Lupa Sandi?

Tempat-tempat Terindah untuk Menyambut Mentari Pertama 2017

Arifina Budi
Arifina Budi
0 Komentar
Tempat-tempat Terindah untuk Menyambut Mentari Pertama 2017

Tak terasa, beberapa hari lagi kita harus mengucap selamat tinggal dengan 2016. Sebuah tahun yang penuh dengan cerita, tahun yang penuh tangis duka maupun canda tawa. Esok, kita sudah harus bersiap menyambut tahun baru, hari baru, dengan semangat baru tentunya.

Kita sepatutnya bersyukur masih diberi kesempatan untuk tinggal di bumi pertiwi Indonesia. Sebuah negeri yang menyimpan segala harta karun-harta karun indah dari pagi sampai keesokan harinya dan terus begitu setiap hari. Satu hal yang spesial untuk melihat keindahan Indonesia adalah detik-detik matahari pagi muncul dan mulai menyinari hari. Indonesia punya banyak tempat untuk menyaksikannya  dan inilah tempat-tempat terbaik di Indonesia untuk menyaksikan sang fajar terbit dari ufuk timur:

1.  Borobudur, Jawa Tengah

Eksotisme matahari terbit di Borobudur
Eksotisme matahari terbit di Borobudur

 

Baca Juga

Sudah bukan hal yang luar biasa memang menyaksikan matahari terbit dari sela-sela stupa Candi Borobudur yang pernah menjadi Keajaiban Dunia. Namun, tidak bisa dipungkiri kalau dari sini kita bisa menyaksikan kilau keemasan yang indah dari cahaya sang fajar di ufuk timur.

CNN Travel pun pernah menulis Candi Borobudur di nomor urut pertama sebagai tempat terindah di bumi untuk menyaksikan matahari pagi terbit. Tulisnya, " Watching the sun rise over the hundreds of stupas and Buddhas before the public descends in droves to disturb the peace is one of the world’s most rarefied experiences."

Untuk bisa melihat sang fajar menyingsing, kita harus membeli tiket sunrise Borobudur di Manohara Resort dan harus sudah bersiap diri pada pukul 4 pagi bila tidak ingin terlewat sedikitpun matahari muncul dari balik kabut hitam.

2.  Punthuk Setumbu, Jawa Tengah

Menyaksikan sang fajar dengan latar Candi Borobudur? Di Punthuk Setumbu tempatnya
Menyaksikan sang fajar dengan latar Candi Borobudur? Di Punthuk Setumbu tempatnya

Tidak jauh dari kawasan Candi Borobudur ada sebuah puncak bukit bernama Punthuk Setumbu untuk menyingsing matahari pagi. Terletak sekitar lima kilometer ke arah barat dari kasawan Candi Borobudur, di Punthuk Setumbu kita tidak hanya menyaksikan sang fajar muncul dari balik bebukitan tapi juga mendapat bonus siluet Candi Borobudur yang megah nan indah. Keindahan yang tampak itu pun membuat Puncak Punthuk Setumbu disebut sebagai Nirvana Surnise.

3.  Gunung Batur, Bali

Sepotong matahari pagi di Danau Batur
Sepotong matahari pagi di Danau Batur

Melancong ke Bali jangan hanya berburu nuansa sunset, tapi manfaatkan juga pemandangan sunrise-nya karena Bali juga menawarkan keindahan yang tak kalah mengagumkan di pagi hari. Pergilah ke Gunung Batur untuk menyaksikan satu kepingan eksotisme Indonesia di pagi hari. Warna keemasan yang menyumbul dari balik awan akan membuat terpana siapapun yang melihatnya.

Yahoo! pun pernah menuliskan Gunung Batur menyajikan pemandangan matahari terbit terindah bersanding dengan tempat-tempat di belahan dunia lainnya seperti Selandia Baru, California, dan Yunani. Gunung Batur merupakan salah satu gunung aktif di Bali yang berjajar dengan Gunung Agung.

4.  Danau Toba, Sumatera Utara

Air di Danau Toba menjad cermin pantulan cahaya sang fajar
Air di Danau Toba menjad cermin pantulan cahaya sang fajar

Perairan di Danau Toba seolah menjadi cermin bagi matahari untuk memantulkan cahaya paginya ke muka bumi. Di kawasan Danau Toba para pemburu matahari terbit juga tidak boleh melewatkan detik-detik matahari menyingsing dari ufuk timur. Kilau keemasan di dataran air Danau Toba akan membuat kita berdecak kagum betapa agungnya ciptaan Sang Maha Kuasa. Matahari terbit di Danau Toba menjadi satu bukti pesona Indonesia yang tak tertandingi.

 

5.  Pantai-pantai Selatan Gunung Kidul, Yogyakarta

Matahari menyingsing di ufuk timur Pantai Sundak, Gunung Kidul
Matahari menyingsing di ufuk timur Pantai Sundak, Gunung Kidul

Provinsi Yogyakarta punya garis pantai yang amat panjang di sebelah selatan, membentang dari timur ke barat dan ini sangat memungkinkan bagi siapa saja yang berkunjung ke pantai-pantai selatan tersebut untuk menikmati matahari terbit maupun tenggelam. Untuk menyaksikan sunrise, kita bisa pergi ke Pantai Baron, Pantai Krakal, Pantai Indrayanti, atau Pantai Sundak. Pergi ke pantai pagi-pagi buta tidak akan membuat kita menyesal karena sesampainya di sana, jika cuaca mendukung, semesta akan menyuguhkan sebuah pemandangan indah yang berkilau keemasan di garis horizon.

 

6.  Pantai Mali, Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur

Garis keemasan di sepanjang horizon Pantai Mali, Pulau Alor (Image: Marischka Prudence)
Garis keemasan di sepanjang horizon Pantai Mali, Pulau Alor (Image: Marischka Prudence)

Para pemburu sunrise wajib hadir di Pantai Mali, Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur untuk menyaksikan keajaiban indah pagi hari. Pantai yang terletak hampir 10 km dari pusat kota ini menjadi salah satu spot favorit para fotografer untuk mengabadikan momen sang fajar menyingsing pagi. Area Pantai Mali tidak banyak diterangi lampi sehingga kita harus bergelap-gelap dalam perjalanan menuju spot sunrise. Satu objek indah dan unik dari Pantai Mali ini adalah sebuah pohon yang dikelilingi oleh air laut sehingga seolah-olah pohon tersebut muncul dari dalam laut.

 

7.  Puncak Piaynemo, Papua Barat

Merasakan kehangatan mentari di Puncak Piaynemo tidak akan membuat kita rugi (Image: Klinik Fotografi Kompas)
Merasakan kehangatan mentari di Puncak Piaynemo tidak akan membuat kita rugi (Image: Klinik Fotografi Kompas)

Raja Ampat, Papua tidak hanya menawarkan eksotisme bawah lautnya. Bila berkunjung kesini jangan sia-siakan keajaiban pagi di Puncak Piaynemo Raja Ampat. Pemandangan pulau-pulau di sekitaran Raja Ampat yang tak nampak oleh mata perlahan akan ditunjukkan keindahannya oleh sang mentari pagi. Untuk menuju ke puncak, kita harus menaiki 320 anak tangga dan biasanya memang menjadi spot para wisatawan untuk memotret pulau-pulau Raja Ampat dari atas. Piaynemo merupakan 'Wayag mini' di Papua.

Ada sebuah pepatah "Jangan bangun kesiangan, nanti rejekinya dipatok ayam" mungkin ada benarnya. Bangun sebelum fajar menyingsing memang berat, namun ada satu anugerah yang akan kita dapat jika menatap ke ufuk timur, yakni sebuah pemandangan berwarna jingga yang indah yang amat sayang untuk dilewatkan. Menyaksikan detik-detik matahari pagi terbit akan memberikan energi yang berbeda untuk diri kita, jadi saksikanlah sang fajar terbit di awal tahun 2017 nanti.

Sudah siap menyambut tahun baru?

Pilih BanggaBangga18%
Pilih SedihSedih5%
Pilih SenangSenang5%
Pilih Tak PeduliTak Peduli5%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi5%
Pilih TerpukauTerpukau64%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ARIFINA BUDI

Pencerita hal-hal baik untuk dunia. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata