Lupa Sandi?

Wonderful Indonesia - Begini Dampaknya Setelah Logo Pariwisata RI Terpampang di London

Fikri Bagus Zakaria
Fikri Bagus Zakaria
0 Komentar
Wonderful Indonesia - Begini Dampaknya Setelah Logo Pariwisata RI Terpampang di London

Bus-bus di kota London dihiasi logo pariwisata Indonesia dengan menampilkan potensi wisata Indonesia. Dalam beberapa foto yang diunggah di Twitter @indtravel terlihat bus central London menggunakan foto Barong Festival dari Banyuwangi. Dilansir TribunTravel.com dan Kompas.com, logo wonderful Indonesia ini akan menghiasi bus di kota London mulai dari 31 Oktober hingga akhir November 2016. Logo di bus-bus kota London dalam rangka menyambut pameran pariwisata World Travel Market (WTM) 2016.

Promosi ini dilakukan Kementerian Pariwisata dengan memasang program kampanye "Wonderful Indonesia" di 405 taksi dan bus di Kota London telah menunjukkan dampak positif. Menurut Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Rizal Sukma, ada peningkatan dari jumlah arus masuk wisatawan Inggris ke Indonesia pada 2016 dibandingkan tahun sebelumnya.

"Ada 400 taksi dan lima bus yang dipasang stiker Wonderful Indonesia," ujar Rizal saat menyambut rombongan Media Visit dari Kedutaan Besar Inggris di kantornya, Rabu (16/11/2016).

"Promosi yang bersifat visual seperti itu menurut saya tetap penting karena kadang orang perlu diingatkan akan eksistensi sesuatu. Dalam hal ini, Indonesia adalah great destination untuk pariwisata," ucap dia.

Tingkat keberhasilan bentuk promosi seperti itu memang tidak bisa diukur secara langsung. Hanya, menurut Rizal, Trip Advisor pernah menunjukkan data, tingkat kecenderungan untuk memesan tiket ke Indonesia naik ketika promosi visual dilakukan.

"Hingga Agustus 2016, wisatawan Inggris yang datang ke Indonesia sudah mencapai sekitar 300.000," tutur Rizal melanjutkan.

Tahun 2015 lalu, jumlah wisatawan Inggris ke Indonesia sebesar 280.198 orang atau naik 14,56 persen dari tahun sebelumnya. Lantaran kalender 2016 masih bersisa, jumlah turis Inggris yang datang ke Indonesia pasti akan meningkat dibandingkan tahun lalu. Jumlah wisatawan Inggris ke Indonesia bakal mengalami peningkatan pada akhir tahun ini karena bertepatan dengan musim dingin di negara tersebut. Hal ini dikatakan Jubi Prasetyo, General Manager Garuda Indonesia untuk Kerajaan Inggris dan Irlandia. Karena itu, Garuda juga secara terpisah melakukan promosi di sejumlah bus tingkat di London.

"Selain bus dan taksi (yang disebutkan) tadi, Garuda juga bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata membuat program penempelan stiker di double deck bus sebanyak 50 di rute-rute utama London," ucap Jubi.

"Di satu sisi (bus), promosi Garuda Indonesia. Di sisi lain, (gambar) destinasi (wisata)," tuturnya lagi.

Salah satu faktor yang membuat adanya peningkatan itu adalah perubahan jadwal penerbangan Garuda Indonesia. Sejak awal tahun ini, maskapai penerbangan BUMN itu pindah terminal dari Gatwich ke Heathrow. Adanya perubahan langsung itu diharapkan juga meningkatkan potensi wisatawan asal Indonesia untuk datang ke Inggris.

Sebagai destinasi wisata, Inggris memang menawarkan beragam hal, mulai dari sepak bola, belanja, hingga tempat-tempat bersejarah serta pusat-pusat kebudayaan.

"Sekarang ini, rata-rata orang Indonesia ke Inggris per tahun mencapai 30.000-an dan itu trennya menunjukkan peningkatan," ucap Rizal.

"Sebenarnya, liburan ke Inggris bisa menjadi tidak mahal jika bisa mengakali. Sebab, ada beberapa situs penyedia tempat tinggal murah dan bisa menyiasati dengan mencari restoran-restoran yang tidak mahal," tambah Jubi.


Sumber : travel.tribunnews.com, kompas.com

Pilih BanggaBangga31%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau19%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG FIKRI BAGUS ZAKARIA

Kecintaannya kepada Indonesia membuatnya bergerak dengan mendirikan Komunitas Backapacker Malang Raya (KBMR) pada tahun 2010 sebagai wadah bagi wisatawan yang datang berwisata ke Jawa Timur. Begitu pu ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata