Lupa Sandi?

Cetak Prestasi di Luksemburg, Pelajar Indonesia Bawa Pulang 7 Medali

Thomas Benmetan
Thomas Benmetan
0 Komentar
Cetak Prestasi di Luksemburg, Pelajar Indonesia Bawa Pulang 7 Medali

Indonesia meraih tujuh buah medali dalamajang pertandingan karate internasional bertajuk Internationale Coupe de Kayl (ICK) 2016 yang diadakan di kota Kayl, Luksemburg. Ketujuh medali tersebut terdiri dari tiga emas, satu perak dan tiga perunggu ang disumbangkan oleh enam putra-putri dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia. Mereka merupakan juara dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional 2016 cabang olahraga karate.

Dalam ajang yang diikuti 820 peserta dari 20 negara di Eropa dan Asia pada akhir pekan lalu ini, tim Indonesia meraih peningkatan hasil yang jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya dimana pada tahun 2015 dalam kompetisi yang sama di Berlin hanya mendapatkan dua medali yang terdiri dari satu  perak dan satu perunggu.  Tim Indonesia yang bertanding pada kompetisi ICK 2016 yang diadakan ke-30 kalinya ini dipimpin oleh empat orang pendamping dan pelatih yang merupakan hasil dari kerjasama antara Direktorat Pembinaan SMA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan FORKI.

Tiga medali emas diraih oleh Zella Zetira (SMA Yasporbi DKI Jakarta) di Kata Perorangan Putri U18, Dwi Fadhilah (SMAN 3 Medan) pada nomor Kumite Perorangan Putri U18 dan Nicky Dwi Oktari (SMAN 3 Medan) pada Kumite Perorangan Putri U16 +54. Sementara itu, satu medali perak diraih oleh Isfan Alfredtama (SMAN 4 Yogyakarta) yang turun di nomor perseorangan putra U18 dan tiga perunggu dengan masing – masing diraih oleh Romario Sandra Joshua (SMA 1 Minas Riau) pada kategori Kata Perorangan Putra, Zella Zetira untuk kategori Kumite Perorangan Putri dan Imam Faturrahman (SMAN 1 Padalarang) yang turun di kategori Kumite Perorangan Putra U18 +68.

Wakil Kepala Perwakilan RI di Brussel, Dupito Simamora yang hadir pada saat itu untuk memberikan semangat kepada para atlit yang bertanding juga menerima sambutan yang cukup ramah dari panitia penyelenggara dimana partisipasi Indonesia dalam kompetisi ini mendapatkan penghargaan atas atlit – atlit yang dinilai sangat disiplin, berdedikasi tinggi dan menjunjung fair-play.  

Baca Juga




Sumber : antaranews.com
Sumber Gambar Sampul :antaranews.com

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG THOMAS BENMETAN

A Fulltime life-learner who lost himself into book, poem, Adventure, travelling, hiking, and social working. Graduated from Faculty of Communication Science, Petra Christian University. Currently pur ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata