Lupa Sandi?

Becak Italia dengan Motif Batik Indonesia

Thomas Benmetan
Thomas Benmetan
0 Komentar
Becak Italia dengan Motif Batik Indonesia

Ada yang menarik di sepanjang jalanan Duomo, Italia. Ya, pusat bisnis dan wisata kota Milan yang selalu ramai ini semakin meriah dengan warna – warni batik khas Indonesia yang menghiasi Veloleo, kendaraan wisata khas negeri Menara Pisa ini. Armada becak ala Italia itu rutin berkeliling di kawasan strategis Duomo yang sering dikunjungi para pebisnis maupun wisatawan dari berbagai tempat. Rupanya keramaian inilah yang ditangkap oleh Kantor Pusat Promosi Dagang Indonesia (ITPC) untuk melakukan promosi produk – produk Indonesia. Salah satunya adalah melalui Veloleo.

Pemilihan Veloleo sebagai sarana promosi produk bukanlah tanpa alasan. Masyarakat di Milan ternyata lebih rutin menggunakan becak ini sebagai transportasi yang “anti macet” dan ramah lingkungan.  Penduduk kota Milan cenderung memanfaatkan moda transportasi umum sebagai alat untuk mobilisasi publik dengan angka pengguna lebih dari 3,5 juta per tahun.

“Di sini becaknya bernama Veloleo, kendaraan ramah lingkungan. Ini upaya mengekspos produk Indonesia secara lebih agresif, sebab moda transportasi ini berlokasi di Duomo, yang merupakan pusat bisnis dan wisata kota Milan,” ungkap Agung Pramudya FR, kepala ITPC seperti dilansir Vivanews. Selain itu, Agung juga menambahkan bahwa penggunaan becak wisata sebagai sarana promosi juga memberikan sentuhan personal kepada pengguna jasa transportasi Veloleo.

Selain melakukan promosi via transportasi publik, ITPC juga kerap mengikuti beberapa kegiatan. Salah satunya adalah mengikuti pameran. “Dalam beberapa pameran yang telah diikuti oleh ITPC Milan menunjukkan hasil yang positif antara lain, pameran kosmetik Cosmoprof, produk makanan Cibus, produk life style HOMI, produk kopi Triestespresso dan produk kerajinan tangan L’artigiano dengan total potensi dagang sebesar 1,52 juta euro,” kata Agung.

Baca Juga

Juga, pendekatan ITPC Milan dalam upaya untuk meningkatkan relasi dengan kaum pengusaha dan professional di Milan juga dilakukan dengan mengadakan seminar yang dilaksanakan pada Juli 2016 lalu. Seminar tersebut berhasil memprospek permintaan crude oil dari pengusaha Italia sebanyak 30.000 hingga 90.000 metric ton per tahun.

Pada program selanjutnya, ITPC akan melakukan berbagai pameran baik itu kosmetik, produk makanan, alas kaki dan hospitality yang akan berlangsung sepanjang tahun 2017. Selain itu, IPTC pun akan melanjutkan promosi produk melalui media trem pada jalur nomor 27 dan ditambah pada jalur trem nomor 16 yang melintasi pusat bisnis Milan menuju stadion sepak bola kebanggan Italia, San Siro, yang berkapasitas penonton 80.000 orang.


Sumber :Viva News

Pilih BanggaBangga78%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang11%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi11%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG THOMAS BENMETAN

A Fulltime life-learner who lost himself into book, poem, Adventure, travelling, hiking, and social working. Graduated from Faculty of Communication Science, Petra Christian University. Currently pur ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie