Lupa Sandi?

Indonesia Akan Punya Sirkuit MotoGP Internasional Pertama

Arifina Budi
Arifina Budi
0 Komentar
Indonesia Akan Punya Sirkuit MotoGP Internasional Pertama

Sebentar lagi Indonesia akan punya satu sirkuit berkelas internasional. Berbeda dengan sirkuit Sentul, sirkuit yang akan dibangun di Palembang ini akan jadi sirkuit MotoGP pertama di Indonesia. Nantinya, sirkuit yang akan dibangun seluas 120 hektare di Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sendiri sudah mempersiapkan lahan tersebut dan pihak kejuaraan dunia MotoGP, Dorna, juga sudah menyetujui skema rancangan sirkuit yang akan dibangun tersebut, yakni sirkuit dengan desain panjang 4,2 kilometer, 14 tikungan dan lintasan lurus sepanjang 750 meter.

Kepala Dinas PU Cipta Karya Sumsel Basyaruddin Akhmad menjelaskan, pembangunan sirkuit MotoGP ini diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp 600 miliyar. Namun, dana itu belum termasuk pembangunan sarana dan prasarana nonpermanent, seperti tenda bagi peserta MotoGP, kantor Dorna, dan lain-lain.

Khusus untuk membangun sirkuit MotoGP ini, Pemerintah Sumsel turut melibatkan Hermann Tilke, konsultan desainer sirkuit ternama yang sudah dipercaya oleh Dorna. Pembangunan sirkuit ini dipastikan mulai pada Januari 2017.

Baca Juga
Skema sirkuit Jakabaring, Palembang (source image: skypaper)
Skema sirkuit Jakabaring, Palembang (source image: skypaper)

Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin mengaku pihaknya benar-benar serius membangun sirkuit tersebut demi mewujudkan impian Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP. Alex sudah menemui CEO Dorna Carmelo Ezpeleta dan arsitek dari Hermann Tilke, Ulrich Merres untuk membahas pembangunan sirkuit yang akan berkelas dunia ini.

“Ini kan dirancang Hermann, disetujui Dorna. Itu akan menjadi satu sirkuit yang memenuhi persyaratan secara internasional,” kata Alex.

Alex menjelaskan mengapa pembangunan sirkuit ini dilakukan di kawasan Jakabaring karena menurutnya akses masyarakat menuju sirkuit dapat dijangkau dengan mudah. Di sana nanti akan dilengkapi akomodasi jalur kereta api ringan atau LRT, wisma atlit, dan apartemen. Pun pihaknya berharap besar agar gelaran MotoGP Indonesia di sirkuit yang baru itu bisa mulai terselenggara pada 2018 mendatang.

Tuan rumah untuk musim 2019

Kementerian Pemuda dan Olahraga terus berkomitmen mendukung olahraga otomotif Indonesia untuk maju. Pada Juli lalu, kemenpora sudah memohon pihak Dorna untuk dapat mempertimbangkan Indonesia sebagai penyelenggara MotoGP mulai 2018 mendatang di Palembang.

Menanggapi hal itu, CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengatakan Indonesia kemungkinan besar baru bisa menjadi salah satu tuan rumah seri MotoGP pada 2019. Dikutip dari Speedweek, Ezpeleta mengatakan pihaknya sangat membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah MotoGP. Namun, masalah kesiapan sirkuitlah yang membuatnya menilai Indonesia baru bisa menjadi tuan rumah pada 2019.

“Paling memungkinkan, kami baru bisa menunjuk Indonesia menjadi tuan rumah GP pada awal 2019. Secara teori, mereka bisa melakukannya pada akhir 2018,” ujar Ezpeleta.

Dorna sendiri dikabarkan sudah memiliki draf kalender MotoGP 2017, dengan 18 seri balapan akan kembali digelar. Namun, draf kalender itu belum dipublikasikan pihak Dorna, menunggu pihak Formula One (F1) merilis draf tersebut.

Kalender MotoGP 2017 dikabarkan tidak mengalami perubahan. Thailand yang dikabarkan akan masuk kalender 2017 di Sirkuit Buriram, kemungkinan besar baru akan masuk kalender 2018. Pasalnya, Sirkuit Buriram punya kontrak dengan Superbike hingga 2017.

Sumber : cnnindonesia | tirto.id

Pilih BanggaBangga75%
Pilih SedihSedih4%
Pilih SenangSenang11%
Pilih Tak PeduliTak Peduli1%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi3%
Pilih TerpukauTerpukau5%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ARIFINA BUDI

Pencerita hal-hal baik untuk dunia. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie