Lupa Sandi?
Java Jazz Single

Syiar dengan Sumpah Pemuda 2016

Dhani Anas
Dhani Anas
0 Komentar
Syiar dengan Sumpah Pemuda 2016
Syiar dengan Sumpah Pemuda 2016

Sumpah Pemuda adalah awal sebagai tonggak kebangkitan pemuda Indonesia dalam bercita-cita berbangsa satu bangsa Indonesia. MTs N Tarik-Sidoarjo,(28/10). Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-88 tahun 2016. MTs N Tarik menyelenggarakan kegiatan Karnaval. Kegiatan ini langsung di buka oleh Bapak Adul Adjis sebagai Kepala MTs N Tarik. Para Siswa, guru, dan segenap karyawan MTs N Tarik memakai berbagai macam macam pakaian sebagai bentuk ekspresi semangat kebangsaan Indonesia. Dengan kegiatan ini diharapkan memotifasi para siswa agar lebih tekun menimba ilmu dan menggali kemampuan mereka agar dapat mengisi hari-hari mereka dengan hal hal yang positif.

Dalam arak arakan mulai dari MTs N Tarik – Tarik lor – Singogalih – cepiples – Tarik lor – MTs N Tarik para siswa sangat bergembira. Mereka bernyanyi, ber-yel – yel untuk memeriahkan hari sumpah pemuda dan juga mensyiarkan kepada masyarakat sekitar kalo hari ini adalah hari sumpah pemuda yang mulai dilupakan karena pengaruh era digitalisasi. Dalam arak-arakan nya masyarakat sekitar MTs N Tarik sangat antusias. Mereka berbondong-bondong menyaksikan arak-arakan karnaval dari MTs N Tarik. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat mengilhami sekolah sekolah di sekitar MTs N Tarik dan sebagai media syiar MTs N Tarik. Lebih baik madrasah, madrasah lebih baik. (dhani)

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG DHANI ANAS

Kawan GNFI ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

Artikel Terkait

Agnez Mo Dilirik Vogue Amerika

Athaya P. Belia4 bulan yang lalu

Keajaiban itu Bernama Ubud

Arifina Budi4 bulan yang lalu

Google Rayakan Sumpah Pemuda

Akhyari Hananto4 bulan yang lalu
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata