Lupa Sandi?
Java Jazz Single

Inilah Warung Makan tertinggi di Indonesia

Thomas Benmetan
Thomas Benmetan
0 Komentar
Inilah Warung Makan tertinggi di Indonesia
Hargo Dumilah, Puncak Gunung Lawu ©adnivano.wordpress.com

Para penikmat ketinggian yang melakukan pendakian gunung kerap kesulitan dengan kebutuhan logistik yang mesti dibawa dan diolah sendiri di gunung. Terkadang, hal itu menjadi kesusahan tersendiri. Namun, hal itu tidak berlaku di Gunung Lawu. Dengan ketinggian 3.265 meter di atas permukaan laut (mdpl), gunung ini tidak hanya menyimpan pesona keindahan dan cerita – cerita mistis yang mengelilinginya.

Di puncak gunung  yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah ini terdapat sebuah warung makan yang cukup terkenal di kalangan pendaki. Berada di ketinggian 3.150mdpl, Warung Mbok Yem merupakan sebuah primadona yang terkenal luas di kalangan pendaki gunung. Betapa tidak, di antara berbagai gunung yang ada di negeri ini, hanya Gunung Lawu yang memiliki warung pada ketinggian tersebut. Itulah mengapa Warung Mbok Yem dinobatkan sebagai warung tertinggi di Indonesia.

Warung Mbok Yem di Puncak Gunung Lawu (sumber : kulkasgendong.com)
Warung Mbok Yem di Puncak Gunung Lawu (sumber : kulkasgendong.com)

Sejarah Warung Mbok Yem sendiri bukanlah sebuah perjalanan yang singkat.  Pemiliknya adalah seorang perempuan dengan nama asli Wakiyem, yang sudah menetap di Gunung Lawu sejak tahun 1980-an sebagai pencari akar – akaran yang digunakan untuk membuat jamu. Profesinya ini membuat Wakiyem sering  bertemu dan berinteraksi dengan para pendaki. Dari sanalah muncul keputusan untuk mendirikan warung makan di puncak Gunung Lawu, sebagai salah satu cara untuk membantu para pendaki yang membutuhkan makanan ataupun minuman.

Dulunya, Mbok Yem bekerja sendiri dengan membawa makanan ke puncak gunung. Namun seiring bertambahnya usia, Mbok Yem lebih jarang turun. Ia dibantu oleh beberapa orang yang ia percayakan untuk mengurus logistik warung. Dalam setahun, tak lebih dari empat kali ia turun gunung.

Baca Juga
Mbok Yem (kanan) bersama salah satu pendaki (sumber : facebook.com/MOUNTAIN-CLIMBING-FOR-EVERYBODY-SAYA-CINTA-GUNUNG-GUNUNG-INDONESIA)
Mbok Yem (kanan) bersama salah satu pendaki (sumber : facebook.com/MOUNTAIN-CLIMBING-FOR-EVERYBODY-SAYA-CINTA-GUNUNG-GUNUNG-INDONESIA)

Di warung sederhana ini, berbagai makanan dan minuman pelepas lapar dan haus tersedia. Harganya pun bersahabat, sesuai dengan kantong para pendaki. Selain itu, berbagai fasilitas seperti televisi dan listrik untuk mengisi baterai handphone bisa didapatkan di warung ini dengan harga yang cukup murah, yaitu tiga ribu rupiah. Sumber listriknya berasal dari generator yang dinyalakan. Bagi sebagian pendaki, ketersediaan fasilitas seperti ini merupakan sebuah kemewahan tersendiri.

Selain  Mbok Yem, ada juga warung Mbok Panut yang berada di Gunung Lawu. Namun, Warung Mbok Panut hanya buka pada akhir pekan atau pun hari libur saja, sama seperti warung di gunung – gunung lainnya di Indonesia yang buka pada musim – musim tertentu saja.

Bagaimana, berminat mengunjungi warung tertinggi di Indonesia?


Sumber :Telusur Indonesia jejakku.co

Pilih BanggaBangga23%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang15%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi8%
Pilih TerpukauTerpukau54%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG THOMAS BENMETAN

A Fulltime life-learner who lost himself into book, poem, Adventure, travelling, hiking, and social working. Graduated from Faculty of Communication Science, Petra Christian University. Currently pur ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas