Lupa Sandi?

Cincin Karang Terindah dan Terbesar di Dunia Juga Ada di Indonesia

Thomas Benmetan
Thomas Benmetan
0 Komentar
Cincin Karang Terindah dan Terbesar di Dunia Juga Ada di Indonesia
Keterangan Gambar Utama ©ayokeselayar.com

Cincin Karang atau yang dikenal dengan nama Atol adalah gugusan terumbu karang yang berbentuk cincin, pulau, atau serangkaian pulau yang mengelilingi laguna atau pulau yang berada di bagian tengahnya. Atol selalu menawarkan pemandangan yang unik dan menakjubkan, apabila dilihat dari bagian atas dan memberikan sensasi tersendiri dari keindahan yang ditimbulkan. Sebagian besar atol tersebar di perairan Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, dengan berbagai ukuran dan keindahan pemandangan yang ditawarkan. Satu hal yang cukup membanggakan, satu – satunya atol yang ada di Indonesia berhasil masuk dalam jajaran atol terindah didunia, sekaligus menempati urutan ketiga atol terbesar di dunia. berada di kepulauan Sulawesi, atol ini tidak kalah dengan yang ada di luar negeri!

 Atol satu – satunya di indonesia ini bernama Takabonerate, yang berarti “hamparan karang di atas pasir” dalam Bahasa Bugis. Letak secara spesifik dari atol Takabonerate adalah di bagian utara laut Flores dan sebelah tenggara pulau Selayar, Sulawesi Selatan.  Atol ini terdiri dari gugusan pulau – pulau gusung karang serta rataan terumbu yang luas dan tenggelam. Luas totalnya mencapai 220 ribu hektare, dengan sebaran terumbu karang mencapai 500 km2, sementara dua posisi terbesar di dunia adalah atoll Kwajifein di Kepulauan Marshall dan Atol Suvadiva di Maladewa.

Atol Takabonerate jika dilihat dari udara (sumber : indoglobaltours.com).
Atol Takabonerate jika dilihat dari udara (sumber : indoglobaltours.com).

Takabonerate berasal dari sebuah gunung berapi yang meletus dan sisa – sisanya terendam sekitar dua ribu meter di bawah permukaan laut, yang akhirnya membentuk gugusan pulau karang tersebut. Topografi Takabonerate sangat menarik, terdiri dari pulau – pulau karang dan rataan terumbu karang yang begitu luas. Ketika air laut pasang, sebagian besar pulau tenggelam dan menyisakan beberapa pulau yang muncul di permukaan.

Ada lima belas buah pulau yang berada di kawasan Takbonerate. Selain itu, Takabonerate juga menyimpan keragaman hayati yang luar biasa. Takabonerate memiliki 244 jenis moluska, 261 jenis terumbu karang dari 17 famili, 295 jenis ikan karang aneka warna dan berbagai biota lainnya mulai dari penyu sisik, penyu lekang, penyu tempayan, penyu hijau dan sebagainya. dengan pertumbuhan terumbu karang mencapai rata – rata 41 persen, Takabonerate layak menjadi salah satu destinasi wisata laut unggulan di negeri ini.

Baca Juga
Alam bawah lautnya menjadi surga bagi para penyelam (sumber : wisatasulawesi.com)
Alam bawah lautnya menjadi surga bagi para penyelam (sumber : wisatasulawesi.com)

Potensi terumbu karang yang sangat bagus ini menjadikan Takabonerate sebagai salah satu surga bagi para penyelam. Puluhan spot diving tersedia di seluruh kawasan, dengan beberapa andalan yaitu Perairan Tinabo Kecil, Pulau Tinanja serta wall reef di Latondu dan Jinato. Ada pula “Sumur Ikan” di Taka Lamungan yang merupakan lubang di dalam laut dengan ratusan ikan yang berenang keluar masuk di dalamnya.  

Sejak tahun 2005, Taman Nasional Takabonerate diajukan sebagai situs warisan dunia UNESCO dan masuk dalam daftar tentatif (sementara). Keindahan yang ada di Takabonerate memang tidak bisa dielak begitu saja, seiring dengan terbukanya akses wisata yang semakin memudahkan pengunjung untuk menikmati pesona Taka Bonerate ini.


Sumber :triptrus.commerdeka.comwisata hits

Pilih BanggaBangga36%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang7%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi7%
Pilih TerpukauTerpukau50%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG THOMAS BENMETAN

A Fulltime life-learner who lost himself into book, poem, Adventure, travelling, hiking, and social working. Graduated from Faculty of Communication Science, Petra Christian University. Currently pur ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas