Lupa Sandi?

Mengenang Gundala Putera Petir

Nudia Imarotul Husna
Nudia Imarotul Husna
0 Komentar
Mengenang Gundala Putera Petir

Jika dunia Hollywood memiliki tokoh pahlawan fiksi seperti Superman, Spiderman, Iron man, dan kawan-kawannya, Indonesia memiliki tokoh Gundala Putera Petir yang dihidupkan oleh Bapak Harya Suraminata atau kerap disapa Pak Hasmi di era tahun 80-an. Kala itu, belum ada tokoh superhero yang berhasil menggemparkan dunia perkomikan lokal. Semua dibanjiri oleh komik cerita-cerita perwayangan seperti Mahabarata dan kawan-kawannya. Memasuki tahun 60-an, Pak Hasmi mencoba untuk menulis komik dengan genre superhero yaitu Maza namun tokoh ini tidak terlalu dikenal masyarakat. Baru selang beberapa tahun, Pak Hasmi kembali melahirkan tokoh baru yaitu Sang Gundala Putera Petir dan disusul oleh komikus-komikus lainnya seperti Godam, Sembrani, Laba-Laba Merah dan lain-lain. Sang gundala ini menjadi pelopor lahirnya komik-komik superhero lokal di Indonesia untuk menangkal tokoh superhero dari luar negeri dan sempat mengalami puncak ketenarannya di tahun 80 hingga 90-an.

Sang legendaris gundala putera petir Bapak Hasmi www.radarcirebon.com
Sang legendaris gundala putera petir Bapak Hasmi www.radarcirebon.com

Pak Hasmi menghidupkan tokoh kartun Gundala Putera Petir di umurnya yang masih dini sekitar 23 tahun. Pada awalnya, beliau terinspirasi oleh tokoh pahlawan The Flash milik DC kemudian beliau menciptakan tokoh karyanya sendiri yaitu sang gundala. Penampilan dan karakter Sang Gundala Putera Petir yang diusung Pak Hasmi pun juga tidak kalah menarik dengan tokoh superhero The Flash. Kemampuan sang karakter dalam memanfaatkan petir sebagai kekuatannya membuat hal menarik tersendiri bagi gundala ini. Terdapat beberapa ciri khas Gundala Putera Petir yang sedikit banyak mirip dengan tokoh garapan DC, The Flash. Seperti terlihat dari properti baju dan gaya sang superhero yang digunakan oleh keduanya amat mirip.

Bersamaan dengan karakter pahlawan lainnya; Si Buta dari Goa Hantu, Godam dan kawan-kawannya, Gundala Putra Petir menjadi tokoh kegemaran anak-anak pada zamannya.

Baca Juga

Tokoh Gundala Putera Petir www.duniaku.net
Tokoh Gundala Putera Petir www.duniaku.net

Tokoh Gundala ini pada awalnya merupakan sebuah komik yang diterbitkan oleh Penerbit Kentjana Agung di tahun 1969 kemudian diangkat menjadi sebuah film pada tahun 1981 yang disutradarai oleh Lilik Sudjiwo. Imajinasi Pak Hasmi yang kerap melahirkan komik-komik superheronya sempat menggemparkan dunia industri kreatif lokal. Tokoh pahlawan yang digambarkannya pun masih melekat di ingatan anak-anak era 80-an. Karya-karyanya yang sempat menjadi sorotan seni menjadikan dunia komik anak-anak tidak melulu dipenuhi oleh tokoh superhero luar negeri yang kini kian menyemarakan dunia perfilman. Pak Hasmi berhasil menciptakan tokoh superhero Indonesia tersebut dan pernah berkarya untuk anak negeri.

Keseharian sang legendaris ini diwarnai dengan dunia tulis menulis dan juga gambar-menggambar komik-komik ciptaannya. Jika ditanya tentang honor, Pak Hasmi selalu berkata, “ini hanya masalah hobi saja. Saya tidak begitu mempermasalahkan honor dari karya-karya saya”. Harapan beliau adalah karya-kayanya ini dapat menginspirasi dunia seni Indonesia dan dapat dilanjutkan oleh anak-anak pecinta seni di negeri ini.

Dan tempo lalu, Minggu 6-11-2016, tak seperti karyanya, Sang Gundala yang kerap diceritakan lahir kembali, Pak Hasmi menghembuskan nafas terakhirnya. Indonesia dirundung duka oleh kepulangan bapak komikus kawakan ini akibat penyakit usus yang dideritanya. Beliau meninggal di usia 69 tahun di Yogyakarta.

Meski kini raganya sudah tidak bersama Indonesia, karya-karyanya akan selalu dikenang bersama Sang Gundala Putra Petir. Selamat jalan Bapak Hasmi. Terima kasih sudah berkarya untuk negeri ini Indonesia.


Sumber :

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi50%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG NUDIA IMAROTUL HUSNA

Peminum kopi, penikmat buku, pemburu ilmu. Sedang tertarik dengan Sejarah. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas