Indonesia Tampil Meriah di ASEAN Festival, Jepang

Indonesia Tampil Meriah di ASEAN Festival, Jepang

Indonesia di ASEAN Festival, Jepang © Sigit

ASEAN Festival diselenggarakan kembali di Jepang atas kerjasama organisasi mahasiswa dari 10 negara anggota ASEAN yang ada di Jepang dan beberapa organisasi mahasiswa dari Jepang. Tepat pada tanggal 30 Oktober 2016, ASEAN Festival 2016 berlangsung di Aula Tokyo International Exchange Program dan berjalan sangat meriah dengan jumlah pengunjung sekitar 500 orang yang berasal dari lokal maupun internasional.

Dalam kesempatan ini, Indonesia tampil dengan keunikan dan keragaman budaya melalui stand galeri budaya, makanan, tarian, dan pertunjukan baju tradisional. Stand galeri budaya dan makanan yang menampilkan batik, wayang, angklung, mie goreng, lumpia, kripik pedas, dan siomay semakin ramai ketika perwakilan Indonesia memainkan angklung. Lagu daerah Gundhul Pacul mampu memukau warga jepang dan internasional dan pengunjung ikut memainkan angklung tersebut.

Galeri Budaya Indonesia di ASEAN Festival, Jepang. Sumber: Sigit
Galeri Budaya Indonesia di ASEAN Festival, Jepang. Sumber: Sigit

Dalam pertunjukan baju adat yang di wakili oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia dari Universitas Waseda (PPI WASEDA) sebanyak 8 orang dan salah satu dari mereka adalah Warga Korea Selatan (Kyung UN Shin) dari Chonnam National University yang sedang mengikuti pertukaran pelajar di Chiba University of Commerce. Ketertarikan Shin terhadap budaya Indonesia merupakan salah satu bentuk keberhasilan promosi budaya terhadap warga dari Negeri Ginseng. Shin dengan bangga melakukan pertunjukan baju adat Indonesia khas Minangkabau Sumatera Barat di acara ASEAN Festival.

Pertunjukan Baju Tradisional Indonesia di ASEAN Festival, Jepang. Sumber: Sigit
Pertunjukan Baju Tradisional Indonesia di ASEAN Festival, Jepang. Sumber: Sigit

Perhelatan budaya ASEAN yang berlangsung sejak pukul 11 pagi sampai 6 sore merupakan salah satu keberhasilan ASEAN dalam melakukan diplomasi budaya melalui people to people. Diharapkan Indonesia sebagai bagian dari ASEAN juga mampu untuk mengenalkan kekayaan budaya lokal yang sangat beragam kepada dunia Internasional. Saya sebagai mahasiswa Indonesia secara pribadi telah dan terus mengenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional untu mengetahui keunikan dan keragaman budaya Indonesia.

Sumber: Tulisan tamu dari Sigit, Candidate of Master of International Relation of ASEAN Graduate School of Asia-Pacific Studies, Waseda University

Editor: Indah Gilang Pusparani

Pilih BanggaBangga75%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang6%
Pilih Tak PeduliTak Peduli6%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau13%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Berdayakan Desa Tanpa Rusak Hutan, Pria Kapuas Hulu Raih Penghargaan Internasional Sebelummnya

Berdayakan Desa Tanpa Rusak Hutan, Pria Kapuas Hulu Raih Penghargaan Internasional

"Tanpanya,  Mungkin Saya Jadi Penjual Es di Tebet" Selanjutnya

"Tanpanya, Mungkin Saya Jadi Penjual Es di Tebet"

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.