Di Jerman, 100 Mangkuk Soto Ayam Indonesia Habis dalam Sekejap

Di Jerman, 100 Mangkuk Soto Ayam Indonesia Habis dalam Sekejap

Soto Ayam © pondokibu.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Soto menjadi makanan khas Indonesia yang ingin dijadikan identitas bangsa. Seperti ramen dari Jepang atau tomyam dari Thailand, soto berpeluang menjadi makanan yang "Indonesia banget".

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berupaya memasarkan soto di berbagai ajang internasional. Salah satunya, akhir Oktober 2016 lalu, Bekraf memasarkan soto di Frankfurt Book Fair, Jerman.

Deputi IV Bidang Pemasaran Bekraf Joshua Simandjuntak mengatakan, soto menjadi makanan yang ingin dipasarkan ke luar karena khas. Soto, bukan sup, merupakan makanan asli Indonesia, dengan berbagai jenis yang ada di setiap daerah di Indonesia.

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berupaya memasarkan soto di berbagai event internasional. Sumber: Bekraf/Joshua Simandjuntak
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berupaya memasarkan soto di berbagai event internasional. Sumber: Bekraf/Joshua Simandjuntak

"Kami sengaja membawa soto ayam yang paling mudah dan banyak ditemui di semua daerah di Indonesia. Jadi kalau soto ya Soto ayam. Soto ayam juga rasanya paling mudah diterima oleh orang luar negeri," kata Joshua.

Di Frankfurt Book Fair, soto ayam sangat laris disantap oleh pengunjung. Setiap hari, Bekraf menyediakan 100 mangkuk soto ayam dan habis dalam hitungan menit.

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berupaya memasarkan soto di berbagai event internasional. Sumber: Bekraf/Joshua Simandjuntak
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berupaya memasarkan soto di berbagai event internasional. Sumber: Bekraf/Joshua Simandjuntak

"Cepat sekali habisnya, ternyata cocok untuk lidah mereka. Saat cuaca dingin, juga pas makan Soto," ujarnya.

Selanjutnya, Bekraf akan terus memasarkan Soto di berbagai kegiatan internasional. Terdekat, Bekraf akan membawa soto ayam Indonesia ke Seoul, Korea Selatan.


Sumber : liputan6.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga71%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang14%
Pilih Tak PeduliTak Peduli2%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi2%
Pilih TerpukauTerpukau10%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
ASEAN - Korea trade blooms Sebelummnya

ASEAN - Korea trade blooms

Memanfaatkan Teknologi untuk Bertahan dan Bangkit dari Krisis Selanjutnya

Memanfaatkan Teknologi untuk Bertahan dan Bangkit dari Krisis

Indah Gilang  Pusparani
@indahgilang

Indah Gilang Pusparani

http://www.indahgilang.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.