Lupa Sandi?

Astrajingga, 2 Anak Muda Indonesia Dirikan Startup dan Menangi Kompetisi HiStar 2016

Indah Gilang  Pusparani
Indah Gilang Pusparani
0 Komentar
Astrajingga, 2 Anak Muda Indonesia Dirikan Startup dan Menangi Kompetisi HiStar 2016

Astrajingga, startup yang digawangi anak muda asal Indonesia sukses menjuarai ajang HiSTAR Competition 2016, sebuah kompetisi startup tingkat dunia yang baru-baru ini digelar di Britania Raya.

Kompetisi ini diprakarsai oleh China-UK HiTECH Innovation and Entrepreneurship Forum, sebuah forum inovasi dan entrepreneurship hasil kolaborasi negara Tiongkok dan Britania Raya yang dilaksanakan dari tanggal 10 Juni 2016 lalu. 

Astrajingga berdiri pada 26 Mei 2016 dan lahir sebagai startup yang bergerak di bidang digital inovasi dan berbasis di Manchester, Inggris. Astrajingga, diprakarsai dua orang pelajar Indonesia di Inggris. Satu diantaranya adalah Muhammad Senoyodha Brennaf yang di startup ini duduk sebagai CEO. Muhammad Senoyodha Brennaf  baru saja lulus dari University of Manchester, Inggris pada September 2016. Startup ini didanai oleh lima orang angel investor asal Indonesia.

Muhammad Senoyodha Brennaf, CEO Astrajingga, saat HiSTAR Competition. sumber: HiTech
Muhammad Senoyodha Brennaf, CEO Astrajingga, saat HiSTAR Competition. sumber: HiTech

Ajang HiSTAR Competition 2016 diikuti tidak kurang dari 300 startup dari seluruh dunia. Mereka memperebutkan hadiah senilai 50 ribu poundsterling atau sekitar 800 juta rupiah dan investasi hingga 5 juta poundsterling atau senilai 80 miliar rupiah.

Baca Juga

Para pemenang juga diberangkatkan ke China untuk mengikuti business roadshow selama 9 hari.

Dari 300 startup peserta HiSTAR Competition 2016, disaring 50 besar di tingkat semifinal, lalu mengerucut menjadi 20 besar di babak final. 

Poses seleksi selama kompetisi mencakup idea screening, bootcamp dan seminar, elevator pitches, business proposal, project poster, hingga mentorship 1-on-1.

Setelah melalui proses seleksi cukup ketat, ajang HiSTAR Competition 2016, pada 23 Oktober 2016 akhirnya menobatkan Astrajingga, sebagai salah satu pemenangnya.

Nurma Larasati, CTO Astrajingga. sumber: Tribunnews
Nurma Larasati, CTO Astrajingga. sumber: Tribunnews

Monicca dan Halal Local

Astrajingga berhasil lolos dengan proyek garapannya yang diberi nama Monicca dan Halal Local.  Kedua proyek ini merupakan aplikasi robo-advisor, penasihat keuangan (financial advisor) digital dan otomatis yang didukung dengan kecerdasan buatan (artificial intelligent) yang canggih serta aplikasi marketplace dan informasi mengenai halal tourism di Indonesia.

Monicca adalah sebuah aplikasi smartphone yang mampu membantu user dalam pengelolaan keuangannya untuk mencapai goal finansial dan portfolio yang diinginkan, layaknya seorang financial advisor.

Monicca diperkirakan akan keluar versi alphanya pada Januari 2017, dimulai dari Android.

Sementara, Halal Local adalah sebuah aplikasi smartphone yang menyajikan informasi sekaligus marketplace untuk Halal Tourism di Indonesia.

Astrajingga di HiSTAR Competition. Sumber: HiTech
Astrajingga di HiSTAR Competition. Sumber: HiTech

Tak sebatas informasi, user juga dapat memesan servis lewat aplikasi tersebut seperti restoran halal, hotel dan homestay halal, tour guide halal, serta tempat beribadah terdekat dan waktu sholat.

Aplikasi Halal Local diperkirakan akan meluncurkan versi alphanya pada akhir bulan November tahun ini.

Setelah memenangi kompetisi tersebut Astrajingga, diberangkatkan bersama para pemenang lainnya ke China untuk mengikuti business roadshow selama 9 hari, mulai 8 hingga 16 November dengan membawa kedua proyeknya, yaitu Monicca dan Halal Local.

Sedangkan peserta startup lainnya, mereka membawa ide proyek di bidang lainnya seperti kesehatan, pariwisata, hingga teknologi wireless.

Kedelapan pemenang startup tersebut berkumpul dan bertemu dengan pihak penyelenggara China-UK HiTECH Innovation and Entrepreneurship Forum dan Start AI Accelerator pada tanggal 8 November di Kota Hangzhou.

Muhammad Senoyodha Brennaf datang mewakili Monicca dan Nurma Larasati datang mewakili Halal Local.

Roadshow berlangsung selama 9 hari, mengunjungi beberapa kota di China seperti Hangzhou, Changxin, dan Nanning.

Roadshow Astrajingga di Tiongkok. Sumber: HiTech
Roadshow Astrajingga di Tiongkok. Sumber: HiTech

Di kegiatan ini terdapat conference, project presentation, private meeting dengan calon investor ataupun pertemuan dengan pemerintah setempat, hingga mengunjungi beberapa perusahaan serta pusat inkubasi dan akselarasi seperti Alibaba, Hikvision, dan Dream Town.

Astrajingga bersama China-UK HiTECH Innovation and Entrepreneurship Forum menandatangani perjanjian kerjasama antar kedua perusahaan.

Astrajingga juga menjalin inisiasi kerjasama dengan Pemerintah Changxin dan Nanning untuk mendukung pelaksanaan kedua proyeknya di Tiongkok.

CEO Astrajingga, Muhammad Senoyodha Brennaf mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan pendirian perusahaan dan penetrasi market untuk kedua proyek ini di China dalam satu tahun ke depan.

Pembicaraan dengan calon-calon partner dan investor dari China terus berlangsung.

"Kami berharap Astrajingga bisa membawa masuk Monicca dan Halal Local, produk digital asal Indonesia, ke pasar Tiongkok dan dunia,” kata Nurma Larasasti, CTO.

“Kami terus berupaya agar Astrajingga bisa terus menorehkan prestasinya dan mengharumkan nama baik Indonesia di kancah internasional,” ungkapnya.

Belum enam bulan perjalanan startup ini, Astrajingga telah menorehkan beberapa prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional seperti juara pertama Hacksprint Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, pemenang dari China-UK HiSTAR Competition 2016, dan berbagai kompetisi lainnya.

Astrajingga digawangi Muhammad Senoyodha Brennaf dan Nurma Larasati.

Senoyodha duduk sebagai CEO lulusan University of Manchester, Inggris. Dia Mengambil program S2 Advanced Computer Science with IT Management dengan spesialisasi Information Management.

Sementara, Nurma Larasati duduk sebagai CTO. Sehari-harinya dia adalah mahasiswa di University of Leicester, Inggris.

Nurma mengambil program S2 Software Engineering for Financial Services. Keduanya merupakan penerima beasiswa penuh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).


Sumber : Tribunnews

Pilih BanggaBangga83%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang8%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau8%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG INDAH GILANG PUSPARANI

Indah graduated from MSc Development Administration and Planning from University College London, United Kingdom in 2015. She finished bachelor degree from International Relations from University of In ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara