dan mampu meluaskan jaringan.

Sumber : antaranews.com
Sumber Gambar Sampul : facebook.com/putry-.yuli (co-founder kostoom)

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah jika sakit
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga78%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang11%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi11%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Makna Ayam Putih Dalam Tradisi Suku Mori Sebelummnya

Makna Ayam Putih Dalam Tradisi Suku Mori

Ketika Para Seniman Ajak Masyarakat Atasi Covid-19 Lewat Pertunjukan Di Dunia Maya Selanjutnya

Ketika Para Seniman Ajak Masyarakat Atasi Covid-19 Lewat Pertunjukan Di Dunia Maya

Thomas Benmetan
@thomasbenmetan

Thomas Benmetan

http://benmetan.blogspot.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.