Lupa Sandi?

Menjajal City Tour Bus ala Indonesia

Arifina Budi
Arifina Budi
0 Komentar
Menjajal City Tour Bus ala Indonesia

Akhir-akhir ini banyak kota di Indonesia yang semakin mempercantik diri dan tak segan-segan memperkenalkan diri kepada masyarakat khususnya para pendatang melalui program city tour menggunakan bus. Upaya ini pun disambut antusias oleh para warga. Kapan lagi bisa berkeliling kota bersama warga lainnya plus mendapatkan informasi-informasi menarik tentang kota yang dikunjungi dari sang pemandu?

Bus city-tour ini memang jadi salah satu wahana wisata yang sangat menarik karena di sini para wisatawan bisa menikmati sudut kota dalam waktu singkat tapi mendapat hal-hal yang bermanfaat. Nanti di satu titik wisatawan akan turun dari bus untuk melihat salah satu area bus stop dan mendapatkan cerita dari sang pemandu.

Baca Juga

Tren ini banyak dilakukan oleh negara-negara di Eropa. Di Berlin, Jerman misalnya, ada program City Sightseeing Berlin dengan moda bus tingkat yang mana para wisatawan akan diajak berkeliling kota Berlin, melewati tempat-tempat bersejarah, tempat unik, dan pengenalan budaya.

Di Spanyol juga ada Barcelona City Tour dengan moda bus tingkat atapnya terbuka di lantai dua. Dengan Barcelona City Tour para wisatawan juga akan diajak melihat-lihat keindahan kota dan monumen. Dengan hanya menggunakan 1 tiket Barcelona City Tour, wisatawan bisa ikut city tour yang akan berhenti di 37 titik di kota Barcelona.

Nah, Indonesia pun punya wahana city tour seperti ini di beberapa kota. Bus yang digunakan pun bermacam-macam rupanya, berbeda antara satu kota dengan kota lainnya. Kota mana saja yang punya program bus city tour tersebut?

Bus Werkudara, Solo

Naik Bus Werkudara, wisatawan harus membayar tiket Rp20.000/ orangnya
Naik Bus Werkudara, wisatawan harus membayar tiket Rp20.000/ orangnya

Berwisata ke Kota Solo, jangan lupa untuk naik Bus Werkudara yang akan membawa kita berkeliling Kota Solo melewati Keraton Surakarta, Kampung Batik Kauman dan Laweyan, Mangkunegaran, Museum Radya Pustakan, dan tempat lainnya.

Bus Werkudara ini mulai beroperasi sejak 20 Februari 2011 yang memang bertujuan untuk menarik wisatawan di Solo. Pun bus tingkat ini menjadi wahana wisata untuk bernostalgia dengan bus tingkat solo yang dulu sempat jadi bus kota yang populer.

Bandros, Bandung

Bus Bandros juga sempat dijadikan bus arak-arakan peraih medali di Olimpiade Rio 2016 ketika bekrunjung ke Surabaya
Bus Bandros juga sempat dijadikan bus arak-arakan peraih medali di Olimpiade Rio 2016 ketika bekrunjung ke Surabaya

Kota Kembang di Jawa Barat ini resmi punya bus city tour pada tahun 2014 dengan nama Bandros atau singkatan dari Bandung Tour on The Bus. Bandros merupakan bus tingkat dengan atap terbuka di atasnya. Bus wisata ini akan melayani wisatawan berkeliling di Kota Bandung.

Bandros berkapasitas 30 orang untuk lantai dua dan enam kursi di lantai satu. Tak perlu khawatir kehabisan moda karena Bandros disediakan tiga buah dengan warna berbeda: merah, biru, dan kuning.

Dengan Bandros, para wisatawan akan diajak berkeliling menyaksikan keindahan Kota Bandung dnegan rute Alun-alun Bandung- Jalan Banceuy - Jalan Braga - Jalan Lembong - Jalan SUnda - Jalan Banda - Jalan Diponegoro - Jalan Dago - Jalan Kepatihan - dan kembali lagi ke Alun-alun.

Macito, Malang

Bus Macito Malang punya warna khas, yakni hijau gelap
Bus Macito Malang punya warna khas, yakni hijau gelap

Malang juga punya bus city tour yang baru diresmikan pada tahun 2015. Namanya adalah Macito alias Malang City Tour. Bus tingkat berwarna hijau ini akan mengajak para wisatawan berkeliling Kota Malang dengan rute Balai Kota Malang - Alun-alun Merdeka - Jalan Kawi - Jalan Ijen - Simpang Balapan- dan kembali ke Balai Kota.

Bus Macito punya jadwal operasi 3 kali keliling kota mulai pukul 9.00 sampai 12.00. Adapun tempat menaik-turunkan penumpang berada di kawasan Tugu Malang di depan DPRD Kota Malang. Lebih seru lagi, naik Macito berkeliling Malang ini gratis!

Mpok Siti, Jakarta

Yang unik, pengemudi Mpok Siti semuanya adalah perempuan
Yang unik, pengemudi Mpok Siti semuanya adalah perempuan

Supaya tidak pusing dengan kemacetan Jakarta ketika berlibur, ikut bus city tour Jakarta bisa jadi alternatif yang bijaksana. Nama bus city tour punya Jakarta adalah Mpok Siti. Uniknya, semua pengemudi Mpok Siti adalah perempuan.

Naik bus besar dua tingkat ini tidak dipungut biaya dan sangat mudah untuk bisa menikmati berkeliling Jakarta dengan bus ini. Selama 6 hari (Senin – Sabtu), ada 9 halte yang masuk dalam jalur Mpok Siti. Mulai dari Halte Bundaran (HI) Hotel Indonesia – Halte Museum Nasional – Halte Pecenongan – Halte Pasar Baru – Halte Masjid Istiqlal – Halte Monas 1 – Halte Monas 2 – Halte Balai Kota – Halte Sarinah.

Sedangkan, pada hari Minggu, rute Mpok Siti hanya melewati 5 halte yaitu Halte Bundaran (HI) Hotel Indonesia – Halte Museum Nasional – Halte GKJ Sarinah – Halte Masjid Istiqlal (Monas 1), Halte Balai Kota (Monas 2).

Sama seperti city tour pada umumnya, para wisatawan diperbolehkan turun sejenak ke satu titik pemberhentian untuk melihat-lihat tempat tersebut.

Bus Jakarta Explorer, Jakarta

Bus Jakarta Explorer baru dijajal oleh Trans Jakarta akhir tahun 2016 lalu (Foto: transjakarta)
Bus Jakarta Explorer baru dijajal oleh Trans Jakarta akhir tahun 2016 lalu (Foto: transjakarta)

Beberapa waktu lalu Jakarta meluncurkan wahana wisata city tour baru dengan Bus Jakarta Explorer yang dipersembahkan oleh Trans Jakarta. Bus dua tingkat ini gratis dan punya empat tema berbeda dari 18 bus yang tersedia.

Bus Jakarta Explorer akan mengajak wisatawan menelusuri ikon kota dan landmark di Kota Jakarta. Berdasarkan keterangan dari Trans Jakarta, bus wisata ini dilengkapi dengan audio dan bus attendant on board yang akan menjelaskan lokasi-lokasi yang dilewati bus kepada penumpang.

Ada empat rute yang ditawarkan dari Bus Jakarta Explorer dengan tema berbeda. Pertama Rute dengan tema sejarah Jakarta, ke dua adalah rute tema Jakarta Baru, ke tiga rute tema Kesenian dan kuliner, serta rute tema Pencakar langit Jakarta.

Surabaya Heritage Track, Surabaya

Dengan ikut Surabaya Heritage Track, wisatawan juga akan dapat pengetahuan baru tentang sejarah-sejarah di Surabaya
Dengan ikut Surabaya Heritage Track, wisatawan juga akan dapat pengetahuan baru tentang sejarah-sejarah di Surabaya

Berkunjung ke Kota Pahlawan, kita juga harus memanfaatkan momen melakukan napak tilas perjuangan para pahlawan di Surabaya ini menggunakan moda bus Surabaya Heritage Track yang dipersembahkan oleh House of Sampoerna.

Bus SHT ini dapat dimanfaatkan wisatawan secara gratis dengan mendaftar terlebih dahulu di museum House of Sampoerna, Surabaya. Kemudian, di jam-jam tertentu, yakni pukul 9.00, 13.00, dan 15.00 wisatawan akan diajak berkeliling sekitar Surabaya bagian utara, melihat-lihat bangunan dan tempat bersejarah di Surabaya Utara.

Menariknya, setiap perjalanan SHT selalu punya tema khusus, seperti Babatan Surabaya, Surabaya kota Niaga, hingga Surabaya kota pahlawan.

Bus Wisata Uncal, Bogor

Bus wisata punya Bogor, Uncal, memang dibuat tidak bertingkat karena kondisi jalanan yang banyak pohonnya
Bus wisata punya Bogor, Uncal, memang dibuat tidak bertingkat karena kondisi jalanan yang banyak pohonnya

Bogor juga baru saja meresmikan wahana bus city tour dengan nama Unforgettable city tour at lovable city alias Uncal. Bus Uncal beroperasi pada hari Jumat hingga Minggu setiap minggunya. Rencananya, untuk tahap awal bus Uncal akan beroperasi di seputar Kebun Raya Bogor yang juga akan diberi arahan oleh pemandu wisata.

Rutenya Uncal akan berkeliling Bogor melewati Botani, memutari SSA, dan kembali ke Botani. Namun, ke depannya nanti rute akan diperluas bahkan akan berhenti di Tajur bila modanya sudah banyak.

Sumber : diolah dari berbagai sumber
Sumber Gambar :Lima Tours

Pilih BanggaBangga71%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang24%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau6%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ARIFINA BUDI

Pencerita hal-hal baik untuk dunia. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata