Lupa Sandi?

Khasiat Buah Merah Papua yang Jadi Incaran Negara-Negara di Dunia

Nudia Imarotul Husna
Nudia Imarotul Husna
0 Komentar
Khasiat Buah Merah Papua yang Jadi Incaran Negara-Negara di Dunia

Tahukah kamu buah merah Papua yang diyakini mengandung berbagai macam khasiat bagi kesehatan? Masyarakat Wamena Papua menyebutnya buah kansu. Memang sekilas bentuknya mirip jagung. Namun, kansu ini berwarna merah marun dan berbentuk lebih besar dan buahnya memiliki panjang hingga 55 cm. Buah ini masih merupakan jenis tanaman pandan-pandanan. Oleh karenanya, nama latin dari buah ini disebut Pandanus Conoideus.

Tanaman endemik ini tumbuh di sekitaran dataran tinggi dengan ketinggian 2.300 dpl  seperti di lembah Baliem, Wamena, Arfak, Jayapura, dan pegunungan Bintang.  Biasanya masyarakat papua menyajikannya di saat  pesta adat dan juga sebagian menjadikannya obat untuk berbagai macam penyakit. Mereka mengolah kembali buah merah menjadi bubuk dan kapsul kemudian mengemasinya menjadi kemasan obat dan menjualnya ke masyarakat umum. Namun demikian, potensi utama dari buah merah ini secara tradisional digunakan untuk sumber minyak nabati atau minyak karotenoid selain kelapa sawit. Buah merah ini mengandung lemak yang cukup tinggi yaitu 35% per berat kering sehingga kandungan asam lemaknya hampir sama dengan minyak goreng pada umumnya.

Buah merah yang sudah diolah menjadi kapsul obat buahmerahpapua.web.id
Buah merah yang sudah diolah menjadi kapsul obat. buahmerahpapua.web.id

Terdapat beberapa khasiat  yang terkandung dalam buah merah ini sehingga membuatnya diincar oleh negara-negara di dunia. Khasiat tersebut di antaranya adalah antioksidan seperti karotenoid, vitamin yang berupa tokoferol, asam lemak hingga 35%, serta mineral yang terdiri dari Fe, Mg, Ca, dan Zn. Khasiatnya dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti penyakit HIV / AIDS di mana tokoferol dan betakarotennya dapat berperan sebagai antioksidan guna meningkatkan kekebalan tubuh, kanker dan tumor di mana tokoferolnya dapat juga berperan sebagai antioksidan untuk kekebalan tubuh, penyakit stroke dan tekanan darah di mana kandungan tokoferal dapat mengencerkan darah dan membuat sirkulasi darah normal kembali, penyakit diabetes mellitus di mana kandungan tokoferol dapat membantu kerja pankreas sehingga fungsi pankreas dapat kembali normal, dan masih banyak lagi penyakit-penyakit yang dapat disembuhkan oleh buah kansu ini. Selain menyembuhkan berbagai macam penyakit, buah merah ini juga diyakini dapat meningkatkan kesuburan karena kandungan vitamin E-nya yang sangat tinggi sehingga dapat membantu meningkatkan gairah serta vitalitas fisik sepanjang hari.

www.mkmqr.com
www.mkmqr.com

Terkait khasiat-khasiat tersebut, seorang dosen sekaligus ahli gizi dari Universitas Cendrawasih, Drs. I Made Budi M.S, sempat mengadakan penelitian tentang kebiasaan masyarakat tradisional di Wamena, Timika, dan desa-desa di kawasan pegunungan Jayawijaya yang menjadikan buah merah sebagai obat cacing, penyakit kebutaan, dan penyakit kulit. Selain itu, pengamatan juga dilakukan pada masyarakat Papua yang berbadan kekar, berstamina lebih tinggi, dan juga mereka yang jarang memakai baju di kondisi alam yang keras serta cuaca yang cukup dingin di puncak Jayawijaya. Mereka sering mengonsumsi buah merah di kesehariannya sehingga itulah yang membuat mereka jarang terkena penyakit seperti hipertensi, diabetes, jantung, dan kanker.

Baca Juga

Karena kekayaan khasiatnya itulah banyak masyarakat mancanegara mengincar buah merah Papua ini yang lantas kerap digunakan untuk obat-obatan dan juga penelitian. Pengolahan buah ini banyak diekspor ke berbagai negara di kawasan Asia, Eropa, bahkan sampai Afrika lantaran jarang ditemukan selain di dataran tinggi Papua.  


Sumber : liputan6.com

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih8%
Pilih SenangSenang13%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi8%
Pilih TerpukauTerpukau23%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG NUDIA IMAROTUL HUSNA

Peminum kopi, penikmat buku, pemburu ilmu. Sedang tertarik dengan Sejarah. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara