Lupa Sandi?

Kopi Takar - Kopi Mandailing dalam Sajian

Musthofa K Rangkuti
Musthofa K Rangkuti
0 Komentar
Kopi Takar - Kopi Mandailing dalam Sajian

Pastikan anda sudah pernah mencicipi kopi dan tertarik untuk menikmati nya kembali. Karena kopi memberi kita pelajaran penting, bahwa selain pahitnya hidup tetap ada manis nya  layaknya rasa kopi itu sendiri. Kopi adalah minuman yang terbuat dari biji kopi yang sudah diolah dengan cara menyangrang dan menumbuk sampai menjadi bubuk kopi. Sehingga siap disajikan dan siap untuk dinikmati. Kata kopi sendiri berasal dari bahasa Arab 'qahwah' yang berarti kekuatan. Dimana dulunya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi.

Selain itu kopi juga adalah hasil bumi Indonesia yang sejak dulu kala sudah menjadi salah satu kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. Dimana aroma dan rasa kopi yang ada di Indonesia memiliki khas tersendiri. Yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Juga menjadi salah satu roda perekonomian bangsa ini. Terlihat dengan banyak nya kedai - kedai kopi dan petani kopi  di Indonesia. Bahkan menjadi barista, pengolah kopi menjadi tren yang cukup membuat orang tergiur.

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya bahwa kopi memberikan pelajaran hidup dan mungkin ini yang menjadi sumber inspirasi pembuatan film filosofi kopi . Yang sudah ditonton banyak orang. Bukan hanya itu saja, kopi Indonesia sendiri menjadi salah satu bahan andalan Starbucks di Seattle, Washington DC, America. Kopi Indonesia itu adalah  Sumatera, Java Mocha, dan Toraja coffee yang dipajang di etalase terdepannya ( lihat postingan Instagram GNFI hari jum'at, 25 November 2016).

Sebut saja Mandailing Natal sebuah tempat dimana biji kopi dihasilkan dan memberikan kenikmatan untuk setiap pecandu kopi. Kopi Mandailing adalah salah satu kopi Indonesia yang mendunia dan menempati salah satu jenis kopi termahal dalam pasar internasional. kopi Mandailing adalah salah satu bagian dari kopi Sumatera. Kopi berjenis Arabica ini memiliki citarasa yang luar biasa, kekentalan yang bagus, keasaman medium, dan rasa foral yang akhirnya menjadi rasa manis.

Berbeda dari yang lain, disini menyajikan kopi dengan cara yang unik. Bukan dengan gelas biasa atau bukan dengan cup yang mewah. Tapi dengan tempurung yang sudah di olah menjadi gelas lengkap dengan piring gelas nya yang terlihat elegan untuk sebuah penyajian kopi. Terlihat seperti gambar berikut.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Lihat saja didalam tempurung itu sudah tersaji kopi Mandailing, kopi yang mendunia yang sudah siap diminum. Ditambah kayu manis yang memiliki aroma dan menambah citarasa kopi Mandailing itu sendiri sebagai pengaduk kopi dalam tempurung itu. Dan kami menyebut ini dengan kopi takar ( takar adalah bahasa Mandailing dari tempurung).

Tertarik untuk mencobanya?

Pastikan jika kamu berkunjung ke Mandailing Natal untuk tidak lupa mencoba dan menikmati kopi takar dibumi penghasil kopi nya sendiri dengan suasana yang membuatmu ketagihan.

Pilih BanggaBangga75%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi25%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG MUSTHOFA K RANGKUTI

Mari saling mengenal dan tinggalkan komentarmu disetiap postinganku ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas