Bahasa adalah salah satu alat yang digunakan untuk mengenali asal seseorang, disamping perannya sebagai alat untuk berkomunikasi. Kita bisa mengetahui identitas seseorang lewat bahasa yang digunakan. Karena itu, tidaklah heran bahwa ada kutipan bijak yang menyatakan bahwa “Bahasa adalah Identitas Bangsa.”

 Sebuah situs bernama ethnologue.com yang bergerak dalam bidang riset linguistik dan telaah bahasa di dunia melansir sebuah data yang berisi tentang daftar negara – negara multilingual, yaitu negara – negara dengan jumlah bahasa terbanyak di dunia. Hasil ini didapat berdasarkan riset dan proses katalogisasi jumlah bahasa di masing – masing negara. Hasilnya cukup mencengangkan. Indonesia berada di urutan kedua sebagai negara dengan jumlah bahasa terbanyak di dunia. Secara resmi, Indonesia memiliki 707 bahasa, delapan negara lainnya termasuk Amerika Serikat, China, Australia, Brazil dan sebagainya.

Keragaman bahasa di sebuah negara memang sangat berkaitan erat dengan kondisi geografisnya. Kehidupan penduduk yang terpisah satu sama lain di berbagai area menyebabkan munculnya sebuah bahasa – bahasa tertentu sebagai alat untuk berkomunikasi. Selain itu, fakta sejarah dan masalah demografis pun bisa menjadi pengaruh berkembangnya bahasa yang dipergunakan. Sebagai contoh, migrasi penduduk dari suatu negara ke negara lain pun bisa menjadi pengaruh berkembangangnya bahasa di negara yang ditempati. Karena itu, tidak jarang suatu negara bisa memiliki lebih dari satu bahasa resmi.

Daftar 10 Negara dengan bahasa terbanyak di dunia (sumber : weforum.org)
10 negara ini memegang posisi  sebagai negara dengan bahasa terbanyak  (sumber : weforum.org)

Posisi pertama dalam daftar tersebut dipegang oleh negara tetangga, Papa Nugini dengan jumlah 839 bahasa.  World Economic Forum (WEF) dalam laman resminya menyatakan bahwa keragaman bahasa yang ada di Papua Nugini dapat ditelaah dari topografi negara tersebut. Letak geografis yang menyebabkan kehidupan masing – masing suku terpisah satu sama lain yang akhirnya menyebabkan berkembangnya berbagai ragam bahasa yang menjadi identitas suku – suku tersebut.

Dalam laman resminya mengenai bahasa – bahasa yang ada di Indonesia, ethnologue menyatakan bahasa secara total Indonesia memiliki 719 buah bahasa yang tersebar di nusantara. Namun, hanya 707 buah bahasa yang masih ada hingga saat ini, sedangkan 12 lainnya telah lenyap. Dari 707 bahasa yang masih dipergunakan, sebanyak 701 merupakan bahasa asli masing – masing etnis sedangkan 6 lainnya aalah bukan bahasa asli. Lebih lanjut lagi, 18 diantaranya adalah bahasa yang institusional  atau sudah terlembagakan, 86 masih dalam perkembangan, 261 bahasa masih cukup kuat eksistensinya dalam penggunaan, 261 bahasa sedang dalam masalah dan 76 lainnya terancam kepunahan.

Kita patut merasa bangga bahwa dengan lebih dari tujuh ratus bahasa yang ada,  nusantara bisa disatukan hanya dengan satu bahasa resmi, yaitu Bahasa Indonesia. Kekayaan dalam ragam bahasa ini perlu kita pertahankan, perlu kita jaga dan lestarikan sampai kapan pun. Ini adalah identitas bangsa Indonesia sebagai negara yang didirikan atas dasar persatuan di dalam keragaman suku, agama, budaya dan bahasa.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu