Tahun ini, buku kuliner Indonesia yang berjudul ‘Trailing the taste of Gorontalo’ akan tampil di Gourmet Authors Center di Frankfurt Book Fair 2016. Bukan tanpa alasan, buku yang merupakan kumpulan cerita tentang kuliner dan sedikit intipan pariwisata eksotis di Gorontalo ini sebelumnya menyabet penghargaan Best in the World Gourmand World Cookbook Award 2016 untuk kategori Asian Cuisine from Asian Books. Ya, buku kuliner Asia terbaik!

Gorontalo memang pantas menyandang penghargaan dan apresiasi tersebut karena pada kenyataannya kuliner Gorontalo menyimpan sejuta keunikan rasa yang sulit dilupakan. Pun komoditas seperti jagung dan kopi, Gorontalo punya yang khas.

Milu atau Jagung Pulo

Milu siram Gorontalo
Milu siram Gorontalo

Gorontalo terkenal sebagai daerah penghasil jagung dan menjadi salah satu pemasok jagung nasional. Maka, banyak makanan-makanan Gorontalo yang berbahan dasar jagung. Salah satu yang terkenal adalah Binte Biluhunta, binte artinya jagung dan biluhunta artinya disiram. Ya, panganan ini adalah semacam sup jagung dengan pelengkap suwiran ikan cakalang dan sayuran. Makanan ini juga kerap disebut dengan Milu siram.

Tak hanya sup, jagung juga menjadi bahan dasar untuk membuat kue milu yang tak lain adalah kue jagung. Di Gorontalo, kue milu biasanya disajikan di acara syukuran, pernikahan, khitanan, dan upacara adat.

Kopi Pinogu favorit Ratu Belanda

Kopi pinogu yang menyimpan banyak keunikan
Kopi pinogu yang menyimpan banyak keunikan

Gorontalo juga punya komoditas kopi yang aroma dan rasanya tak kalah dengan kopi daerah lain. Spesialnya dari kopi yang ternyata menjadi favorit Ratu Belanda Wilhelmia adalah ia memiliki aroma nangka yang cukup kuat dan di ujung rasa akan terkecap rasa rempah kering dan coklat. Kopi Pinogu tergolong pada jenis yang langka. Kopi pada umumnya berjenis robusta atau Arabica, namun kopi Pinogu ini merupakan hasil dari persilangan dengan kopi liberica sehingga ia masuk ke dalam jenis liberica.

Ilabulo

Persandingan sagu dan ati ampela ayam dalam Ilabulo
Persandingan sagu dan ati ampela ayam dalam Ilabulo

Makanan pokok di Gorontalo selain jagung adalah sagu, maka tidak sedikit pula makanan Gorontalo yang diolah dari sagu. Salah satu yang paling ternama adalah ilabulo, yakni sagu yang disandingkan dengan pepes ati dan ampela ayam dan dimasak dengan santan. Ilabulo pun menyajikan cita rasa rempah yang kuat dan cukup pedas. Kadang makanan yang sekilas mirip otak-otak ini disantap hanya sebagai camilan atau bisa juga sebagai lauk.

Ikan-ikanan

Sate tuna khas Gorontalo
Sate tuna khas Gorontalo

Jagung, kopi, sagu, Gorontalo juga punya makanan khas dari perairan, yakni ikan. Provinsi yang terletak di Sulawesi Utara ini juga terkenal dengan ikan tunanya. Di pinggir-pinggir jalan di Gorontalo akan mudah ditemui sate tuna. Sebagaimana sate pada umumnya, ikan tuna dipotong dadu dan ditusukkan ke tusuk sate dan disantap dengan nasi hangat. Tak hanya sate, ikan tuna juga dibuat sashimi yang cita rasanya tidak kalah dengan cita rasa sashimi Jepang.

Selain ikan tuna, Gorontalo juga punya menu ikan pamungkas, yakni Bilenthango yang merupakan pepes ikan mujair. Ikan dipanggan di atas daun pisang dan dibumbui aneka bumbu rempah.

Kue

Si manis dari Gorontalo, Kue Kerawang
Si manis dari Gorontalo, Kue Kerawang

Setiap daerah pasti punya makanan khas dari kelompok kudapan. Di Gorontalo terdapat kudapan kue sabongi yang terbuat dari pisang dan singkong dan biasanya berbentuk donat. Ada juga Tili Aya, cemilan yang biasa digunakan sebagai pelengkap makanan pokok di upacara adat yang terbuat dari gula merah, telur, dan santan. Dan satu lagi dari kue kering adalah kue karawo kerawang.

Dengan penghargaan dan apresiasi kepada kuliner Gorontalo ini semakin menunjukkan bahwa kuliner Indonesia terhormat di mata dunia dan semakin mantap menjadi pusat gastronomi dunia.


Sumber : berbagai sumber
Sumber Gambar :

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu